EOMMA, PLEASE COMEBACK WITH US 5

EOMMA, PLEASE COMEBACK WITH US……

 

Author                         : Lala Cho GaemGyu

Twitter             : @LalaShofwa

Google+          :  Lala Shofwa

Cast                 : Cho Kyuhyun, Seo Joo hyun etc.

Genre              : sad, family etc.

Leght               : Part (5/?)

Rating              : 15 th keatas ↑

Hai readers.. apa kabar?  Bagimana ada yang masih menunggu kelanjutan FF gajeku  ini? Oh ya aku merasa akhir-akhir ini RCLnya turun nih? Jadi membuat aku malas ngelanjutin FF ini. #ditimpukReaders just kidding -_-V. ohya mian soal telat post ini gara-gara charger notebook ku rusak jadi nunggu beli dulu #malahCurcol, mianhae soal typo dan kawan-kawannya. Terakhir…

Happy Reading…

^^^^^^^^

Acara pun dimulai ketika kepala TK menyampaikan sambutannya di awal acara, dan kini tibalah dimana para orang tua bertemu dengan guru kelas anak mereka untuk mengambil laporan belajar anak mereka selama 1 tahun ini, para orang tua murid pun mengantri untuk mengambil hasil laporan belajar anak mereka, dan tibalah giliran jonghyun untuk mengambil Raportnya, tiba-tiba.. handphone kyuhyun berbunyi, kyuhyunpun pergi keluar kelas untuk mengangkat telphone dari salah satu partnernya. tak lama kemudian seorang namja kecil menyusul kyuhyun bersama dengan seorang yeoja.

`appa, apakah sudah selesai urusan appa?` Tanya jonghyun dengan wajah polosnya.

`oh ne.. apa sudah kau ambil raport mu chagi?` ucap kyuhyun sambil memegang pundak jonghyun.

`ne appa, kajja kita pulang!` ucap jonghyun seraya menggandeng tangan kyuhyun untuk segera pulang.

`tunggu dulu sayang, dimana Victoria ahjumma?` kyuhyun menghentikan langkah kakinya.

`oh ahjumma itu? Dia sudah pulang barusan. Katanya ada urusan penting!` ucap jonghyun santai sambil terus berjalan meninggalkan appanya yang masih bingung.

`hei chagi, tunggu sebentar..!` ucap kyuhyun sambil berlari menyusul anaknya, tiba-tiba..

Dugh..

`awh appo,` ucap seseorang yang ditabrak kyuhyun.

`mianhae, agashi saya tidak sengaja!` ucap kyuhyun seraya mengulurkan tangannya pada yeoja yang di tabraknya. Yeoja tersebut memegangi pantatnya yang mencium lantai, ia pun menolehkan wajahnya pada orang yang menabraknya tersebut.

Degg..

Serasa di timpa berton-ton batu yeoja tersebut kaget melihat orang yang telah menabraknya, dia.. dia adalah orang yang selama ini berusaha ia hindari dan lupakan, tapi kini ia berada di hadapnnya. Begitu pula orang yang menabraknya yang tak lain adalah cho kyuhyun, ia juga tak kalah kagetnya ketika melihat orang yang di tabraknya, orang yang selama ini di carinya sekarang berada di hadapannya, tiba-tiba saja seluruh syarafnya tak bisa berjalan normal ia masih terlalu kaget dengan kejadian ini, ke-2nya masih saja bungkam mereka masih sibuk dengan segala pemikiran masing-masing, setelah hamper 5 tahun tak bertemu dan sekarang mereka bertemu kemabali, apakah ini yang di sebut takdir? Mollayo.. mereka juga tidak tahu.

`appa.. kenapa lama sekali?` teriakan namja kecil membuyarkan lamunan mereka.

Degg

Jantung yeoja tersebut kembali mengalami spot jantung tatkala melihat namja kecil yang berlari ke arah mereka.

`ap..pa` batin yeoja tersebut yang tak lain adalah seohyun. Meskipun setiap hari yeoja tersebut bertemu dengan namja kecil tersebut, tapi kali berbeda.

`apakah di…a , dia anakku?` batin seohyun yang masih duduk di lantai. Memang selama ini ia merasa ada suatu ikatan dengan anak itu, tapi ia tidak terlalu memperdulikannya. Tapi sekarang apakah ia harus mengabaikannya?

`eoh, saem .. kenapa saem duduk di lantai?` ucap jonghyun bingung melihat saemnya duduk di lantai. `appa.. kenapa appa tidak menolong saem?` ucap jonghyun sambil menarik-narik ujung jas kyuhyun. Kyuhyun yang masih setengah sadar mengulurkan tangga untuk membantu seohyun berdiri. Tapi seohyun menolak uluran tangan kyuhyun dengan langsung berdiri.

`jonghyun, saem pamit dulu ne, permisi tuan` pamit seohyun kepada ayah dan anak tersebut. Ia pun pergi meninggalkan anak dan ayah tersebut Dengan beruaraian air mata yang membasahi kedua pipi chubbynya tersebut. Seohyun masih bingung dengan kejadian ini ia tidak tahu harus berbuat apa, meski di dalam hatinya ia ingin sekali memeluk jonghyun yang ia yakini adalah anaknya. Tapi janji tetaplah janji ia tak mau mengingkarinya.

