LOVE DISEASE End

LOVE DISEASE

Cast           : Cho kyuhyun,Seo joo hyun, Cho hyunjoo
Other cast : Find it by your self
Genre      : sad,hurt, and other
Leght      : Twoshoot
Author      : L~ Cho
Anyeong, saya bawa kelanjutan Love Disease part End, ada yang menunggu FF yang sudah jamuran ini? Mianhae soal kelamaan ngepost, maklum lagi buntu ide untuk nerusinnya.
Mianhae kalau alur cerita tak sesuai harapan, saya sudah mentok ini. Maaf kalau ada typo, soalnya saya tidak pernah ngecek lagi.
Terakhir dari saya Happy reading..
****

~Apartment Seokyu~
“oppa, kapan oppa menceraikan yeoja sialan itu eoh?” ucap hyeojung sambil bergelayut manja di bahu kyuhyun.
“tenang Chagi, secepatnya oppa akan menceraikannya!” ucap kyuhyun sambil mencubit pipi hyeojung.
“jinja? Nan haengbokhae..” ucap hyeojung girang lalu mencium bibir kyuhyun sekilas, kyuhyun yang kaget hanya bisa mengerjapkan matanya,belum puas dengan ciuman kilat tersebut, kyuhyunpun menarik tengkuk hyeojung lalu menempelkan bibirnya pada bibir kekasihnya tersebut, iapun melumat bibir kekasihnya tesebut tangan hyeojungpun sudah mengalung di leher kyuhyun. Tanpa mereka sadari seorang yeoja tengah berdiri di depan pintu sejak mereka melakukan `aktifitas` tersebut. Tak terasa air mata yeoja mengalir deras, iapun meninggalkan apartment tersebut sambil membekap mulutnya, ia merasa di khianati oleh suaminya, suami? Ah kurasa tidak, bahkan namja tersebut tidak pernah mengakui seohyun sebagai istrinya.
Akhirnya seohyun memutuskan untuk ke kamarnya, seohyun mengemasi semua barang-barangnya ke dalam koper dan tak lupa ia mengambil map yang ada di dalam laci, ia mengambil secarik kertas yang dulu pernah kyuhyun berikan padanya lalu menandatanganinya. ia merasa kesabarannya sudah sampai pada batas akhir, ia sudah tidak sanggup untuk meneruskan mahligai rumah tangganya. Dan keputusan finalnya adalah bercerai dengan suaminya kyuhyun.

Flashback end~
***
Seorang anak kecil terlihat sedang berjalan beriringan dengan seorang namja dewasa di sebuah lorong rumah sakit, sesekali beberapa suster yang mengenal bocah kecil tersebut menyapanya. Yah siapa yang tak mengenal bocah kecil tersebut Seo hyun joo, anak dari seorang dokter di sana, Seo joohyun atau lebih di kenal seohyun, salah seorang dokter anak di rumah sakit tersebut.
Langkah kaki merekapun sampai di sebuah ruangan serba putih dan ranjang kecil di sebelah kanan dan rak-rak mainan yang berjajar serta gambar-gambar animasi khas ruangan seorang dokter anak. bocah kecil itupun berlari ke arah ibunya yang berdiri membelakanginya, sontak saja sang ibu kaget.

“aigo, hyunjoo.. kau mengagetkan eomma saja!” seohyun memegang dadanya. Hyunjoo hanya meringis menunjukkan deretan gigi putih yang rapi. Seohyun hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya. Suster yang tadi sedang berbicara dengan seohyun tersenyum melihat tingkah bocah tersebut yang memang sedikit jahil.

“kau disini bersama siapa chagi?” Tanya seohyun penasaran. Jonghyun tidak menjawab ia hanya mengisyaratkan lewat kedua matanya yang mengarah ke pintu. Seohyun terkejut melihat sosok namja yang sudah lama tidak ia temui, Lee sungmin. Namja tersebut tersenyum ke arah seohyun. Seohyun membalas senyuman namja tersebut.

“anyeong..” sungmin melambaikan tangannya ke arah seohyun sambil tersenyum.

“sungmin oppa.. kapan kau tiba?”
 
“tadi malam” jawab sungmin sambil menggendong hyunjoo.

“kenapa tidak memberitahuku? Akukan bisa menjemputmu !”

“hehehe.. mianhae, sunny sedang tak mau merepotkanmu kau pasti lelah karena seharian memeriksa pasien,jadi kami memutuskan untuk tidur di hotel. apalagi anakmu yang hiperaktif ini..” sungmin mencubit hidung hyunjoo gemas dan membuat si empu meringis, hal tersebut membuat seohyun tersenyum bahagia.

“sunny unnie juga ikut kesini?” Tanya seohyun.

“ne, sekarang dia  berada di rumahmu, dia berkata hari ini akan membuat makan malam special untuk kita ..”

“jinja? Senangnya..”

“seo, sepertinya aku harus kembali, tadi sunny menelphone ingin di antar ke supermarket..”

“owh.. kalau begitu pulanglah oppa, sampaikan salamku pada sunny unnie..”

“arraseo..” sungminpun pergi meninggalkan seohyun di ruangan prakteknya.
***
Di sebuah rumah mewah terdapat dua orang wanita beda generasi yang tengah sibuk membuat makanan dan kue, hari ini mereka akan mengunjungi seseorang, cucu sekaligus keponakan dari kedua yeoja tersebut.

“eomma, apa beef stick nya sudah jadi?” Tanya sang anak, cho ahra.

“ne, emm ahra-ya, tolong kau bungkus kue di sebelah sana..” perintah sang eomma pada sang anak. ahrapun membungkus kue-kue kecil tersebut kedalam toples kecil. Hari ini ia dan eommanya akan menjenguk keponakan sekaligus cucu bagii orang tuanya.
Yah, seperti yang kita ketahui kalau Seo hyunjoo adalah anak dari seo joohyun dan cho kyuhyun, kenapa marganya Seo? Itu karena seohyun yang memintanya, sebenarnya setelah mereka resmi  bercerai seohyun di nyatakan hamil, dan hal tersebut hanya di ketahui oleh orang tua seohyun serta mantan mertuanya, sebenarnya kedua keluarga tidak menginginkan perceraian tersebut tapi karena seohyun yang terus mendesak akhirnya mereka mengijinkannya. Mengenai kehamilan seohyun kyuhyun tidak mengetahui hal tersebut sama sekali karena setelah perceraian tersebut tuan cho mengirim kembali kyuhyun ke amerika, karena ia malu kepada orang tua seohyun. sampai sekarangpun kyuhyun tidak mengetahui perihal anaknya karena mereka semua menyembunyikan hal tersebut dari kyuhyun.

