EOMMA, PLEASE COMEBACK WITH US 3

EOMMA, PLEASE COMEBACK WITH US……

 

Author             : Lala Cho GaemGyu

Twitter : @LalaShofwa

Google+:  Lala Shofwa

Cast : Cho Kyuhyun, Seo Joo hyun etc.

Genre : sad, family etc.

Leght : chapter (3/?)

Rating : 15 th keatas ↑

 

Ada yang menunggu FF Gaje ku ini? Gak ada ya? Ya sudah ! oh ya aku rada kecewa sama RCL  yang kemarin, jadi rada malas ngelanjutinnya, kalau responnya sedikit, hehehe #nyengirkuda. Oh ya aku selalu telat nge-post karena gak sempat ke warnet coz banyak sekali kegiatanku akhir-akhir ini sekali lagi mianhae J , soal RCL aku mohon tolong di naikkan sedikit ne readears?  meski FF ku ini memang ngebosenin. Dan terakhir Happy reading….

——————

`oppa, aku ingin oppa menikah lagi !` ucap yoona sembari melepaskan tangan kyuhyun yang bertengger di pinggangnya.

 

`mwo? Kau sedang bercandakan yeobo?` ucap kyuhyun syock.

 

`ani, oppa aku bersungguh-sungguh, oppa harus menikah lagi !, tapi dengan wanita yang aku pilihkan.`

 

`yeobo, aku tidak akan pernah dan mau melakukannya !` ucap kyuhyun tegas lalu pergi dari hadapan yoona . apa ia sudah gila? Menikah lagi? ia tidak akan mau, ia tidak ingin menyakiti hati istri yang ia cintai.

 

`oppa ! oppa !` panggil yoona yang tidak di hiraukan oleh kyuhyun.

———

Sudah seminggu yoona mendiamkan kyuhyun sejak perdebatan mereka tempo hari, tidak ada yang mau mengalah untuk mengajak berbaikan apalagi yoona yang tegas-tegas mengumandangkan bendera perang pada suaminya itu. Begitulah yoona ketika sedang marah maka ia tidak segan-segan mendiamkan suaminya sampai suaminya mengabulkan permintaannya tersebut. Hal itu juga di ketahui dengan jelas oleh kyuhyun, seperti halnya sekarang ini kyuhyun menyerah dengan sikap yoona yang terus-terusan mendiaminya, iapun menghampiri yoona yang tengah menonton drama favoritnya.

 

`yeobo,aku menyerah !` ucap kyuhyun sembari duduk di samping yoona, ia pun menyenderkan kepalanya di pundak yoona, yoona hanya diam tak berkutik dan tetap menonton drama yang ia tonton.

 

`yeobo, bicaralah aku sudah muak dengan sikapmu yang terus mendiamiku seminggu ini` ucap kyuhyun pelan. Sedangkan yoona mulai bereaksi, iapun mendorong kepala kyuhyun dari pundaknya dan menoleh pada kyuhyun.

 

`berarti oppa setuju untuk menikah lagi?` ucap yoona girang.

 

`mwo? Kenapa kau selalu berbicara hal itu? Sudah ku bilang aku tidak akan mau !` ucap kyuhyun keras, membuat yoona geram. Ia pun lang sung beranjak ke dapur dan mengambil pisau dan mengarahkannya ke pergelangan tangannya. Kyuhyun yang melihatnya pun kaget dan mencoba untuk mengambil pisau tersebut dari tangan yoona, akan tetapi yoona lebih cepat untuk menghalau kyuhyun yang akan mengambil pisaunya.

 

`oppa lihat ini ! ` yoona menggoreskan pisau tersebut pada tanggannya,

 

`Arrghh–` ucap yoona kesakitan .darahpun mengalir dengan deras dari pegelangan tangannya.

 

`yeobo-ya, apa yang kau lakukan? Jebal jangan teruskan–` ucap kyuhyun khawatir.

 

`ini tidak seberapa jika oppa tidak menuruti perkataanku maka saat ini juga aku akan mengakhiri hidupku! ` ucap yoona mantap sambil sesekali meringis kesakitan menahan perih dari pergelangan tangannya.

 

` oke..oke aku akan menuruti kemauanmu , tapi lepaskan dulu pisau itu` ucap kyuhyun penuh kekhawatiran melihat daranh yang terus mengucur dari pergelangan tangan istrinya tersebut.

Yoonapun melepaskan pisau tersebut dari genggaman tangannya. Lalu terduduk di lantai sambil menahan rasa sakit dari tanggannnya, kyuhyun pun menghampiri istrinya tersebut dan langsung memeluknya.