*****

`appa.. gwechanna?` ucap jonghyun yang berada di samping kursi kemudi kyuhyun, kyuhyun yang sibuk dengan lamunannya kaget, lalu memandang wajah jonghyun kemudian ia tersenyum kepada anaknya tersebut dan mengusap rambut anaknya tersebut.

`ne baby hyun, appa tidak apa-apa chagi..`ucap kyuhyun dengan wajah tenang mencoba membuat anaknya tenang. `sekarang kau ikut appa ke rumah halmoni ne?` ucap kyuhyun sambil mengemudikan mobilnya kerumah orang tuanya. `ne..` jonghyun mengggukkan kepalanya.

****

Seohyun duduk meringkuk di atas ranjangnya ia menangis tersedu-sedu, ia masih syock dengan pertemuan yang tak terduga dengan “mantan suaminya” jika suaminya telah membawa berkas perceraian mereka di kantor pengadilan. apa lagi ketika seseorang namja kecil yang sudah tidak asing baginya datang, dan memanggil mantan suaminya itu dengan sebutan”Appa”, ia semakin bingung, ia butuh penjelasan, ` benarkah jonghyun putraku? Ya tuhan aku tak habis pikir kenapa dunia ini begitu sempit?` pikirnya dalam hati. `Tapi mengapa dia pernah bilang bahwa dia tidak memiliki eomma? Kemana yoona eonni? Atau jonghyun memang bukan putraku? Lalu dimana putraku?` batin seohyun, pertanyaan itulah yang selalu terngiang-ngiang dalam benaknya.

Ting tong…

Suara bel membuyarkan lamunannya, iapun buru-buru menghapus air matanya dan langsung beranjak dari ranjangnya menuju pintu masuk rumahnya, seohyunpun langsung membuka  pintu rumahnya, betapa kagetnya ia ketik melihat siapa yang bertamu kerumahnya, dengan gerak reflex ia pun segera menutup pintu rumahnya tersebut tapi ternyata ia kalah cepat dari pada tamunya yang ternyata adalah Cho Kyuhyun.

Kyuhyun dengan cepat menahan ganggang pintu dengan sebelah kakinya sebelum seohyun benar-benar menutupnya. Seohyun terus memberontak ketika Tangan kyuhyun memegang salah satu tangannya.

‘lepaskan.. jebal` ucap seohyun terus memberontak, tapi kyuhyun tidak menyerah ia pun menrik tangan seohyun sehingga pintu terbuka dan ia langsung memeluk tubuh mungil seohyun. Kyuhyun memeluk erat pinggang seohyun. Sedangkan seohyun hanya diam menerima perlakuan kyuhyun, ia bingung harus melakukan apa..

`mianhae..jeongmal mianhae..jebal, biarkan aku memelukmu..` ucap kyuhyun pelan sambil menaruh dagunya pada pundak seohyun ia meresapi setiap moment pertemuannya dengan seohyun ia hirup aroma tubuh seohyun seperti mendapatkan oksigen baru, seohyun menangis dalam diamnya.

`kyuhyun-sshi, jebal lepaskan..` ucap seohyun parau ia sudah kehabisan suara karena sedari tadi ia menangis.

`ani,, aku tidak akan melepaskanmu..` ucap kyuhyun semakin mempererat pelukannya.

`hiks..hiks… je..bal..`ucap seohyun lemas ia sudah tidak memiliki cukup tenaga lagi untuk memberontak iapun pasrah di dalam pelukan kyuhyun, mereka berdua menangis bersama dalam keadaan berpelukan meluapkan segala permasalahan dan gejolak di dalam hati yang mereka pendam bertahun-tahun. Setelah di rasa cukup mereka kyuhyun pelukannya pada seohyun. Seohyun mendadak membisu di hadapan kyuhyun, namun ia tersadar belum mempersilahkan kyuhyun untuk masuk kedalam rumahnya.

Sudah beberapa menit mereka tidak saling membuka suara, mereka masih sibuk dengan pikiran masing-masing sampai akhirnya kyuhyun membuka suara.

`seohyun-ah, mianhae..` ucap kyuhyun sambil memandang lembut wajah seohyun yang masih menunduk.

`…..` tak ada jawaban dari seohyun, kyuhyun mendekatkan dirinya pada seohyun, sebea tangaannya mencoba untuk memegang pundak seohyun tapi ia urung kan niatnya tersebut.

`mianhae,jongmal mianhae, mungkin ini sudah terlambat untuk mengucapkannya,tapi aku benar-benar tulus mengucapkannya seohyun-ah, a-aku benar-benar menyesal..` ucap kyuhyun pelan dengan nada penuh penyesalan.

`ne, aku sudah memaafkanmu ! sekarang jebal, pergilah !` ucap seohyun sambil menunjuk pintu keluar.

`seohyun, jebal…` ucap kyuhyun memelas. Kyuhyun menarik tangan seohyun dan memeluk yeojanya.

` w-wae? Waeyo kyuhyun-shi… kenapa kau datang? Aku sudah menepati janjiku, kenapa kau malah menghampiriku?` ucap seohyun dengan mencoba menahan tangisnya.

`mianhae, mianhae seohyun-ah.. aku memang namja bodoh ! aku terlalu takut saat itu, kita bertemu di saat yang tidak tepat, maafkan aku seohyun-ah..`

Air mata seohyun tidak dapat ia bendung lagi, ia menangis untuk kesekian kalinya.