“eomma, semua sudah selesai, cha.. kita berangkat..” ucap ahra sambil menaruh kuenya ke dalam tas.

“ne, kajja..”
Sesampainya di kediaman keluarga Seo, ny. Cho dan ahra langsung masuk ke dalam rumah. Mereka memang sudah biasa keluar masuk ke rumah keluarga cho dengan bebas karena memang keluarga seo sudah menganggap mereka menjadi bagian dari keluarga mereka.

“hyunjoo, ahjummah datang..” teriak ahra saat masuk kedalam rumah.sontak Hyunjoo yang sedang bermain psp di ruang tamu langsung berlari ke arah ahjummanya.

“ahjumma, halmoni..” teriak hyunjoo sambil berlari kearah ahjumma dan halmoninya. Ahrapun menggendong tubuh hyunjoo.

“uhh,, beratnya keponakan ahjumma..” ucap ahra saat menggendong hyunjoo. Hyunjoo tertawa renyah saat ahjummanya memprotes tentang berat badannya.

“oh ya,, di mana halmoni seo chagiya?” Tanya ny. Cho pada cucunya.

“halmoni pelgi ke busan dengan halaboji..” jawab hyunjo dengan pelafalan yang cadel khas anak kecil berusia empat tahun. Ahra dan ny. Cho saling menatap, mereka kaget karena tuan dan nyonya seo pergi itu berarti hyunjoo di rumah sendirian.

“sekarang hyunjoo di rumah bersama siapa?” Tanya ahra.

“sama sunny ahjumma..” jawab hyunjoo yang masih dalam gendongan ahra. Tiba tiba sebuah suara memanggil hyunjoo.

“hyunjoo.. siapa yang datang?” ucap seoraang yeoja berambut pendek dari arah dapur. Yeoja tersebut kaget karena kedatangan dua orang tamu yang ternyata halmoni dan ahjumma dari hyunjoo.

“ohh, ny. Cho dan ahra unnie..” sapa yeoja tersebut sambil membungkukkan badannya sedikit.

“sunny-ah kau sudah pulang rupanya?” ucap ny. cho menyapa yeoja yang bernama sunny, jangan Tanya kenapa ny. cho tahu tentang sunny, karena sunny adalah sepupu seohyun yang tinggal di jepang, dia juga yang membantu seohyun saat di jepang dulu.

“oh ne.. tadi malam saya sampai ..” jawab sunny dengan tetap menunjukkan senyuman khasnya.

“ohh.. kajja kita masuk aku membawa banyak makanan untuk kita semua..” ajak ny. Cho kepada mereka.
***
“dokter cho, bisakah anda mengambil alih pasien yang di tangani dokter Park? Karena dokter park sedang dinas keluar kota untuk beberapa bulan kedepan jadi saya mohon anda bisa membantu. Saya yakin anda pasti bisa menanganinya meskipun anda dokter baru disini, saya yakin..” ucap kepala rumah sakit kepada kyuhyun, yakni dokter Han.

“ne, saya akan mencobanya..” kyuhyun menyanggupi tugas yang di berikan oleh kepala rumah sakit.

“sepertinya dalam hal ini anda akan bekerjasama dengan dokter Seo, karena dokter seo lah yang membantu dokter park dalam menangani pasien ini.” Tambah kepala rumah sakit.

“oh ne,gamsahamnida dokter han, saya permisi..” pamit kyuhyun pada dokter han kepala rumah sakit dimana ia bekerja.
Saat kyuhyun tengah berjalan menuju ruangannya, tiba-tiba saja seorang suster menghampirinya, ia menyerahkan sebuah kotak kecil yang berisi cup cake kepada kyuhyun, memang semenjak kyuhyun bekerja disini kyuhyun menjadi idola di rumah sakit ini, bukan hanya karena prestasinya tapi juga karena ketampanannya selain itu kyuhyun juga termasuk dokter muda. Banyak sekali pasien dan suster-suster yang mengidolakannya, baru beberapa minggu ia bekerja ia sudah memiliki banyak penggemar. Kyuhyun hanya bisa menggelengkan kepalanya.
***
Kyuhyun tengah membaca buku di ruangannya,tiba-tiba seorang suster masuk ke ruangannya memberitahunya bahwa pasiennya kritis, iapun segera menuju ke ruangan pasiennya tersebut di periksanya pasien tersebut, sepertinya ia harus bertindak lebih jauh untuk menyelamatkan pasiennya tersebut.

“suster, dimana dokter yang membantu dokter park menangani pasien ini?” Tanya kyuhyun dengan wajah di penuhi keringat,sangking teganggnya.

“dokter seo sedang dalam perjalanan kemari dokter” jelas suster yang berada di samping kyuhyun.
Tiba-tiba pintu terbuka dan menanmpakkan seorang dokter yeoja yang memakai masker di mulutnya. Kyuhyun melirik sekilas dokter tersebut lalu focus kembali pada pasiennya.

“suster apa yang terjadi?” Tanya dokter tersebut yang ternyata adalah dokter seo.

“mianhae dokter seo, tiba-tiba pasien mengalami kritis…”  jelas suster.

“arraseo, siapkan ruang operasi cepat..!” perintah seohyun,ia menghapiri pasiennya yang ternyata di depannya sudah ada dokter pengganti dokter park. Seohyun melirik dokter tersebut.

Degg
Jantungnya seperti berhenti sejenak saat melihat sosok yang ada di depannya, ia baru ingat kalau dokter pengganti dokter park adalah dokter cho. Hufft.. seohyun menghela nafas panjang mencoba untuk menenangkan dirinya.

“dokter seo, ruang operasi sudah siap..”  ucap suster tersebut, seohyun mengangguk.
Saat  ia akan berbalik tiba-tiba seseorang menyentuh pundaknya, ia tolehkan kepalanya dan see? Kyuhyun yang menyentuh pundaknya ia membuka masker yang menutupi hidung dan mulutnya.
Kyuhyun kaget saat melihat mantan istrinya berada tepat di depannya bukan hanya itu setelah sekian lama tak bertemu, ternyata mereka di pertemukan dalam suasana seperti ini.
Mereka saling bertatapan cukup lama tanpa saling bersuara, tiba tiba seorang suster datang dan menyuruh mereka ke ruang operasi, karena semua sudah siap. Mereka berduapun langsung menuju ruang operasi.