`op..ppa harus berjanji untuk melakukannya `

 

`ne oppa janji, sekarang kita obati dulu lukamu, sebelum menjadi infeksi` cap kyuyun sambil memapah istrinya. Sebenarnya di hatinya yang paling dalam ia tidak menginginkannya, tetapi mau bagaimana lagi. Dari pada ia kehilangan istri yang ia cintai lebih baik ia menikah lagi.

 

—–

`oppa..!` panggil yoona girang, pada suaminya yang baru pulang dari kantor. Ia menyambut kepulangan suaminya dengan wajah yang berbinar-binar tidak seperti biasannya. Ia memeluk lengan kyuhyun mesra. Kyuhyun pun senang dengan sikap manis istrinya.

 

`ne..waeyo yeobo-ya?` ucap kyuhyun heran dengan tingkah istrinya yang tidak seperti biasanya.

 

`emm, aku mau memperkenalkan oppa dengan seseorang..`

 

`mwo? Nugu?` ucap kyuhyun kaget.

 

`hyunnie, kemarilah… ` ucap yoona kepada seorang yeoja yang tengah duduk di sofa ruang tamu mereka dengan posisi membelakangi mereka. Yeoja yang di panggil hyunnie tersebut berdiri dan langsung mengadap kearah yoona.

Deg

Jantung kyuhyun serasa copot dari tempatnya tatkala yeoja tersebut menampakkan wajahnya, ia kaget bukankarena wajah yeoja itu menyeramkan tapi… karena yeoja itu adalah yeoja yang bersamanya di apartementnya yang berada di daerah gangnam, yeoja itu…. Ahh, memikirkannya saja kyuhyun sudah sakit kepala kenapa yeoja tersebut kenal dengan istrinya? Itulah yang sekarang kyuhyun coba pikirkan. Apa jangan-jangan ini semua bagian rencana yeoja itu untuk mengganggu rumah tangganya dengan yoona atau ada modus lain? Seperti…

 

`oppa..oppa` panggil yoona dengan melambai-lambaikan tangannya di depan wajah kyuhyun.

 

`oh..ne?` ucap kyuhyun kaget.

 

`kenapa oppa melamun? Cha.. sekarang oppa kenalan sama hyunnie`

 

Kyuhyun langsung berjalan mendekati yeoja tersebut dan mengajak yeoja terseut berjabat tangan.

 

`Cho kyuhyun imnida, senang berkenalan dengan anda` kyuhyun memulai perkenalan sambil menjulurkan tangannya dan dibalas oleh seohyun.

 

`S..Seo joo..hyun imnida, senang juga berkenalan dengan anda tuan Cho` balas seohyun sambil menyembunyikan keterkejutannya. Dan langsung menarik tanganya.

 

“nah oppa, hyunnie.. kalian tahu kenapa aku memperkenalkan kalian?” ucap yoona untuk mencairkan suasana yang agak canggung. Dan di jawab dengan gelengan kepala oleh kyuhyun dan seohyun.

 

`hufft.. oppa, dialah yeoja yang akan oppa nikahi `

 

`MWO??` koor seokyu berbarengan.

 

`waeyo? Kenapa kalian kaget? Ini semua untuk kebaikan kita semua so, kalian akan menikah 3 hari lagi ! cha.. persiapkan diri kalian !` ucap yoona langsung berlalu pergi, sebenarnya ia pergi untuk menyembunyikan air matanya yang hampi keluar, ia tidak ingin terlihat sedih di hadapan mereka.

****

Hari pernikahan kyuhyun dan seohyun pun tiba, sebenarnya seohyun dari kemarin ingin menolaknya tapi ia harus memikirkan satu hal, STATUS itulah yang sedari kemarin ia pikirkan, ia tidak ingin anaknya terlahir tanpa status yang tidak jelas maka dari itu ia tidak menolak untuk dinikahkan dengan kyuhyun yang notabene adalah suami sah dari yoona. Toh orang yang akan di nikahinya adalah orang yang telah menghamilinya.

Dan soal keluarga kyuhyun mereka menyetujuinya karena yoona yang memintanya dengan bersujud-sujud di depan appa dan eomma kyuhyun, sehingga pada akhirnya mereka luluh.