`ka-u tahu kyuhyun-shi, a-ku sungguh menderita! Jika aku bisa ,a-ku juga tidak ingin seperti itu ! ` kyuhyun melepas pelukannya pada seohyun, ia tangkupkan kedua tangannya pada pipi seohyun,kyuhyun memandang lekat wajah seohyun.

`mianhae selama ini hanya luka yang bisa ku torehkan, seohyun-ah ijinkan aku untuk memperbaiki semuanya seo-ah.. aku benar-benar menyesal..` ucap kyuhyun sambil menyenderkan kepala seohyun ke bahunya.

` seohyun-ah kajja kita bangun keluarga kecil kita bersama putra kita.. kau tahu, ia selalu saja menanyakan keberadaanmu, ia membutuhkanmu seo-ah…` ucap kyuhyun dengan bergetar, ia elus kepala seohyun. Sedangkan seohyun terisak saat kyuhyun menyinggung soal anak, ya,, tidak dapat di pungkiri jika seohyun sangat merindukan putranya, putra yang telah ia tinggalkan sejak bayi. Ia merasa bersalah pada putranya tersebut.

`kyuhyun-shi.. dimana putraku? A.. aku ingin bertemu dengannya kyuhyun-shi.., jebal ijinkan aku bertemu dengannya…` mohon seohyun pada kyuhyun.

`ne.. kau bisa bertemu dengannya.. ia pasti senang…` ucap kyuhyun pelan.

****

`jonghyun, bangun sayang…` ucap Ny. Cho saat membangunkan cucunya tersebut. Sedangkan jonghyun yang sudah di bangunkan sejak setengah jam lalu tetap saja tak mau terbangun darimimpi indahnya, Ny. Cho hanya bisa berdeca kesal karena sejak tadi tidak bisa membangunkan cucunya.

`aigo.. anak ini seperti appanya, susah sekali bangunya !` ucap Ny. Cho sambil menarik  paksa selimut jonghyun dan melipatnya, tak lupa ia membuka korden yang masih menutup di pagi hari.

`haish… bocah ini… jongie… iroena chagi…` ny. Cho duduk di tepi ranjang jonghyun sambil menepuk-nepuk pantat joghyun. Jonghyun yang merasa terusik ,menggerakkan badannya perlahan sambil membuka mata bulatnya perlahan-lahan melihat siapa si pengganggu tidurnya,setelah itu la pun duduk dan langsung menyapa halmoninya tersebut.

`pagi halmoni.. hoamm` ucap jonghyun sambil mengucek-ucek matanya.

`pagi sayang,, bagaimana tidurmu eoh?` ucap ny. Cho sambil mencubit pipi gembul cucunya tersebut, ia merasa gemas dengan tingkah cucunya tersebut meskipun kadang-kadang menyebalkan.

`eum.. tidurku nyenyaaaak sekali, emm halmoni apa appa sudah pulang?` ucap jonghyun sambil mengerjapkan matanya yang masih enggan untuk bangun.

`ne, appamu sudah pulang tapi ia pergi lagi, sekarang jonghyun mandi dulu ne? setelah itu kita makan bersama dengan haraboji, ahra ahjumma dan Victoria ahjumma. Halmoni tunggu di bawah ne?` ucap ny. Cho seraya meninggalkan jonghyun yang masih malas beranjak dari ranjangnya yang nyaman.

`haish… kenapa ada ahjumma yang seperti nenek sihir itu sih? ` ucap jonghyun kesal sambil melempar salah satu bantalnya.

`aish… jinja !` jonghyun yang kesal langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.

****

`hahaha… ne Victoria, aboeji setuju dengan rencanamu,,,` ucap tn. Cho ketika makan bersama dengan istri, anak perempuannya, cucu serta seorang yeoja yang sebentar lagi menjadi anggota keluarganya. Sedangkan jonghyun yang melihat harabojinya yang terlihat menyukai yeoja yang sebentar lagi menjadi ibunya itu dengan tatapan kesal. Pasalnya ia tidak mau jika ayahnya menikah lagi apalagi dengan yeoja centil seperti Victoria ahjumma, ia akan menolak dengan tegas.

`jonghyun-ah, kenapa makananya tidak kau makan chagi?` ucap Ny.cho saat melihat cucunya yang hanya mengaduk-aduk makanannya tanpa mau melahapnya. Ia juga bingung kenapa cucunya tersebut menatap Victoria dengan tatapan kebencian. Ny. Cho pun segera mengalihkan perhatian cucunya.

`jonghyunie cha makan, halmoni akan menyuapimu ! sekaran buka mulutmu ! a…` ucap ny. Cho sembari menyodorkan sesendok nasi di depan mulut jonghyun sedangkan jonghyun hanya melihat sekilas lalu menepis tangan halmoninya, sehingga sendoknya pun terjatuh  jonghyunpun beranjak dari kursinya dan berlari menuju kamarnya. Ny. Cho kaget melihat tingah laku cucunya yang tidak seperti biasanya. Ia putuskan mengejar cucunya tersebut.

`jonghyun sayang..buka pintunya chagi..` ucap ny. Cho sembari mengetuk pintu kamar kyuhyun yang saat ini di tempati jonghyun, pasalnya pintu kamar tersebut telah di kunci dari dalam oleh jonghyun. Ny.cho merasa cemas dengan keadaan jonghyun yang sedang bad mood mungkin.