Setelah selesai operasi seohyun langsung pergi dari ruang operasi, ia sengaja ingin menghindari kyuhyun, karena memang seohyun masih kesal dengan kyuhyun. Kyuhyun yang baru saja keluar dari ruang operasi langsung berjalan mencari seohyun yang terlebih dulu keluar, ia hanya ingin menyapanya. Karena memang sudah beberapa tahun tak bertemu. Ia ingin menjalin hubungan baik sebagai teman mungkin dengan mantan istrinya tersebut.
Kyuhyun sudah mencari seohyun di seluruh lorong rumah sakit, tapi tidak ia temukan. Mungkin ia sudah pulang mengingat ini sudah malam. Kyuhyun putuskan berhenti mencari seohyun dan beralih ke parkiran untuk segera pulang. Mungkin besok ia akan menemui seohyun.
***
Hari ini adalah hari minggu dimana kyuhyun saat ini tengah menikmati liburannya, ia memandang sekeliling rumahnya terlihat sepi tidak seperti biasanya, kemanakah nuna serta kedua orang tuanya sepagi ini? Biasanya mereka akan terdengar suara ribut di dapur, tapi tidak ada seorang pun ia memutuskan untuk kembali kemarnya untuk bermain game. Memang apa yang harus ia lakukan selain bermain game? Ngomong-ngomong soal pasangan, sebenarnya setelah kyuhyun bercerai dengan seohyun ia sudah tak pernah berhubungan kembali dengan hyeojung, alasannya ternyata ia sudah dibodohi oleh hyeojung yang hanya memanfaatkan dirinya, dan sampai sekembalinya ia ke korea ia belum juga mendapatkan yeoja yang cocok dengannya. Ngomong-ngomong apakah seohyun sudah menikah kembali? Haish.. kenapa ia malah memikirkan seohyun? Sudahlah, pikirnya.
Dua jam sudah kyuhyun memaikan PSP kesayangannya tapi apa yang ia dapat “You Are Lose!” , kyuhyun yang kesalpun membanting PSPnya ke sofa di depannya. Tak biasanya ia kesal dengan benda tersebut. Mungkin moodnya sedang dalam keadaan tidak baik.

“haishh.. kenapa hari ini kau terlihat membosankan eoh?” maki kyuhyun pada PSPnya. Ia langkahkan kakinya ke balkon kamarnya, ia memandang lurus pemandangan di depannya. Ia dudukkan dirinya di kursi sambil sesekali menyenandungkan lagu, beginilah rasanya jadi duda yang kesepian.
Disisi lain ahra,hyunjoo dan kedua orang tuanya sedang dalam perjalanan menuju lotte world, hari ini mereka akan bersenang-senang seharian. Sebenarnya mereka merasa bersalah karena tidak mengajak kyuhyun ikut serta, tapi mau apa dikata kalau kyuhyun ikut dia akan tahu tentang hyunjoo. Lebih baik seperti ini bukan?
***
Beberapa hari ini seohyun selalu gelisah, mengapa? Well semua ini memang karena kyuhyun. Kyuhyun memang beberapa hari ini selalu mengusiknnya,dan juga sudah beberapa hari ini ia menghindar dari kyuhyun, tapi sepintar-pintarnya ia menghindar ia pasti akan bertemu lagi dengan kyuhyun mengingat mereka bekerja di tempat yang sama. Seohyun menggantungkan stetoskop di lehernya, kedua tangannya ia masukkan kedalam sakunya, ia berjalan di sepanjang koridor rumah sakit sehabis memeriksa pasiennya,langkahnya terhenti tatkala pundakknya tiba-tiba ada yang menyentuh, ia tolehkan kepalanya ke belakang menengok siapa yang menyentuhnya.
Deg
Ia kaget saat melihat orang yang menyentuhnya, siapa lagi kalau bukan kyuhyun, orang yang beberapa hari ini berusaha menemuinya, seohyun terdiam saat kyuhyun tersenyum manis padanya, ia ingin membalikkan badannya untuk menghindari kyuhyun tapi rupanya kyuhyun tak kalah cepat, ia buru-buru memegang lengan seohyun kuat, mau tak mau seohyun harus mengurungkan niatnya untuk menghindar.
Mereka kini tengah berada di sebuah café, tak ada yang mau membuka suara sedari tadi, seohyun menundukkan kepalanya sedari tadi, ia takut memandang wajah kyuhyun. Kyuhyun menghela nafasnya, akhirnya ia membuka suaranya.

“ekhem,, lama tidak bertemu denganmu seohyun-ah, bagaimana kabarmu?” kyuhyun merutuki kebodohannya kenapa ia malah mengucapkan kalimat itu? Sudah jelas-jelas seohyun baik-baik saja bukan?
Seohyun mendongakkan kepalanya menatap kyuhyun ragu, ia ingin menjawab pertanyaan kyuhyun tapi egonya melarang,sepertinya kali ini ia harus mengesampingkan egonya.

“ohh,, ne aku baik-baik saja, senang bertemu kembali denganmu kyuhyun-ssi” seohyun mencoba untuk tersenyum meskipun senyumannya terlihat aneh.

“oh ne, bagaimana kehidupanmu selama ini? Apakah kau bahagia? Apa kau sudah menikah kembali?” Tanya kyuhyun sekali lagi ia tidak bisa mengerem mulutnya untuk mengatakan hal tersebut, rupanya kyuhyun sangat ingin tahu sekali kehidupan seohyun setelah perceraian mereka. Mungkin saja kyuhyun ingin mendekati seohyun lagi yah menjalin hubungan baik sebagai teman mungkin.
Seohyun mengerutkan keningnya , mwo? Kenapa dia bertanya seperti itu? Batin seohyun.

“ne, aku sangat bahagia kyuhyun-ssi, hidupku sangat bahagia selama ini. Ke..kenapa kau bertanya seperti itu?” Tanya balik seohyun. Kyuhyun tergagap saat seohyun menanyainya balik.

“a..aku, aku hanya bertanya seohyun-ah.” Seohyun menganggukkan kepalanya paham, dalam hatinya ia ingin tertawa saat melihat raut wajah kyuhyun saat menjawab pertanyaannya.

“emm, kyuhyun-ssi aku mau pamit dulu ne? sudah sore..” seohyun berpamitan kepada kyuhyun seraya mengambil tasnya.

“oh, ne.. perlu aku antar?” tawar kyuhyun.

“ah,, tidak usah, aku bawa mobil sendiri.” Tolak seohyun sambil berlalu pergi.