Setelah prosesi pernikahan yang terbilang sangat sederhana yang hanya di hadiri oleh keluarga dan sanak saudara dekat saja dan tentu saja yoona juga itu selesai sekarang mereka, kyuhyun dan seohyun telah sampai di bandara incheon, ternyata yoona telah menyusun rencana pernikahan mereka dengan matang sampai rencana bulan madu telah tersusun dengan rapi. Dan sekarang pasangan pengantin baru tersebut akan berbulan madu ke pulau Bali. Setelah pesawat mereka take off di bandara Ngurah Rai bali mereka melanjutkan perjalanan menuju hotel. Meskipun mereka pasangan pengantin baru tersebut masih terlihat canggung apa lagi seohyun ia masih risi berhadapan dengan kyuhyun apalagi ia masih tebayang-bayang kejadian di malam itu, sedangkan kyuhyun ia merasa curiga dengan seohyun. Yang tiba-tiba masuk kedalam kehidupannya apa ini semua merupakan bagian dari rencana kejahatannya (?). ia masih bingung.

Sesampainya di hotel kyuhyun tetap mengacuhkan seohyun, ia selalu memberi  jarak untuk tidak berdekat-dekatan dengan seohyun. Seohyun malah di untungan dengan sifat kyuhyun yang begitu, jadi ia tidak perlu khawatir akan terjadi sesuatu hal nantinya. Saat mereka memasuki kamar hotel, tiba-tiba saja seohyun yang berada di belakang kyuhyun sambil menyeret kopernya tiba-tiba menjatuhkan kopernya dan berlari ke kamar mandi sembari membekap mulutnya sendiri. Terdengar suara orang muntah dari dalam kamar mandi,kyuhyun pun langsung berlari menghampiri seohyun yang masih mual-mual  dan memijat tengkuk seohyun. Ia tidak tahu kenapa ia tiba-tiba melakukan hal tersebut mungkin jiwa kemanusiannya sedang kumat pikir kyuhyun.

 

`neo.. gwechannayo?` ucap kyuhyun

 

`ne, nan gwechannayo` ucap seohyun sambil membersihkan mulutnya.

 

`kalau kau mabuk kendaraan, kau kan bisa minum obat pencegah mabuk Jadi kau tidak akan muntah begini! Merpotkan orang saja!` ucap kyuhyun ketus.

 

`mwo kau bilang aku merepotkan? Kalau begitu aku minta maaf, tapi asalkan anda tahu, kalau aku tidak sedang mengandung anak anda aku tidak akan begini!` ucap seohyun tidak kalah ketus dan langsung pergi meninggalkan kyuhyun yang terlihat kaget dengan ucapan seohyun barusan.

 

` Mengandung anaknya? Apa maksudnya…apa jangan-jangan perbuatan mereka malam itu membuahkan hasil(?) ` pikir kyuhyun. kyuhyunpun mengejar seohyun yang berjalan kearah teras yang ada di luar kamar hotel mereka.

 

`hey.. apa maksudmu kau mengandung anakku? Cepat katakan` ucap kyuhyun sembari mencengkeram erat tangan kanan seohyun seohyun mencoba melepaskan cengkraman tangan kyuhyun tapi ia tidak bisa akhirnya ia menangis.

 

`cepat katakan! Kenapa kau menangis eoh? Atau jangan-jangan ini semua merupakan bagian dari rencanamu eoh? Kau berniat untuk menghancurkan rumah tanggaku bersama yoona kan? Kau juga menyusun scenario ini bukan? Kau menjebakku pada malam itu untuk tidur dengan mu lalu kau mendekati istriku lalu kau memanfaatkan keadaan istriku yang polos agar ia menikahkanmu denganku bukan ? JAWAB !` ucap kyuhyun dengan penuh emosi.

 

Plakk

 

Entah keberanian dari mana Seohyun menampar kyuhyun dengan tangan kirinya. Ia merasa tersinggung dengan ucapan kyuhyun barusan. Sepicik itukah pemikiran kyuhyun terhadap dirinya? ,apakah tidak ada sisi baik yang setidaknya ada di pikiran kyuhyun tentang dirinya?.

 

`Kau..! berani-beraninya kau menamparku? Kau pikir kau siapa eoh? Dasar wanita j***ng ! oh ya, aku tidak yakin kalau anak yang kau kandung itu benar-benar anakku, karena melihat perilakumu yang begitu! oh ya satu lagi setelah anakmu lahir aku akan menceraikanmu dengan atau tanpa persetujuan yoona ! Ingat itu baik-baik` ucap kyuhyun meninggalkan seohyun yang menangis tersedu-sedu.

 

`oh tuhan inikah jalan yang harus aku lalui? Sungguh menyakitkan, orang yang menjadi suamiku sendiri dengan tega mengataiku seperti itu? Oh tuhan kuatkanlah aku..` batin seohyun dengan beruraian air mata.