`jonghyun, ini ahra ahjumma sayang.., tolong buka pintunya chagi..` ucap ahra yang baru datang, ia un ikut mengetok-ngetok pintu seperti yang di lakukan oleh ibunya. Ahra juga tak kalah khawatir karena ini bukanlah sikap jonghyun yang seperti biasanya.

`jonghyun, jebal sayang.. buka pintunya.. apa kau tidak kasihan pad ahjumma dan halmoni chagi?` Bujuk ahra pada jonghyun, dan hasilnya tetap sama jonghyun tetap tidak mau membukakan pintunya.

`ahra-ya.. cepat hubungi kyuhyun, mungkin kyuhyun bisa membujuknya..` ucap ny. Cho dengan mimic wajah khawatir.

`ne eomma..` ahrapun mengambil ponselnya, belum sempat ia mendial up panggilan, seseorang mengagetkannya dari belakang.

`ada apa ini ! kenapa ribut-ribut di depan kamarku eoh?` ucap kyuhyun yang baru datang. Ia bingung kenapa ibu dan kakaknya berdiri di depan kamarnya dengan wajah cemas.

`eoh syukurlah kyu kau datang.. jonghyun..` ucapan ny. Cho terhenti saat seorang yeoja tiba-tiba datang.

`oppa..` yeoja yang ternyata adalah Victoria tersebut langsung memeluk kyuhyun. Kyuhyun yang merasa risih buru-buru melepaskan pelukan Victoria tersebut. Tetapi Victoria malah bergelayut di lengan kyuhyun.

`eomma belum menjawab pertanyaanku, ada apa ini?` ucap kyuhyun yang juga ikut cemas.

`jong..hyun mengurung diri di kamar kyu..` ucap ahra dengan wajah penuh kecemasan, kyuhyun yang mendengar ucapan nunanya tersebut sontak kaget, ia pun melepaskan tangan victoria yang bergelayut manja di lengannya , kyuhyun kaget karena tak biasanya anaknya tiba-tiba begini.

Kyuhyunpun  ikut mengetok pintu kamarnya seperti sama halnya yang di lakukan eomma dan nunanya tersebut.

`hyun, buka pintunya sayang, ini appa..!` kyuhyun membujuk anaknya agar keluar dari kamarnya.

`hyun, kau kenapa eoh? Tak biasanya kau seperti ini? Anak appa tidak pernah ngambek seperti ini. Cha.. buka pintunya chagi?` bujuk kyuhyun, tak lama kemudian jonghyun dengan wajah cemberutnya membukakan pintu dan langsung memeluk erat kyuhyun ia tak memperdulikan halmoni dan ahjummanya yang sedari tadi membujuknya. Jonghyun memegang erat kedua kaki appanya, kyuhyun mensejajarkan dirinya dengan anaknya tersebut, ia telungkupkap kedua tangannya pada kedua pipi chubby anaknya. Sedangkan jonghyun sedari tadi hanya menundukkan wajahnya sembari menahan tangisnya. Kyuhyun pun mengerti maksud anaknya , langsung menggendong jonghyun menuju kamarnya.

`oppa.. tunggu aku..!` Victoria melangkahkan kakinya menyusul kyuhyun, tapi di cegah ahra.

`biarkan mereka bicara berdua, kka kita pergi,,` ucap ahra sembari mengajak Victoria pergi.

*****

`jonghyun, waeyo chagi? Ada masalah? Ceritalah pada appa.. ` ucap kyuhyun sambil mendudukkan jonghyun pada sebuah sofa di kamarnya. Jonghyun menatap sendu pada appanya.

`hyun, ada apa dengan mu chagi?` kyuhyun semakin penasaran dengan putranya ini, ia mendekap putra kesayangannya tersebut. Jonghyun semakin histeris, kyuhyun pun bingung di buatnya.

`appa jahat !` ucap jonghyun di sela tangisannya, kyuhyun terperangah dengan ucapan anaknya.

`mwo? Jahat? Apa aku ada salah dengan jonghyun? Kurasa tidak, lalu apa salahku? Aigo.. apa selama ini aku bukanlah appa yang baik untuk anakku?` batin kyuhyun masih dengan mendekap anaknya.

`wae hyun? Apa appa punya salah ?`

`appa nappeun.. napeun..` jonghyun memukul dada kyuhyun  sambil menangis kencang.

`salah appa apa hyun? Katakanlah, jangan membuat appa bingung hyun..`

`hiks.. kenapa appa mengkhianati eomma?` jonghyun melepaskan dekapan kyuhyun, kyuhyun mengernyitkan dahinya.

`menghianati eomma? ` kyuhyun memikirkan kata-kata putranya tersebut.

`hyun, kenapa kau bicara seperti itu? Appa tidak menghianati eommamu chagi,,`

 

TBC

 

  

 

 

 

EOMMA, PLEASE COMEBACK WITH US……

 

Author                         : Lala Cho GaemGyu

Twitter             : @LalaShofwa

Google+          :  Lala Shofwa

Cast                 : Cho Kyuhyun, Seo Joo hyun etc.

Genre              : sad, family etc.

Leght               : Part (5/?)