Semenjak hari itu seohyun dan kyuhyun menjadi dekat kembali, mereka menjalin hubungan pertemanan. Hal itu membuat suster-suster, karyawan. Serta dokter muda yang mengidolakan kyuhyun menjadi iri dengan kedekatan mereka, tak ada yang menyangka kalau dulunya mereka adalah pasangan suami istri yang tidak harmonis hubungannya.
Meskipun hubungan mereka membaik tetapi seohyun tidak pernah sekalipun memberitahu kyuhyun kalau dirinya memiliki anak bersama kyuhyun sewaktu dulu. Yah, seohyun tidak ingin kyuhyun mengetahui tentang hyunjoo sedikitpun.
Oh ya, beberapa bulan ini kyuhyun juga terlihat sedang dekat salah satu dokter di rumah sakit tempatnya bekerja, dan kabarnya mereka sedang menjalin hubungan special, beberapa kali mereka terlihat sedang berkencan, kyuhyun juga berencana membawa yeoja yang di kencaninya untuk di kenalkan dengan keluarga besarnya . Seohyun juga engetahui hal tersebut, karena kyuhyun sering membicarakan yeojanya kepada seohyun tak jarang kyuhyun meminta saran kepada seohyun saat kyuhyun ingin memberikan sesuatu kepada yeojanya. Hal itu membuat seohyun kadang merasa risih dan sedikit cemburu, yah bagaimanapun ia masih memiliki sedikit rasa pada kyuhyun. Tapi apa yang bisa ia lakukan, ia hanya mantan istri dari seorang Cho Kyuhyun, ia tak berhak mencampuri urusan mantan suaminya tersebut. Dari pada mengurusi kyuhyun lebih baik ia kembali ke ruangannya.

Seohyun teringat, beberapa hari ini hyunjoo selalu menanyakan siapa appanya? Dan dimanakah appanya berada. Pertanyaan tersebut selalu terngiang-ngiang dalam memori seohyun, kenapa hyunjoo menanyakan hal itu? Padahal dulu dia sangat cuek dan tidak mau tahu soal itu. Ah, seohyun melupakan sesuatu kalau anaknya sekarang sudah tambah dewasa,pantas saja anaknya menanyakan hal tersebut. Terlebih lagi ia sudah bersekolah, meskipun masih di bangku kanak-kanak, pasti anaknya iri dengan temannya yang selalu diantar appanya. Hufft.. apa yang harus ia lakukan?  Belum sempat ia sampai di ruanggannya subuah getaran yang berasal dari sakunya mengusiknya.
Drrt…
Handphone Seohyun berdering, iapun memeriksa handphonenya ternyata dari sang eomma, iapun segera mengangkat handphonenya.
“yeobboseo.. eomma,ada apa?”

“hyunnie.., hyunjoo.. hyunjoo..” ucap ny.seo panic.

“iya, hyunjoo kenapa eomma?” seohyun tak kalah panik saat eommanya begitu panic saat menyebut hyunjoo,anaknya.

“hyunjo,, kecelakaan hyunnie.. dia, tertabrak mobil..” akhirnya ny.seo mengatakan yang sebenarnya terjadi.
Jderr..
Bagai tersambar petir di siang hari, seluruh tubuh seohyun mendadak melemas, ia terduduk di lantai koridor rumah sakit. Air matanya jatuh di kedua pipinya, tangan kanannya yang semula memegang handphone mendadak melemah handphone yang di pegangnya terjatuh di lantai.

“hyunnie..hyunnie..” ny. Seo memanggil seohyun di dalam telephone. Seohyun yang tersadar langsung mengambil handphonenya yang terjatuh.

“eomma.. sekarang hyunjoo ada dimana? Cepat katakan eomma!” teriak seohyun tanpa sadar, ia sudah sangat khawatir dengan keadaan anaknya.

“ia sekarang ada di rumah sakit tempatmu bekerja seo-ah kami sekarang sedang di IGD, cepat kemarilah !” perintah ny. Seo.

tanpa aba-aba seohyun langsung mematikan putusan telephonenya dan berlari ke ruang IGD, seohyun sangat takut sekali kalau terjadi sesuatu pada hyunjoo, ia tak mau kehilangan anaknya tersebut,baginya hyunjoo adalah hartanya yang paling penting di dunia ini. Sesampainya disana ia melihat kedua orang tuanya yang tengah khawatir, ayahnya sedari tadi mondar-mandir di depan pintu besar tempat cucunya yang sedang ditangani. Seohyun menghampiri orang tuanya dengan beruraian air mata. Sang eomma yang melihat kedatangan seohyun langsung memeluk anaknya. Ny.seo berusaha menguatkan anaknya, ia tahu seohyun sangat terpukul dengan berita ini.

“ eo..mma,, kenapa ini bisa terjadi? Jebal katakan eomma !” ucap seohyun parau. Ia terduduk di kursi, sang eomma memelukknya dari samping berusaha menenangkan seohyun yang terlihat syock, sebenarnya ia ingin menangis tapi ia tahan.

“kenapa harus hyunjoo, eomma? Kenapa bukan aku saja yang tertabrak? Jawab aku eomma! Jawab!, Aku memang bukan ibu yang baik, aku tidak pernah menemaninya sehingga kejadian ini terjadi..! aku memang orang tua yang tidak becus !”  seohyun memukul-mukul dadanya keras menyalahkan dirinya sendiri karena tidak becus menjaga anaknya sendiri.
Ny. Seo mengelus pundak anaknya berusaha menenangkan anaknya yang terus menyalahkan dirinya sendiri.

Seorang dokter tiba-tiba masuk ke dalam ruangan tempat hyunjoo tengah di tangani , dokter tersebut datang dengan beberapa perawat. Selepas dokter tersebut masuk Tn. Dan Ny. Cho datang bersama anak perempuan mereka,cho ahra. Mereka terlihat sangat khawatir dengan keadaan hyunjoo. Ahra mendekati seohyun lalu memeluknya, ia member semangat agar seohyun kuat dan tabah menghadapi cobaannya.

Dua jam sudah pintu ruang itu tertutup, belum satupun dokter atau perawat yang keluar dari ruangan tersebut. Tiba-tiba ruangn tersebut terbuka dan menampakkan seorang dokter, seluruh orang yang tengah menunggu hyunjoo kini mengerubungi dokter tersebut. Betapa kagetnya dokter tersebut yang ternyata adalah kyuhyun, ia melihat orang tua seohyun dan orang tuanya sendiri, nunanya serta seohyun tengah menangis di ruang IGD.  `Ada apa ini kenapa mereka semua menangis dan tampak khawatir, apa yang sebenarnya terjadi?` batin kyuhyun.

“kyu, bagaimana keadaan hyunjoo?” seohyun langsung menanyakan keadaan anaknya kepada kyuhyun dengan air mata yan sudah membanjiri pipinya sedari tadi. Ia tidak memikirkan apa nanti selanjutnya terjadi. Yang ia inginkan adalah mendengar anaknya dalam keadaan baik-baik saja itu sudah cukup baginya.

“oh, jadi tadi itu hyunjoo?” seohyun mengangguk lemah.