*****

Setelah kejadian tersebut baik kyuhyun dan seohyun tidak berkomunikasi sekalipun sampai mereka pulang ke Korea. Di rumah yoona yang heran dengan sikap seokyu mencoba bertanya pada seohyun dan kyuhyun tapi jawaban mereka sama, sama-sama mengatakan mereka baik-baik saja tidak ada yang terjadi pada mereka.

Usia kandungan seohyun pun sudah menginjak usia 7 bulan meskipun begitu kyuhyun tetap bersikap dingin pada seohyun, sampai-sampai yoona selalu gerah dengan sikap kyuhyun yang begitu. Ia selalu memaksa kyuhyun untuk melakukan sesuatu untuk seohyun seperti menuruti keinginan seohyun ketika ia sedang ngidam pada masa awal kehamilannya, atau mengantar seohyun untuk memeriksakan kandungannya dll. Meskipun kyuhyun menurutinya tapi di dalam hatinya ia menolak mentah-mentah permintaan yoona tersebut.

Beda halnya dengan seohyun, yang mendapatkan perlakukuan kyuhyun tersebut menerimanya dengan senang hati karena diam-diam ia mulai mencintai kyuhyun, ia tidak tahu apa penyebabnya tapi ia mulai nyaman berada di dekat kyuhyun,meskipun kyuhyun sangat tidak menyukai berada di sisi seohyun. Setiap pagi seohyun bersama yoona menyiapkan sarapan untuk suami mereka kyuhyun, tetapi ada satu hal yang berbeda kyuhyun selalu menerima dengan senang hati perhatian yang yoona tujukan padanya tetapi hal tersebut berbanding terbalik dengan seohyun, ia selalu menerima perlakuan acuh dari kyuhyun bahkan tak jarang cacian dan makian terlontar jelas dari mulut kyuhyun, seohyun selalu menerima dengan besar hati meski yoona selalu menenangkannya di kala seohyun merasa down karena kyuhyun.

Seperti halnya sekarang ini seohyun tengah menulis sesuatu pada buku hariannya sambil mendengarkan music klasik pada perutnya di taman belakang rumah. Setelah kegiatan menulis diarynya selesai diapun mengelus perut buncitnya yang berusia 9 bulan itu.

 

`aegi-ya, eomma sayang sekali padamu,maafkan eomma ne, jika suatu hari nanti eomma tidak bisa bersamamu, tapi eomma janji eomma akan selalu menyayangi dan melindungimu dari kejauhan, hiduplah dengan bahagia bersama appa dan eomma tiri mu, mereka akan menyayangimu sama seperti eomma menyayangimu. ` ucap seohyun sambil menitihkan air mata, kalau ia bisa memilih ia ingin mengulang waktu , seharusnya ia menolak saat yoona menawarinya untuk menikah dengan kyuhyun kalau begini jadinya. Ia harus memutuskan ini semua supaya dia, yoona dan kyuhyun tidak tersakiti lagi, sudah cukup ia menyakiti hati yoona dengan hamil anak dari suaminya tanpa sepengetahuannya lalu menikah dengan suaminya tersebut. Sudah cukup ia memergoki yoona yang tengah menangis karena kyuhyu dan dirinya. Dan cukup sudah sakit hati yang kyuhyun torehkan pada hatinya, ia ingin mengakhiri segalanya.

 

`maafkan eomma aegi-ya… maafkan eomma…` ucap seohyun lirih sambil mengelus perutnya dengan kasih sayang.

Tiba-tiba ia merasakan perutnya kontraksi, ia memegangi perutnya yang terasa sakit seohyunpun tersungkur ke tanah sambil mengerang kesakitan. Tak terasa ada cairan bening yang mengalir dari selangkangannya, kesakitannyapun semakin menjadi-jadi.

 

`to..lo..ng,, eonni, to..long a..ku!` ucap seohyun sambil memegangi perut besarnya. Yoona yang datang langsung kaget melihat keadaan seohyun yang kesakitan sambil memegangi perutnya.

 

`OMO? Hyunnie ka..u mau melahirkan, ayo kita kerumah sakit sekarang` ucap yoona sembari membantu seohyun untuk berdiri.

 

`eonni.. ap..po.` ucap seohyun terbata-bata, dan membuat yoona panic, karena jujur ini adalah pengalaman pertamanya.

 

`kau tahan sebentar ne? kita ke rumah sakit sekarang, PAK KIM SIAPKAN MOBIL SEKARANG KITA KERUMAH SAKIT !` teriak yoona pada sopir keluarga Cho.

****

Sudah satu jam berlalu tetapi dokter belum juga keluar dari ruang bersalin, sedangkan yoona sedari tadi mondar-mandir tidak jelas di depan pintu ruangan tempat seohyun melahirkan, sehingga membuat jengah ahra yang notabene adalah nuna dari kyuhyun.