Rating              : 15 th keatas ↑

Hai readers.. apa kabar?  Bagimana ada yang masih menunggu kelanjutan FF gajeku  ini? Oh ya aku merasa akhir-akhir ini RCLnya turun nih? Jadi membuat aku malas ngelanjutin FF ini. #ditimpukReaders just kidding -_-V. ohya mian soal telat post ini gara-gara charger notebook ku rusak jadi nunggu beli dulu #malahCurcol, mianhae soal typo dan kawan-kawannya. Terakhir…

Happy Reading…

^^^^^^^^

Acara pun dimulai ketika kepala TK menyampaikan sambutannya di awal acara, dan kini tibalah dimana para orang tua bertemu dengan guru kelas anak mereka untuk mengambil laporan belajar anak mereka selama 1 tahun ini, para orang tua murid pun mengantri untuk mengambil hasil laporan belajar anak mereka, dan tibalah giliran jonghyun untuk mengambil Raportnya, tiba-tiba.. handphone kyuhyun berbunyi, kyuhyunpun pergi keluar kelas untuk mengangkat telphone dari salah satu partnernya. tak lama kemudian seorang namja kecil menyusul kyuhyun bersama dengan seorang yeoja.

`appa, apakah sudah selesai urusan appa?` Tanya jonghyun dengan wajah polosnya.

`oh ne.. apa sudah kau ambil raport mu chagi?` ucap kyuhyun sambil memegang pundak jonghyun.

`ne appa, kajja kita pulang!` ucap jonghyun seraya menggandeng tangan kyuhyun untuk segera pulang.

`tunggu dulu sayang, dimana Victoria ahjumma?` kyuhyun menghentikan langkah kakinya.

`oh ahjumma itu? Dia sudah pulang barusan. Katanya ada urusan penting!` ucap jonghyun santai sambil terus berjalan meninggalkan appanya yang masih bingung.

`hei chagi, tunggu sebentar..!` ucap kyuhyun sambil berlari menyusul anaknya, tiba-tiba..

Dugh..

`awh appo,` ucap seseorang yang ditabrak kyuhyun.

`mianhae, agashi saya tidak sengaja!` ucap kyuhyun seraya mengulurkan tangannya pada yeoja yang di tabraknya. Yeoja tersebut memegangi pantatnya yang mencium lantai, ia pun menolehkan wajahnya pada orang yang menabraknya tersebut.

Degg..

Serasa di timpa berton-ton batu yeoja tersebut kaget melihat orang yang telah menabraknya, dia.. dia adalah orang yang selama ini berusaha ia hindari dan lupakan, tapi kini ia berada di hadapnnya. Begitu pula orang yang menabraknya yang tak lain adalah cho kyuhyun, ia juga tak kalah kagetnya ketika melihat orang yang di tabraknya, orang yang selama ini di carinya sekarang berada di hadapannya, tiba-tiba saja seluruh syarafnya tak bisa berjalan normal ia masih terlalu kaget dengan kejadian ini, ke-2nya masih saja bungkam mereka masih sibuk dengan segala pemikiran masing-masing, setelah hamper 5 tahun tak bertemu dan sekarang mereka bertemu kemabali, apakah ini yang di sebut takdir? Mollayo.. mereka juga tidak tahu.

`appa.. kenapa lama sekali?` teriakan namja kecil membuyarkan lamunan mereka.

Degg

Jantung yeoja tersebut kembali mengalami spot jantung tatkala melihat namja kecil yang berlari ke arah mereka.

`ap..pa` batin yeoja tersebut yang tak lain adalah seohyun. Meskipun setiap hari yeoja tersebut bertemu dengan namja kecil tersebut, tapi kali berbeda.

`apakah di…a , dia anakku?` batin seohyun yang masih duduk di lantai. Memang selama ini ia merasa ada suatu ikatan dengan anak itu, tapi ia tidak terlalu memperdulikannya. Tapi sekarang apakah ia harus mengabaikannya?

`eoh, saem .. kenapa saem duduk di lantai?` ucap jonghyun bingung melihat saemnya duduk di lantai. `appa.. kenapa appa tidak menolong saem?` ucap jonghyun sambil menarik-narik ujung jas kyuhyun. Kyuhyun yang masih setengah sadar mengulurkan tangga untuk membantu seohyun berdiri. Tapi seohyun menolak uluran tangan kyuhyun dengan langsung berdiri.

`jonghyun, saem pamit dulu ne, permisi tuan` pamit seohyun kepada ayah dan anak tersebut. Ia pun pergi meninggalkan anak dan ayah tersebut Dengan beruaraian air mata yang membasahi kedua pipi chubbynya tersebut. Seohyun masih bingung dengan kejadian ini ia tidak tahu harus berbuat apa, meski di dalam hatinya ia ingin sekali memeluk jonghyun yang ia yakini adalah anaknya. Tapi janji tetaplah janji ia tak mau mengingkarinya.

*****

`appa.. gwechanna?` ucap jonghyun yang berada di samping kursi kemudi kyuhyun, kyuhyun yang sibuk dengan lamunannya kaget, lalu memandang wajah jonghyun kemudian ia tersenyum kepada anaknya tersebut dan mengusap rambut anaknya tersebut.

`ne baby hyun, appa tidak apa-apa chagi..`ucap kyuhyun dengan wajah tenang mencoba membuat anaknya tenang. `sekarang kau ikut appa ke rumah halmoni ne?` ucap kyuhyun sambil mengemudikan mobilnya kerumah orang tuanya. `ne..` jonghyun mengggukkan kepalanya.