“jadi begini, keadaan hyunjoo masih kritis. Kami membutuhkan donor darah sekarang. Karena pasokan darah yang di miliki hyunjoo sekarang habis, saya mohon dari keluarga untuk bantuannya”. Jelas kyuhyun. Seohyun melemas, pasalnya golongan darah hyunjoo berbeda dengannya dan orang tuanya. Sekarang ia harus meminta pertolongan siapa?, bukankah golongan darah kyuhyun sama dengan hyunjoo? Tapi bagaimana caranya ia meminta? Apakah kyuhyun mau membantunya? Ya tuhann.. batin seohyun.
Ia terjatuh di lantai, ia tak sanggup berpikir jernih sekarang mengingat nyawa anaknya di ujung tanduk. Semua orang di sana memandang iba kepada seohyun. Tiba-tiba tuan Cho datang dan memegang tangan kyuhyun.

“kyu bantulah dia, selamatkan dia,nak.. appa yakin kau tidak akan menyesal membantunya” semua orang menatap tuan cho tak percaya. Kyuhyun yang masih bingung dengan ucapan appanya langsung mengangguk . sebenarnya ia masih bingung maksud dari “tidak akan mnyesal menyelamatkannya” itu apa? Tapi mengingat ini adalah jiwa manusia yang harus ia selamatkan iapun mengangguk setuju.

“kalian berhutang penjelasan padaku !” ucap kyuhyun saat akan masuk kembali ke ruangan tadi untuk di ambil darahnya.
***
Sudah beberapa hari hyunjoo tidak sadarkan diri,Kini hyunjoo telah di pindahkan ke ruang rawat,meskipun begitu keadaannya lambat laun membaik, seohyun selalu menemani hyunjoo siang malam, ia ingin memastikan anaknya dalam keadaan yang baik. Seohyun mengelus telapak tangan anaknya sesekali ia mengecup kening anaknya yang masih memejamkan matanya tersebut. Ia memandang lirih anaknya, ia terus saja menyalahkan dirinya atas kejadian ini.
“sayang, maafkan eomma.., eomma memang bukan eomma yang baik untukmu..,hiks..” seohyun mengelus kepala hyunjoo yang di perban. Air matanya terus bercucuran.

“eomma minta maaf karena tidak becus menjagamu nak, eomma janji setelah kau sadar, hiks,, eomma akan memberitahumu dimana appamu” lanjut seohyun. Ia mengecup kening hyunjoo yang masih di perban.
Tok tok tok..
Seohyun buru-buru mengelap air matanya.

“ masuk..” ucap seohyun parau tanpa menghiraukan tamu yang kan datang, ia lebih memilih memandangi anaknya yang terbaring lemah di ranjang rumah sakit. Seorang namja berkulit putih pucat datang membawa sebucket bunga dan buah, namja tersebut memang baru kelihatan hari ini, beberapa hari ini namja tersebut memang tidak menampakkan batang hidungnya, dan sekarang ia datang dengan sebucket bungan dan buah.

“seohyun-ah..” panggil namja tersebut sambil meletakkan bunga dan buah yang ia bawa di meja di samping ranjang hyunjoo. Seohyun menoleh karena merasa namanya di panggil. Namja tersebut adalah Kyuhyun, ia mendekati seohyun yang berada di samping ranjang hyunjoo.

“mianhae seohyun-ah.. mianhae, jeongmal mianhae..” ucap kyuhyun dengan penuh penyesalan, namja tersebut bertekuk lutut di hadapan seohyun. Seohyun tercengang karena tiba-tiba kyuhyun bertekuk lutut di hadapannya. Ia tidak tahu harus berbuat apa, kenapa kyuhyun tiba-tiba datang dan berlutut di hadapannya.

“oppa, berdirilah.. kenapa oppa seperti ini?” Seohyun membantu kyuhyun untuk berdiri, ia ulurkan tangannya pada kyuhyun dan kyuhyun menerima uluran tangannya.

“hyun, aku sudah tahu semuanya, termasuk tentang hyunjoo” ucap kyuhyun. Seohyun terdiam, ia tidak bisa berbicara barang sepatahpun. Ia sudah tahu kalau nantinya akan seperti ini. Beberapa hari ini ia juga menyiapkan mental untuk hal ini.

“appa dan eomma sudah menceritakan semuanya.. kenapa kau menyembunyikan hal sepenting ini? Kenapa seohyun-ah?”  kyuhyun mendesak seohyun. Seohyun terus saja diam saat kyuhyun mendesaknya, iapun menarik tangan kyuhyun keluar ruangan karena ia tak mau anaknya mendengar semua ini.
Di taman belakang rumah sakit seohyun dan kyuhyun duduk di bangku panjang, seohyun tetap berusaha diam dan mencoba mendengar semua yang akan kyuhyun katakan.

“aku tahu aku memang namja yang jahat, namja yang tidak tanggung jawab dan tidak tahu diri yang terang-terangan menjalin hubungan dengan yeoja lain di hadapan istrinya,aku memang salah dalam hal ini seohyun, apakah karena itu kau tak memberitahuku? Apa aku bukan calon ayah yang baik untuk anakku, sehingga kau tidak memberitahuku..?” seohyun menarik nafasnya dalam mencoba menetralisir dadanya yang sesak karena pengakuan salah dari kyuhyun. Ia terharu atas ucapan kyuhyun. Sekarang ia telah siap untuk menjawab semuanya.

“tidak oppa, bukan karena itu.., ini bukan salah mu oppa.., sejak kejadian dimana aku melihatmu dengan hyeojung eonni di apartmen kita aku sadar kalau aku memang benalu dalam kehidupanmu. Aku tak ingin mengganggu hubunganmu dengan hyeojung eonni, maka dari itu aku memutuskan untuk bercerai denganmu, meski awalnya di tolak oleh appa dan eomma.soal kehamilanku.. aku baru mengetahuinya setelah kita resmi bercerai, dan saat itu kau sudah berangkat ke Amerika, aku berpikir kalau aku memberitahukan kehamilanku maka aku akan menjadi penghalang hubunganmu dengan hyeojung eonni. Aku juga memaksa eomma dan appa Cho untuk tidak memberitahukan ini semua kepadamu,aku ingin kau hidup bahagia oppa.. ” seohyun menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Kyuhyun tampak tak percaya dengan cerita seohyun. Kenapa seohyun berpikiran seperti itu?

“ya, kau benar.. aku memang bahagia seohyun-ah selama ini.. kau benar ! aku bahagia di atas penderitaanmu selama ini ! dan itu membuatku sangat merasa bersalah padamu dan juga hyunjoo !” kyuhyun menitihkan airmatanya di depan seohyun, ia menangis, menangisi semua kesalahnnya pada seohyun dan hyunjoo, ia merasa menjadi namja yang pengecut. Seohyun yang tadinya tegar mendadak ikut menangis, ia juga bersalah karena tak memberitahu kyuhyun. Seohyun memeluk kyuhyun untuk menenangkannya.