 

`yoona-ya,, bisakah kau tidak mondar-mandir seperti itu? Kami semua juga khawatir dengan keadaan seohyun, tenanglah kita berdo`a saja supaya mereka baik-baik saja.` ucap ahra menenangkan yoona.

 

`ne eonni..` ucap yoona pasrah.

Sedangkan kyuhyun sedari tadi ia hanya duduk dan berdiam diri tanpa ada rasa kekhawatiran pada yeoja yang kini tengah mempertaruhkan nyawa demi sebuah nyawa. Sebenarnya ada rasa khawatir di hati kyuhyun, karena diam-diam ia mulai mempercayai apa yang seohyun katakana padanya pada saat mereka berbulan madu. Tentang jati diri anak yang seohyun kandung, tapi ia tidak boleh gegabah untuk mudah mempercayainya, ia harus membuktikannya setelah anak itu lahir.

Tiba-tiba..

Pintu ruangan bersalin tersebut terbuka menampakkan seorang dokter dan suster yang tengah membawa seorang bayi dalam gendongannya. Suster tersebut lansung membawa bayi tersebut di iringi 2 orang suster lainnya yang membawa seohyun ke ruangan inapnya.

 

`keluarga Ny. Cho Joohyun..` ucap dokter tersebut.

 

`ne uisa, kami keluarganya dan ini suaminya..` ucap yoona sembari menunjuk kyuhyun.

 

`Chukae, Tn. Cho , istri anda melahirkan seorang bayi berjenis kelamin namja,dengan keadaan sehat tanpa satu kekurangan apapun. Sekali lagi Chukkae ne? sekarang anda boleh menemui Ny. Cho di ruangan inapnya. Tapi sebaiknya anda menjenguknya besok pagi, biarkanlah Ny. Cho beristirahat tanpa di ganggu dulu` ucap uisa tersebut lalu berlalu pergi.

 

`ne gamsahamnida uisanim` ucap kyuhyun dengan mimic wajah biasa.

*****

Seohyun terus memandangi bayi yang baru saja ia lahirkan, sesekali ia menitihkan air matanya, ia merasa tidak tega meninggalkan bayinya itu, tapi ia harus melakukannya. Setelah ia memberikan ASI untuk yang pertama kalinya ia terus menciumi pipi gembul anaknya serasa tidak ingin berpisah dengan anaknya, ia pun menitipkan bayinya pada suster yang sedari tadi menemaninya, ia juga menyerahkan sebuah surat pada suster tersebut dan langsung pergi ia terus berjalan tanpa menoleh dengan beruraian air mata  di malam hari tersebut. Ia memilih untuk mundur dari kehidupan seorang Cho kyuhyun..

 

Flashback End

——–

TBC

 

Otte?

Masih pada mau lanjut? Keep RCL..

Sampai jumpa di part 4 !

 

 

Advertisements

Author:

Chwang Wifey 😘😘

22 thoughts on “EOMMA, PLEASE COMEBACK WITH US 3

  1. Eonnie sumpah demi apa aku nyesek banget bacanya. Tanggung jawab nih eonnie udh bikin anak orang nangis tengah malem gini #lap ingus

  2. nyesek demi apapun.. seo nya kasihan authoooor!! dia dianggap wanita jlg padahal jelas jelas cuma kyu doang yg nyentuh dia .. ya ampun kasihan amat sih hidup nya seo, kyu nya jahat! huhhhh </3 potek aku potek!!!
    eh tapi btw si seo baru lahiran udah bisa jalan aja *mian nanya doang wkwk*
    lanjut baca

  3. kyaaaaaaa kyuppa jht bgt drmu ma seo!!
    it smua jg slh drmu yg hmilin seo!!
    knp jdi nduh seo yg ngga2 sich!!
    kyuppa km psti mnyesal!!

  4. aah… kyuppa~ya.. jahat!! authornya juga ikut tanggung jawab. aah.. jadi itu sebabnya kenapa uri eonni mundur? jangan bilang kalo yoong unn juga kecewa lalu milih mundur juga? kenapa si seonni ga ketemu” sih, Chokyu ga nyewa detektif? kkk. ya udah, aku udah review (walaupun ttg cerita bukan penulisan dan tetek bengeknya, kkk) dan mau ngeskip ya.. hehe

  5. Sesak banget sumpahhhhhhh, aigo sampai ikutan nangis juga… Kasian seonni.. Ffnya keren banget chinguuu, bikin aku nangis :’)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s