Widow and Widower (4)

Widow and Widower

image

Author.  : L~Cho
Cast.    : Cho Kyuhyun >< Seo joohyun
Genre.   : romance, sad.
Leght.   : Oneshoot

********
Seohyun menarik nafasnya dalam-dalam mencoba menetralisir degupan jantungnya yang sedari tadi berdebar-debar tak menentu membuat nafasnya ikut-ikutan sesak. Hari ini adalah hari pertama ia bekerja kembali setelah kejadian di Jeju kemarin. Sebenarnya ia juga merasa bersalah karena telah mengatai bosnya dengan seenak jidatnya. Asalkan kalian tahu, kemarin kyuhyun langsung meninggalkan seohyun seorang diri di cottage dan langsung kembali ke Seoul malam itu juga.

Jika kalian menjadi seohyun, pasti kalian akan kesal setengah mati, apalagi kalian dalam situasi yang tidak baik. Dalam hati seohyun mengumpat kelakuan bosnya yang pengecut itu. Untungnya pagi harinya seseorang datang dan mengaku utusan kyuhyun, menjemputnya dan mengantarkannya ke bandara sehingga sekarang ia bisa ada di Seoul.

Seandainya orang itu tidak datang, seohyun tak tahu harus bagaimana untuk kembali pulang, karena ia tak membawa uang sepersenpun saat Kyuhyun memaksanya ikut ke Jeju. Kini ia bisa bernafas lega karena ia dapat kembali ke Seoul dengan tanpa kekurangan satu apapun.

Langkah kaki seohyun terhenti saat ia berpapasan dengan sosok lelaki tinggi besar dengan setelan mahal yang melekat sempurna di tubuhnya. Seohyun membungkuk hormat saat sosok tersebut berjalan mendekat, tetapi apa yang terjadi? Sosok tersebut langsung berjalan menjauh tanpa memperdulikan kehadirannya.Seohyun mendengus, apakah ia sudah sangat keterlaluan? Sampai-sampai bosnya tak menoleh Atau sekedar memberikan senyuman manis untuk menghargainya sebagai karyawan yang baik? Lupakan saja seohyun.. Bosmu sedang marah padamu. Lalu ia putuskan untuk pergi ke mejanya dan kembali bekerja.

Tiga jam sudah seohyun berkutat dengan kertas-kertasnya, akan tetapi tak satupun tugasnya ada yang beres, fikirannya sedang kacau sampai-sampai tak ada satupun pekerjaannya yang beres. Biasanya ia dapat menyelesaikannya dalam 15 menit, namun sekarang ia tak bisa menyelesaikan. Ia tengguk air putih yang ada dalam botol minumnya. Mungkin saja ia dehidrasi sehingga kurang fokus.

Saat ia akan melanjutkan pekerjaannya, tiba-tiba telephone di mejanya berdering. Ia pun meletakkan kembali kertas yang akan ia baca dan balik mengangkat telephone.

“Yeoboseyo”

“Dimana Kyuhyun oppa? Kenapa dia tàk menganggkat telphoneku? Sesibuk apasih dia sampai-sampai melupakanku? Aishh, aku kesal sekali. Akhir-akhir ini ia mulai jarang menemuiku bahkan menghubungiku saja hampir tak pernah. Lha kenapa aku Malah curhat padamu. Lupakan, aku cuma ingin pesan satu hal padamu untuk menyuruh kyuhyun oppa menghubungi balik” ucap yeoja itu panjang lebar.

“Ne, nanti saya sampaikan.. Mm, saya berbicara dengan nona siapa?”

“Moon jaehee. Aku harap kau menyampaikan pesanku. Ingat jangan sampai lupa ! INI penting sekali”

“Nde, nona tidak usah khawatir. Pasti saya sampaikan, selamat siang dan terima kasih” seohyun menaruh ganggang telephone dengan kasar.Bagaimana tidak? Moodnya sedang buruk lalu pekerjaannya tak ada yang beres dan sekarang salah satu kekasih bosnya menelphone dan memaki-maki karena kesal telephonenya tidak diangkat oleh bosnya. “What the fuck !” Umpat seohyun dalam hati.

Ia meraih botol minumnya lagi Dan menenggaknya sampai habis. Ia menyenderkan punggungnya pada sandaran kursi dan menggunakan tangan kanannya untuk memijat pilingan kepalanya yang semakin berdenyut pusing. Sedangkan tangan kirinya meraih kembali kertas yang sempat is baca Tadi Dan..

Kring.

Deringan telephone sekali lagi mengganggu fokus seohyun.Ia mmeamndang sebal pada telephone label di mejanya. Mungkin ini pertama kalinya ia merasa terganggu dengan deringan telephone itu karena memang ia Sudah bad mood sejak kemarin apalagi tadi pagi ia diacuhkan. Sekali lagi Ia raih ganggang telephone itu dengan kasar Dan ia menempelkannya pada telinganya

“Yeoboseo.”

“Seohyunnie, ini eomma..”

“Eomma? Ada apa? Tak biasanya eomma menelphone dengan Nomor kantor?”