“sudahlah oppa, tak usah begitu, sekarang semuanya telah terjadi. Tak ada yang perlu di sesali, sekarang kau masih bisa melihat hyunjoo tumbuh besar, kau juga masih bisa menemuinya, kau bisa oppa.. kau bisa menjadi appa yang baik untuk hyunjoo..” kyuhyun terharu atas ucapan seohyun barusan, ia menatap seohyun penuh arti. Apakah ini berarti seohyun sudah memaafkannya? Dan menerimanya sebagai hyunjoo appa?

“kk..kau memaafkanku seohyun?” seohyun mengangguk. Kyuhyun merangkul pundak seohyun dan memeluknya.seohyun kikuk saat kyuhyun memeluknya, ia berusaha melepaskan pelukan dari kyuhyun.

“wae?” Tanya kyuhyun.

“oppa, aku tak enak dengan yeoja chingumu oppa, meskipun kau adalah appa dari anakku, tapi.. kau sudah memiliki seorang kekasih..” jelas seohyun, kyuhyun tersenyum, rasanya ia ingin tertawa kencang saat seohyun berbicara seperti itu.

“wae oppa? Apa ada yang salah?” Tanya seohyun penasaran. Kyuhyun yang sudah tak tahanpun langsung tertawa kencang, seohyun memukul lengan kyuhyun karena menertawakannya. Ia kesal pada kyuhyun.

“hei.. jangan marah, aku hanya bercanda tadi.. seohyun, hei seohyun..” kyuhyun membujuk seohyun yang sedang marah.

“seohyun, kau tahu.. aku sudah memutuskan yeoja chinguku beberapa hari yang lalu setelah aku mengetahui kalau hyunjoo adalah anakku..” aku kyuhyun. Seohyun kaget dengan ucapan kyuhyun barusan.
Benarkah itu? Kyuhyun memutuskan yeoja chingunya? Batin seohyun. Ia tetap duduk membelakangi kyuhyun.

“ayolah seohyun, kau tak kasihan padaku?” kyuhyun membujuk seohyun. Seohyun yang kasihan pada kyuhyunpun membalikkan dirinya.

“aku hanya bercanda oppa..hehehe”  kyuhyun syock, jadi seohyun mengerjainya begitu?

“sudahlah oppa, lagi pula aku harus menjaga hyunjoo kembali, aku tak mau kalau dia sadar nanti aku bukanlah orang yang dilihatnya pertama kali..”

“emm.. kajja kita ke ruangan hyunjoo..” kyuhyun menggandeng tangan seohyun menuju ruang rawat hyunjoo. Sedangkan seohyun tampak canggung di gandeng oleh kyuhyun.
****
Pagi ini Seohyun sedang menyuapi hyunjoo, yah, hyunjoo sudah sadar kemarin, dan kini keadaannya mulai membaik. Mungkin tiga hari kedepan ia di ijinkan untuk pulang.
Saat seohyun tengah asyik menyuapi anaknya, tiba-tiba pintu ruangan kamar hyunjoo tiba-tiba terbuka dan menampakkan sesosok namja tampan yang berpostur tinggi dan putih itu.

“eomma.., ahjussi ini siapa?” Tanya hyunjo saat kyuhyun baru saja datang dengan membawa seikat bunga seperti biasanya. Seohyun menengok kearah pintu ia menyapa kedatangan namja tersebut dengan tersenyuman manisnya.

“eomma..” hyunjoo menarik-narik baju seohyun karena tak menjawab pertanyaannya. Seohyun langsung menatap anaknya yang tampak cemberut karena ia abaikan.

“ ne chagiya.. waeyo?” hyunjoo mempoutkan bibirnya. Seohyun mencubit pipi gembul anaknya sangking gemasnya.

“eomma..!” protes hyunjoo. Kyuhyun menghampiri anak dan ibu yang sedang sedang ribut tersebut.

“hai.. hyunjoo-ah!” sapa kyuhyun pada hyunjoo. Hyunjoo mengerutkan dahinya saat di sapa kyuhyun. Ia bingung kenapa orang itu tahu namanya? Ia tidak merasa pernah bertemu dengan namja tersebut.

“hyunjoo-ah, kau pernah bertanya pada eomma siapa appamu dan dimanakah dia? Iyakan?” hyunjoo mengangguk.

“dan, sekarang eomma akan memberitahumu, hyunjoo-ah, kau lihat orang yang ada di samping eomma.. dia adalah appamu, orang yang yang selama ini kau tanyakan chagiya..” jelas seohyun sambil mengelus kepala anaknya tersbut,hyunjoo menatap tak percaya pada eommanya, benarkah lelaki yang tersenyum manis di samping eommanya itu adalah appanya?

“Ap..ppa..”  panggil hyunjoo pada kyuhyun. Kyuhyun menganggukkan kepalanya ia dekati sang anak lalu memeluknya, hyunjoo memeluk kyuhyun erat serasa tak mau ia lepaskan. Rasa rindunya pada sosok ayah seakan terobati saat itu juga, seohyun menghapus air matanya yang jatuh karena terharu melihat anaknya yang sangat bahagia bertemu dengan sang ayah.

“appa.. jangan tinggalkan hyunjoo ne?” pinta hyunjoo dengan wajah yang sendu. Ia tak ingim appanya pergi meninggalkannya lagi.

“ne, yakso..! appa janji chagiya..”

seohyun mengelus puncak kepala anaknya.ia merasa lega, karena Sekarang anaknya bisa berbahagia bertemu dengan appanya. Meskipun di dalam hatinya juga menahan sakit yang teramat dalam. Tapi, demi kebahagiaan anaknya ia akan berusaha melakukan apapun yang anaknya inginkan. Yah,, memang itulah tugasnya sebagai seorang eomma.
***
Sudah beberapa bulan sejak kejadian kecelakaan itu, sekarang hyunjoo sudah kembali beraktifitas seperti biasanya, dan soal hubungan seohyun dan kyuhyun, mereka memutuskan untuk menjalin hubungan baik sebagai sahabat sekaligus patner orang tua untuk mengasuh anak mereka,hyunjoo. Soal untuk menjalin hubungan yang lebih mereka belum memutuskan,padahal kyuhyun sudah berusaha untuk meyakinkan seohyun untuk menerimanya kembali, meskipun begitu seohyun masih menolak kyuhyun karena seohyun masih menata hatinya untuk menerima kembali kyuhyun sebagai pasangan hidupnya,  meskipun kedua orang tua mereka sudah mendesak mereka untuk menikah kembali.