****

Seohyun duduk meringkuk di atas ranjangnya ia menangis tersedu-sedu, ia masih syock dengan pertemuan yang tak terduga dengan “mantan suaminya” jika suaminya telah membawa berkas perceraian mereka di kantor pengadilan. apa lagi ketika seseorang namja kecil yang sudah tidak asing baginya datang, dan memanggil mantan suaminya itu dengan sebutan”Appa”, ia semakin bingung, ia butuh penjelasan, ` benarkah jonghyun putraku? Ya tuhan aku tak habis pikir kenapa dunia ini begitu sempit?` pikirnya dalam hati. `Tapi mengapa dia pernah bilang bahwa dia tidak memiliki eomma? Kemana yoona eonni? Atau jonghyun memang bukan putraku? Lalu dimana putraku?` batin seohyun, pertanyaan itulah yang selalu terngiang-ngiang dalam benaknya.

Ting tong…

Suara bel membuyarkan lamunannya, iapun buru-buru menghapus air matanya dan langsung beranjak dari ranjangnya menuju pintu masuk rumahnya, seohyunpun langsung membuka  pintu rumahnya, betapa kagetnya ia ketik melihat siapa yang bertamu kerumahnya, dengan gerak reflex ia pun segera menutup pintu rumahnya tersebut tapi ternyata ia kalah cepat dari pada tamunya yang ternyata adalah Cho Kyuhyun.

Kyuhyun dengan cepat menahan ganggang pintu dengan sebelah kakinya sebelum seohyun benar-benar menutupnya. Seohyun terus memberontak ketika Tangan kyuhyun memegang salah satu tangannya.

‘lepaskan.. jebal` ucap seohyun terus memberontak, tapi kyuhyun tidak menyerah ia pun menrik tangan seohyun sehingga pintu terbuka dan ia langsung memeluk tubuh mungil seohyun. Kyuhyun memeluk erat pinggang seohyun. Sedangkan seohyun hanya diam menerima perlakuan kyuhyun, ia bingung harus melakukan apa..

`mianhae..jeongmal mianhae..jebal, biarkan aku memelukmu..` ucap kyuhyun pelan sambil menaruh dagunya pada pundak seohyun ia meresapi setiap moment pertemuannya dengan seohyun ia hirup aroma tubuh seohyun seperti mendapatkan oksigen baru, seohyun menangis dalam diamnya.

`kyuhyun-sshi, jebal lepaskan..` ucap seohyun parau ia sudah kehabisan suara karena sedari tadi ia menangis.

`ani,, aku tidak akan melepaskanmu..` ucap kyuhyun semakin mempererat pelukannya.

`hiks..hiks… je..bal..`ucap seohyun lemas ia sudah tidak memiliki cukup tenaga lagi untuk memberontak iapun pasrah di dalam pelukan kyuhyun, mereka berdua menangis bersama dalam keadaan berpelukan meluapkan segala permasalahan dan gejolak di dalam hati yang mereka pendam bertahun-tahun. Setelah di rasa cukup mereka kyuhyun pelukannya pada seohyun. Seohyun mendadak membisu di hadapan kyuhyun, namun ia tersadar belum mempersilahkan kyuhyun untuk masuk kedalam rumahnya.

Sudah beberapa menit mereka tidak saling membuka suara, mereka masih sibuk dengan pikiran masing-masing sampai akhirnya kyuhyun membuka suara.

`seohyun-ah, mianhae..` ucap kyuhyun sambil memandang lembut wajah seohyun yang masih menunduk.

`…..` tak ada jawaban dari seohyun, kyuhyun mendekatkan dirinya pada seohyun, sebea tangaannya mencoba untuk memegang pundak seohyun tapi ia urung kan niatnya tersebut.

`mianhae,jongmal mianhae, mungkin ini sudah terlambat untuk mengucapkannya,tapi aku benar-benar tulus mengucapkannya seohyun-ah, a-aku benar-benar menyesal..` ucap kyuhyun pelan dengan nada penuh penyesalan.

`ne, aku sudah memaafkanmu ! sekarang jebal, pergilah !` ucap seohyun sambil menunjuk pintu keluar.

`seohyun, jebal…` ucap kyuhyun memelas. Kyuhyun menarik tangan seohyun dan memeluk yeojanya.

` w-wae? Waeyo kyuhyun-shi… kenapa kau datang? Aku sudah menepati janjiku, kenapa kau malah menghampiriku?` ucap seohyun dengan mencoba menahan tangisnya.

`mianhae, mianhae seohyun-ah.. aku memang namja bodoh ! aku terlalu takut saat itu, kita bertemu di saat yang tidak tepat, maafkan aku seohyun-ah..`

Air mata seohyun tidak dapat ia bendung lagi, ia menangis untuk kesekian kalinya.

`ka-u tahu kyuhyun-shi, a-ku sungguh menderita! Jika aku bisa ,a-ku juga tidak ingin seperti itu ! ` kyuhyun melepas pelukannya pada seohyun, ia tangkupkan kedua tangannya pada pipi seohyun,kyuhyun memandang lekat wajah seohyun.

`mianhae selama ini hanya luka yang bisa ku torehkan, seohyun-ah ijinkan aku untuk memperbaiki semuanya seo-ah.. aku benar-benar menyesal..` ucap kyuhyun sambil menyenderkan kepala seohyun ke bahunya.