“Aishh, kau ini dari Tadi eomma menelphonmu tapi talk ada satupun panggilan yang kau angkat ! ” seohyun mnepuk jidatnya. Pasalnya ia melupakan handphonenya yang mungkin sekarang tergeletak di ranjang apartment nya.

“Maaf eomma, aku baru ingat kalau handphoneku tertinggal di apartmentku..”

“Ya Sudah lupakan saja, ada hal penting yang ingin eomma sampaikan..”

“Apa itu eomma?”

“Pokoknya penting sekali, eomma tidak bisa cerita disini. Lebih baik sepulang kerja mampirlah kerumah dulu. Okey sayang? Eomma tunggu ! Awas saja Kalau kau tak datang ! Eomma tutup dulu telephonnya. Bye hyunnie..” Sambungan telephone terputus.

“Tunggu eom..ma..!” Seohyun mendengus kesal. “Apa-apaan sih eomma, malah diputus sepihak ! ” gerutunya pada ganggang telephone lalu diletakkannya kembali pada temp at semula.

Seohyun kembali menyenderkan punggungnya pada sandaran kursinya. Pikirannya kembali kacau setelah ibunya menelphone. Karena tak biasanya sang eomma menelphonenya Dan menyuruh untuk mampir kerumah jika tidak ada suatu hal yang penting, pikirannya melayang pada keinginan ayahnya untuk menjodohkannya dengan anak dari sahabatnya sebulan yang lalu. Apa jangan-jangan ibunya menyuruhnya untuk pulang untuk dijodohkan? Andwe… Ia tak menginginkan untuk menikah lagi dalam waktu dekat. Ia masih trauma dengan kejadian kemarin itu, saat dirinya ditipu namja kurang ajar itu.

Seohyun mengetuk kepapalanyaelan. ‘Aish… Seohyun, jangan buruk sangka dulu. mungkin eommamu mau mengajakmu liburan atau membelikanmu sebuah lamborgini keluaran terbaru.’ Pikir seohyun berusaha berpositif thinking.

Ia pun kembali menata fokusnya yang sedari tadi kacau. Dilihatnya jam tangannya, ternyata sudah jam istirahat, ia pun bergegas membereskan pekerjaannya Dan pergi ke cafe untuk makan siang.

Disisi lain Kyuhyun tengah menyibukkan dirinya dengan bermain golf di halaman rumahnya. Hari ini ia memutuskan untuk tidak bekerja dan memilih bermain golf. Sebenarnya tadi pagi ia sudah dari kantor tapi tak lama kemudian ia pulang kerumah setelah berpapasan dengan sekretarisnya, seohyun. Wanita yang membuat perasaannya tak tentu arah.

Sebenarnya ia bingung sendiri kenapa dia begitu sangat marah saat teman-temannya menggoda seohyun yang nyatanya bukan siapa-siapanya, dia hanya sekretarisnya tak lebih. Mengingat ucapan dan perbuatannya kemarin membuatnya sangat bersalah. Pengecut. Gelar itu pantas diberikan untuk dirinya yang tak berani bersikap gentle layaknya laki-laki sejati yang sering diajarkan ayah dan kakeknya sejak kecil. Ia malah melarikan diri dan bersembunyi, lari dari masalah bukan menghadapinya.

Wanita itu, seohyun. Kenapa wajahnya selalu membayang-bayanginya. Hampir setiap malam ia tak bisa tidur karena terus-terusan melihat bayangan yeoja itu dimana-mana. Bahkan pernah sekali ia pernah bermimpi erotis bersama sekretarisnya itu, sehingga keeesokan harinya adik kecilnya yang terbangun sulit sekali untuk ditidurkan.

Entah pesona apa yang ditebarkan oleh seohyun sehingga mampu membuat cassanova seperti dirinya mampu bertekuk lutut diawal pertemuan mereka hanya dengan melihat bibir mungilnya yang diberi hiasan merah menggoda. Kalian tentu ingat kenapa kerap kali kyuhyun selalu komplain saat seohyun memakai lipstik merahnya. Bukannya kenapa-napa tapi karena lipstik merahnya itulah dirinya merasakan siksaan gairah untuk sekedar mencicinya.

Haish, kenapa pikirannya melantur kemana-mana? Tapi memang seohyun adalah wanita hebat. Sadar ataupun tidak kehadiran seohyun mampu mengusir posisi jiyeon, mendiang istrinya yang meninggal setelah bertahun-tahun hatinya masih stuck pada mendiang istrinya.

Diayinkannya tongkat golfnya pada bola kecil yang ada di samping bawahnya dan strike.

Prok prok

Kyuhyun mengalihkan pandanganya pada sosok di belakangnya.

“Wahhh hebat sekali kau tuan cho..” Kyuhyun memicingkan matanya.

“Itu tidak seberapa tuan Lee..” Balas kyuhyun sambil memamerkan senyum miring khasnya.

“Heyy brother, tak biasanya kau bersantai ria dirumah pada saat jam kerja?” Ucap namja bermarga lee tersebut sambil memberikan tonjokan pelan di lengan bahu kyuhyun.

Kyuhyunpun merapikan stick golfnya Dan menaruhnya kedalam tasnya.