Hari ini sepulang hyunjoo akan di jemput oleh kyuhyun, rencananya mereka akan mampir ke toko mainan, karena sedari kemarin hyunjoo merengek ingin dibelikan mainan.
Sehabis membeli mainan mereka mampir ke rumah sakit untuk menemui seohyun.
“eomma..” panggil hyunjoo sambil berlari kearah seohyun, kyuhyun yang berada di belakang hyunjoo berjalan mengikuti hyunjoo yang berhambur ke pelukan sang eomma.

“nae adeul..” seohyun membalas pelukan hyunjoo.

“ehemm.. hey kalian melupakan diriku !” protes kyuhyun dengan wajah yang di buat cemberut dari arah belakang, seohyun dan hyunjoo tersenyum mendengar protesan dari kyuhyun.

“appa, kau sudah tak pantas bersikap seperti itu ! seperti anak kecil saja ! aku saja yang masih kecil tak pernah begitu.” ucap hyunjoo pada sang appa, kyuhyun membelalakkan matanya. Mwo? Kenapa anaknya bisa berucap seperti itu? Malah disini ia seolah-olah lebih bersikap  kekanak-kanakan dari pada anaknya.

“sudahlah..  “ lerai seohyun pada kyuhyun dan hunjoo sebelum anak dan ayah itu berdebat lebih dalam lagi.

“hyunjoo-ya, kau tidak boleh begitu sayang, begitu-begitu juga dia adalah appamu chagi..” nasehat seohyun pada sang anak. kyuhyun yang mendengar seohyun menceramahi hyunjoo malah tersenyum, ia senang ada orang yang berada di pihaknya. Seohyun berbalik menatap kyuhyun tajam, seperti akan menelannya hidup-hidup. Kyuhyun bergidik ngeri melihat tatapan seohyun yang err… garang.

“kau juga oppa, kau seharusnya harus bersikap dewasa ! kau ini sudah punya anak, seharusnya kau bisa memberi contoh yang baik bukannya member contoh yang buruk” seohyun balik memarahi kyuhyun setelah menasehati sang anak. hyunjoo yang ada di samping seohyun menjulurkan lidahnya pada kyuhyun. Kyuhyun menundukkan kepalanya. Seohyun menengok  sekilas hyunjoo yang sedang mengejek sang appa.  Seohyun menghela nafasnya sambil menggelengkan kepalanya.

“hyunjoo..” panggil seohyun pada anaknya. hyunjoo yang kaget langsung menghentikan aktifitasnya yang tadi, lalu tersenyum manis pada sang eomma.

Sungguh tampak keluarga yang bahagia bukan?  Setidaknya itulah yang ada di pikiran orang-orang.
***
Malam harinya kyuhyun mengantarkan hyunjoo dan seohyun pulang kerumah orang tua seohyun, setelah sampai di depan rumah, kyuhyun menggendong hyunjoo yang tertidur  masuk kedalam rumah, tak lupa ia menaruh hyunjoo di tempat tidurnya. Kyuhyun menarik menyelimuti anaknya tersebut, setelah itu ia memberikan kecupan pada dahi anaknya tersebut.
Seohyun memperhatikan perlakuan kyuhyun pada  hyunjoo, terlihat sekali kalu kyuhyun sangat menyayangi putra semata wayangnya, meskipun sering kali mereka bertengkar karena hal-hal sepele. Setidaknya itulah cara ayah dan anak tersebut mengungkapkan rasa sayang mereka. Seohyun tersenyum sambil memperhatikan kyuhyun, kyuhyun menoleh kearah pintu dan terlihat seohyun yang sedang tersenyum padanya, ia hampiri yeoja tersebut.

“hyun, aku ingin bicara sebentar..” kyuhyun menarik lengan seohyun menuju ruang tamu yang letaknya tak jauh dari kamar hyunjoo, tak ada penolakan dari seohyun. Sesampainya disana kyuhyun mendudukkan seohyun di sampingnya, ia tolehkan badannya menghadap seohyun, ia genggam kedua telapak tangan seohyun erat, kyuhyun menatap seohyun dengan tatapan sulit diartikan, seohyun bingung dengan situasi ini, apa yang akan kyuhyun lakukan?

Di sisi lain, kyuhyun tengah memantapkan hatinya untuk mengikat kembali seohyun seperti dahulu, cukup sudah beberapa bulan ini untuk seohyun berpikir kembali dan menata hatinya untuk menerima dirinya kembali. Ia menarik nafas dalam-dalam untuk mengurangi kegugupannya. Sedangkan seohyun merasa risih dengan tatapan kyuhyun, ia mencoba untuk menarik telapak tangannya yang tengah di genggam kyuhyun, tapi sayangnya kyuhyun menggenggam tangan seohyun erat.

“ehemm..” seohyun berdehem mencairkan suasana yang agak canggung karena sedari tadi kyuhyun terus menatapnya, kyuhyun yang tersadar lalu melepaskan genggamannya dan terlihat salah tingkah.

“oppa.. oppa ingin mengatakan apa?” Tanya seohyun dengan wajah polosnya.

“emm, seohyunnie,, oppa.. oppa..” kyuhyun menggantungkan kalimatnya, sejujurnya kini ia tengah dilanda kegugupan. Apakah seperti ini rasanya saat melamar seorang yeoja? Pikir kyuhyun.

“ne?”

“emm,, hyun.. em.. MARI KITA MENIKAH !” ucap kyuhyun spontan.

Seohyun mencelos kaget dengan ucapan kyuhyun barusan. Mwo? Kyuhyun mengajaknya menikah? Tidak romantis sekali ! batin seohyun. Tapi setidaknya kyuhyun berani mengajaknya menikah. Sebenarnya sudah satu bulan ini seohyun menanti kyuhyun untuk mengajaknya menikah kembali, tapi kenapa kyuhyun melamanya dengan cara seperti ini? Tak ada romantis-romantisnya, padahal seohyun mengharapkan kyuhyun untuk melamarnya dengan cara-cara romantis seperti dalam drama-drama yang sering ia tonton. tapi ia tetap harus bersyukur karena sudah beberapa bulan ia menggantungkan lamaran kyuhyun, setidaknya sekarang kyuhyun melamarnya kembali, coba kalau kyuhyun terlanjur frustasi dan tak jadi melamarnya, ia akan menyesal seumur hidup.

“hyun.. bagaimana? Kau mau kan menjadi istriku, kembali?” Tanya kyuhyun, sebenarnya ia tak enak hati harus melamar seohyun dengan cara seperti ini tak ada romantis-romantisnya, tapi suasana kali ini sangat mendukung. Terlebih suasana hati seohyun sedang dalam keadaan baik.