` seohyun-ah kajja kita bangun keluarga kecil kita bersama putra kita.. kau tahu, ia selalu saja menanyakan keberadaanmu, ia membutuhkanmu seo-ah…` ucap kyuhyun dengan bergetar, ia elus kepala seohyun. Sedangkan seohyun terisak saat kyuhyun menyinggung soal anak, ya,, tidak dapat di pungkiri jika seohyun sangat merindukan putranya, putra yang telah ia tinggalkan sejak bayi. Ia merasa bersalah pada putranya tersebut.

`kyuhyun-shi.. dimana putraku? A.. aku ingin bertemu dengannya kyuhyun-shi.., jebal ijinkan aku bertemu dengannya…` mohon seohyun pada kyuhyun.

`ne.. kau bisa bertemu dengannya.. ia pasti senang…` ucap kyuhyun pelan.

****

`jonghyun, bangun sayang…` ucap Ny. Cho saat membangunkan cucunya tersebut. Sedangkan jonghyun yang sudah di bangunkan sejak setengah jam lalu tetap saja tak mau terbangun darimimpi indahnya, Ny. Cho hanya bisa berdeca kesal karena sejak tadi tidak bisa membangunkan cucunya.

`aigo.. anak ini seperti appanya, susah sekali bangunya !` ucap Ny. Cho sambil menarik  paksa selimut jonghyun dan melipatnya, tak lupa ia membuka korden yang masih menutup di pagi hari.

`haish… bocah ini… jongie… iroena chagi…` ny. Cho duduk di tepi ranjang jonghyun sambil menepuk-nepuk pantat joghyun. Jonghyun yang merasa terusik ,menggerakkan badannya perlahan sambil membuka mata bulatnya perlahan-lahan melihat siapa si pengganggu tidurnya,setelah itu la pun duduk dan langsung menyapa halmoninya tersebut.

`pagi halmoni.. hoamm` ucap jonghyun sambil mengucek-ucek matanya.

`pagi sayang,, bagaimana tidurmu eoh?` ucap ny. Cho sambil mencubit pipi gembul cucunya tersebut, ia merasa gemas dengan tingkah cucunya tersebut meskipun kadang-kadang menyebalkan.

`eum.. tidurku nyenyaaaak sekali, emm halmoni apa appa sudah pulang?` ucap jonghyun sambil mengerjapkan matanya yang masih enggan untuk bangun.

`ne, appamu sudah pulang tapi ia pergi lagi, sekarang jonghyun mandi dulu ne? setelah itu kita makan bersama dengan haraboji, ahra ahjumma dan Victoria ahjumma. Halmoni tunggu di bawah ne?` ucap ny. Cho seraya meninggalkan jonghyun yang masih malas beranjak dari ranjangnya yang nyaman.

`haish… kenapa ada ahjumma yang seperti nenek sihir itu sih? ` ucap jonghyun kesal sambil melempar salah satu bantalnya.

`aish… jinja !` jonghyun yang kesal langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.

****

`hahaha… ne Victoria, aboeji setuju dengan rencanamu,,,` ucap tn. Cho ketika makan bersama dengan istri, anak perempuannya, cucu serta seorang yeoja yang sebentar lagi menjadi anggota keluarganya. Sedangkan jonghyun yang melihat harabojinya yang terlihat menyukai yeoja yang sebentar lagi menjadi ibunya itu dengan tatapan kesal. Pasalnya ia tidak mau jika ayahnya menikah lagi apalagi dengan yeoja centil seperti Victoria ahjumma, ia akan menolak dengan tegas.

`jonghyun-ah, kenapa makananya tidak kau makan chagi?` ucap Ny.cho saat melihat cucunya yang hanya mengaduk-aduk makanannya tanpa mau melahapnya. Ia juga bingung kenapa cucunya tersebut menatap Victoria dengan tatapan kebencian. Ny. Cho pun segera mengalihkan perhatian cucunya.

`jonghyunie cha makan, halmoni akan menyuapimu ! sekaran buka mulutmu ! a…` ucap ny. Cho sembari menyodorkan sesendok nasi di depan mulut jonghyun sedangkan jonghyun hanya melihat sekilas lalu menepis tangan halmoninya, sehingga sendoknya pun terjatuh  jonghyunpun beranjak dari kursinya dan berlari menuju kamarnya. Ny. Cho kaget melihat tingah laku cucunya yang tidak seperti biasanya. Ia putuskan mengejar cucunya tersebut.

`jonghyun sayang..buka pintunya chagi..` ucap ny. Cho sembari mengetuk pintu kamar kyuhyun yang saat ini di tempati jonghyun, pasalnya pintu kamar tersebut telah di kunci dari dalam oleh jonghyun. Ny.cho merasa cemas dengan keadaan jonghyun yang sedang bad mood mungkin.

`jonghyun, ini ahra ahjumma sayang.., tolong buka pintunya chagi..` ucap ahra yang baru datang, ia un ikut mengetok-ngetok pintu seperti yang di lakukan oleh ibunya. Ahra juga tak kalah khawatir karena ini bukanlah sikap jonghyun yang seperti biasanya.

`jonghyun, jebal sayang.. buka pintunya.. apa kau tidak kasihan pad ahjumma dan halmoni chagi?` Bujuk ahra pada jonghyun, dan hasilnya tetap sama jonghyun tetap tidak mau membukakan pintunya.

`ahra-ya.. cepat hubungi kyuhyun, mungkin kyuhyun bisa membujuknya..` ucap ny. Cho dengan mimic wajah khawatir.