“otte? Kau maukan?” Tanya kyuhyun memastikan kembali. Seohyun menghela nafasnya dalam-dalam. Ia anggukkan kepalanya tanda setuju.

“JINJA?” teriak kyuhyun. kyuhyun bersorak senang sambil meloncat kegirangan, akhirnya seohyun menerimanya kembali.

“oppa jangan teriak-teriak, nanti hyunjoo bangun bagaimana?” kyuhyun menghentikan aksinya lalu memeluk tubuh seohyun erat.

“gomawo seohyun-ah kau sudah mau menerimaku kembali.. saranghae..” ucap kyuhyun lalu mengecup dahi seohyun.

“nado saranghae oppa..”  jawab seohyun, kyuhyun menatap seohyun lalu beralih menuju bibir cherry seohyun, ia menarik engkuk seohyun lalu menempelkan bibir tebalnya pada bibir mungil seohyun, tak ada lumatan hanya ciuman ringan yang mereka lakukan.

“oppa.. sudah malam, sebaiknya oppa pulang..nanti eomma Cho khawatir bagaimana?” suruh seohyun.

“ahh,, kau tak usah khawatir, eomma tak akan mengkhawatirkanku, lagi pula aku sudah dewasa. Emm.. seohyun, bolehkah aku menginap disini malam ini?” Tanya kyuhyun dengan senyuman evilnya. Seohyun bergidik ngeri melihat senyuman kyuhyun yang err..

“o..oppa.. mau menginap?”

“ne.. aku ingin menginap, dan..” kyuhyun menggantungkan kalimatnya lalu mendekati seohyun, seohyun berjalan mundur.

“dan apa oppa?” seohyun memundurkan langkahnya.

“dan..dan aku ingin tidur bersamamu malam ini.. lagi pula sebentar lagi kita akan menikah, tak ada salahnya bukan kalau kita pemanasan terlebih dahulu untuk proses pembuatan baby Cho generasi dua..” seohyun membulatkan matanya tak percaya, dasar kyuhyun pervert!

“ANDWE….!” Tolak seohyun kencang, sedangkan kyuhyun malah tertawa terbahak-bahak mendengar penolakan seohyun. #DasarpasanganAneh

~THE END~

Advertisements

Author:

Chwang Wifey 😘😘

31 thoughts on “LOVE DISEASE End

  1. Haha ending yg bahagia… tp yg disayangkan itu las kyu ketemu seo lg tp dia malah suka bahkan pacaran lg dgn yeoja lain.. kyu beneran cinta sama seo kan ya, bukan krn rasa tanggung jawab doang kan… hehe

  2. kirain pas seo ninggalin kyu,kyu bakal prustasi atau menyesal gt,dan waktu ketemu seo lg kirain kyu bakal ngejar2 seo buat balik dengan nya,eh kyu malah punya yeoja lain,tp syukurlah akhirnya seokyu bersatu dan mau menikah lg,endingnya lucu dasar epil yad0ng 😀

  3. yeay Happy ending.. Akjirnya Kyuhyun dan Seohyun bersatu kembali.. Tapi Kyuhyun koq pervert ya?? Tapi gk papa lah *plak eonni buat sequel ya 😀

  4. wkwkwkw akhirnya happy endddd … dan end nya koplak bgt sumpah wkwkw 😀
    si kyu pervert akut amat dah ah hihi 😀
    ah akhirnya walau sempet sedih gegara hyunjoo kecelakaan tapi akhirnya dibalik musibah itu ada jalan untuk kembalinya seokyu kekeke 😀
    bagus authooorrrr i like it!!!!!! 😀

  5. akhirnya seokyu brstu jg!!
    tp kyuppa ny krang d bri plajaran!!
    hrusnya kyuppa d bkin mnyesal dlu dh mnyakiti seo d msa lalu!!

  6. Astaga kyu oppa….
    Aku kira bakalan sad ending taunya happy ending
    Seneng liat mereka bersatu lagi keluarga yang manis sekaligus aneh

  7. Fiuuhhh, akhirnya happy ending!! untung aja kyu mutusin pacarnya dan seo mau nerima kyu kembali!!
    Ckckckck kyu pervert pasti dia mau bikin next baby cho tuh, heeem!!!-_-“

  8. Holaaaaaa kkk~
    Sbnrnya di chap sebelum nya aku blm comment kkk~ mianhae unnie 😞
    Hmm crta nya terlalu singkat nih unn seharus nya di jelasin jga wktu seo lahiran dan kok bsa ketemu sma sungmin oppa?? Dan disini kyu oppa kurang berjuang untuk mendapatkan hati nya seo lg klo menurut aku sih terlalu mudah hihi
    Aku aja bingung dia suka bnran apa gk sma seo 😓

    Hehe mian nde unnie aku terlalu cerewet 😂😂😂

  9. happy ending yeay…wlw sempat sebal dengan sifat kyupa tapi untung kecelakan hyunjo memberi hikmah paxa seokyu dan mereka akhirnya bisa bersama kembali sebagai keluarga yang utuh

  10. Gue greget….enak bngt hdup kyu udh nykitin seo truz ktemu bknnya mnta maaf mlh pnya yoeja lain,eh pas tau seo dan anknya mlh mnta maaf dan seo lngsung nerimah aj gtuh??? Hruasnya kyu d buat mndrita dlu thor bru greget critanya dan psti bnyx komen dan yg sukanya

  11. Yaela kyu mesum aja dipikirannya…
    Wkekek
    Untunglah semua kembali normal, hyunjoo uda tau kalau seo ayahnya…
    N seo n kyu rujuk krmbali…
    Yeeeeeyyyyyy

  12. Yaela si kyu tetep sja mesum…
    Wkwkwk
    Untung deh hyunjoo uda tau siapa ayah kandungnya berkat kecelakaan itu…
    N kyu n seo akhirnya rujuk…
    Yeeeeyyyyyy

  13. Mentang2 kyu udah pernah nikah sama seo, ngelamarnya gutu amat, nodong itu sih hahahaha,,,tapi bagus deh mereka ngga sad ending jadinya

  14. happy ending yay. kyu nya beneran cinta sm seo kah soalny kan dia prnh pacaran sama yg satuny lg itu. trs kok seony bs tbtb melunak stelah kejadian cafe.. tp gapapa deh yg penting happy ending

  15. Sebenarnya aku kuarang suka sama cerita ini. Entahlah tp masih ada yg mengganjal. Semua terjadi hanya karena ‘posisi’ menurutku.
    Tapi keseluruhan bagus kok, cuma ada kesalahan sebut nama hyunjoo di awal.
    KEEP WRITING EONNI^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s