`ne eomma..` ahrapun mengambil ponselnya, belum sempat ia mendial up panggilan, seseorang mengagetkannya dari belakang.

`ada apa ini ! kenapa ribut-ribut di depan kamarku eoh?` ucap kyuhyun yang baru datang. Ia bingung kenapa ibu dan kakaknya berdiri di depan kamarnya dengan wajah cemas.

`eoh syukurlah kyu kau datang.. jonghyun..` ucapan ny. Cho terhenti saat seorang yeoja tiba-tiba datang.

`oppa..` yeoja yang ternyata adalah Victoria tersebut langsung memeluk kyuhyun. Kyuhyun yang merasa risih buru-buru melepaskan pelukan Victoria tersebut. Tetapi Victoria malah bergelayut di lengan kyuhyun.

`eomma belum menjawab pertanyaanku, ada apa ini?` ucap kyuhyun yang juga ikut cemas.

`jong..hyun mengurung diri di kamar kyu..` ucap ahra dengan wajah penuh kecemasan, kyuhyun yang mendengar ucapan nunanya tersebut sontak kaget, ia pun melepaskan tangan victoria yang bergelayut manja di lengannya , kyuhyun kaget karena tak biasanya anaknya tiba-tiba begini.

Kyuhyunpun  ikut mengetok pintu kamarnya seperti sama halnya yang di lakukan eomma dan nunanya tersebut.

`hyun, buka pintunya sayang, ini appa..!` kyuhyun membujuk anaknya agar keluar dari kamarnya.

`hyun, kau kenapa eoh? Tak biasanya kau seperti ini? Anak appa tidak pernah ngambek seperti ini. Cha.. buka pintunya chagi?` bujuk kyuhyun, tak lama kemudian jonghyun dengan wajah cemberutnya membukakan pintu dan langsung memeluk erat kyuhyun ia tak memperdulikan halmoni dan ahjummanya yang sedari tadi membujuknya. Jonghyun memegang erat kedua kaki appanya, kyuhyun mensejajarkan dirinya dengan anaknya tersebut, ia telungkupkap kedua tangannya pada kedua pipi chubby anaknya. Sedangkan jonghyun sedari tadi hanya menundukkan wajahnya sembari menahan tangisnya. Kyuhyun pun mengerti maksud anaknya , langsung menggendong jonghyun menuju kamarnya.

`oppa.. tunggu aku..!` Victoria melangkahkan kakinya menyusul kyuhyun, tapi di cegah ahra.

`biarkan mereka bicara berdua, kka kita pergi,,` ucap ahra sembari mengajak Victoria pergi.

*****

`jonghyun, waeyo chagi? Ada masalah? Ceritalah pada appa.. ` ucap kyuhyun sambil mendudukkan jonghyun pada sebuah sofa di kamarnya. Jonghyun menatap sendu pada appanya.

`hyun, ada apa dengan mu chagi?` kyuhyun semakin penasaran dengan putranya ini, ia mendekap putra kesayangannya tersebut. Jonghyun semakin histeris, kyuhyun pun bingung di buatnya.

`appa jahat !` ucap jonghyun di sela tangisannya, kyuhyun terperangah dengan ucapan anaknya.

`mwo? Jahat? Apa aku ada salah dengan jonghyun? Kurasa tidak, lalu apa salahku? Aigo.. apa selama ini aku bukanlah appa yang baik untuk anakku?` batin kyuhyun masih dengan mendekap anaknya.

`wae hyun? Apa appa punya salah ?`

`appa nappeun.. napeun..` jonghyun memukul dada kyuhyun  sambil menangis kencang.

`salah appa apa hyun? Katakanlah, jangan membuat appa bingung hyun..`

`hiks.. kenapa appa mengkhianati eomma?` jonghyun melepaskan dekapan kyuhyun, kyuhyun mengernyitkan dahinya.

`menghianati eomma? ` kyuhyun memikirkan kata-kata putranya tersebut.

`hyun, kenapa kau bicara seperti itu? Appa tidak menghianati eommamu chagi,,`

 

TBC

 

  

 

 

 

Advertisements

Author:

Chwang Wifey 😘😘

19 thoughts on “EOMMA, PLEASE COMEBACK WITH US 5

  1. Yeay akhirnya ketemu ama Seo.,
    lah Yoong kemana? Tapi mdah2an Yoong gx balik ke Kyu #nappeun next chapt selalu ku tnggu lho.,
    so, jgn kelamaan

  2. Hii ak reader baruu.
    Ak ide ff nya bagus thor..
    Smengat yaaa untk buat karya slnjutnyaaa ditunggu dng sabar nii hehehe 🙂

  3. wewewe akhirnya seokyu pun bertemuuuu *tiup terompet* apaan sih lin wkwkw
    klimaks banget part ini seo udah mau ketemu sama jong nihh.. dan jong bagus nak kau harus protes sama appamu agar menolak perjodohan sama ahjumma itu hihihi
    lanjut bacaaaa

  4. seokyu akhirnya ktmu!!
    mreka bkln brstu lgi g y!!
    jonghyun psti sng klo eommanya it seo!!
    vic gnit bgt sichh!!
    untung jonghyunnya g ska!!

  5. aigoo.. jonghyun segitunya sama victoria. semua pada nanya kemana yoong tuh. teka teki belum terjawab. kkk. itu seokyu bakal bersatu kan? pasti kan pasti dong. kkk. jadi ijin skip lagi *winksambillari*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s