“Aku sedang ingin berlibur” jawabnya singkat.

“Benarkah? Berarti aku bisa leluasa menggoda sekretaris cantikmu itu..” Ucap namja tersebut dengan mata berbinar.

“Apa maksudmu?” Ucap kyuhyun pura-pura tak peduli padahal di dalam hatinya, dia ingin sekali membungkam mulut hyukjae dengan kaos kakinya yang belum ia cuci selama sebulan. Berani-beraninya ia ingin menggoda seohyun. Batinnya.

“Maksudku hanya satu, menjadikan seohyun sebagai salah satu teman kencanku atau.. Teman one night stand ku..”ucap hyukjae a.k.a eunhyuk dengan nada menggoda. “Sayang sekali kalau perempuan secantik dan sesexy seohyun tidak digunakan, malah dianggurkan. Lebih baik ia bersamaku ku jamin dia akan merasakan surga dunia yang sesuangguhnya..” Lanjut hyukjae sembari membayangkan sosok cantik seohyun.

Kyuhyun terlihat mengepalkan kedua tangannya erat, kilatan amarah terpancar jelas di kedua matanya, Kyuhyun mengerang marah. Ia ingin sekali menonjok muka hyukjae karena dengan berani membicarakan hal seperti itu didepannya. Di depan dirinya yang tengah galau karena perasaannya akan seohyun. Jika ia tidak ingat kalau hyukjae adalah sahabatnya mungkin sekarang hyukjae sudah jadi mayat.

“Hey kyu, kau kenapa? Apa kau…” Ucap hyukjae yang baru menyadari perubahan ekspresi kyuhyun. “Ahhh.. Aku tahu, kau sedang cemburu ya? Mengaku saja? Iyakan…” Goda hyukjae sembari menyenggol lengan kyuhyun. Terlihat wajah pasrah tercetak jelas diwajah kyuhyun.

“Sekata-katamu sajalah, aku mau pergi..” Ucap kyuhyun sembari meninggalkan eunhyuk dengan wajah cengonya.

Niat hati ingin menggoda sahabatnya yang sedang falling in love malah dirinya sendiri yang dicuekin, nasib-nasib.. Batin hyukjae. Meskipun agak kesal juga karena kyuhyun belum mengakuinya tapi ia tak akan gentar. Ia bersumpah akan menyatukan kyuhyun dan seohyun meskipun sulit sekali dilakukan mengingat sahabatnya yang kelewat jaim.

Hyukjae menggelengkan kepalanya. Sekarang apa yang harus ia lakukan? Menggoda kyuhyun tak ada hasilnya. Ahh, dia tahu . ide cemerlang muncul bersliweran dikepalanya. Senyuman khas tokoh antagonis yang sering kita llihatdi drama-drama muncul di kedua sudut bibir eunhyuk.

“Hey,kenapa kau masih disana? Kau ikut tidak?” Teriak kyuhyun dari jarak 100 meter dari tempat eunhyuk berdiri. Sedangkan eunhyuk yang sedang berdiri disana keget mendengarkan teriakan kyuhyun.

Dalam hati ia bingung sendiri, bukannya tadi kyuhyun meninggalkannya kenapa sekarang ia memanggilnya kembali. Sudahlah, mungkin saja sahabatnya itu ingin mengajaknya minum seperti biasanya. Eunhyukpun berlari menyusul kyuhyun yang telah berjalan mendahuluinya.
**

jam pulang kantorpun tiba. Seohyun bergegas merapikan pekerjaannya Dan tak lupa membawa tumpukan map-map di mejanya keruanganKyuhyun untuk ditanda tangani. Setelah itu ia mengambil tasnya yang Tadi diletakkannya Di atas meja kerjanya.

Setelah itu ia melangkahkan kakinya keluar dari kantor tersebut. Seohyun berjalan menuju halte bus yang tak jauh dari kantor tempatnya bekerja. Hari ini ia memakai jasa taxi seperti biasanya karena ia tidak pulang ke apartmentnya melainkan pulang kerumah orang tuanya.

Seperempat jam sudah ia menunggu bus yang tak kunjung datang, seohyun mendengus kesal karena lama menunggu busnya sealigus lelah melanda tubuhnya. Tak jarang ia menguap karena kantuknya. Rasa-rasanya ia ingin tidur saja, batin seohyun.

Tak lama kemudian sebuah mobil mewah berhenti didepannya. Seohyun melirik kesekelilingnya dan kosong tak ada orang. Lalu pemilik mobil itu mau memberi tumpangan kepada siapa? Dirinya? Mustahil. Mana mungkin wanita biasa sepertinya memilki kenalan orang dari kalangan atas? Paling mentok juga orang kaya yangg ddikenalnya adalah Jung ahjussi. Orang kaya di tempat orang tuanya tinggal. Tapi mana mungkin jung ahjussi punya mobil semewah ini? Paling mmentokharga mobilnya juga berharga hampir ratusan juta won. tidak sampai miliyaran won. Hanya kalangan jetset saja yang dapat membelinya.

Dari kaca mobil tersebut yang sedikit demi sedikit terbuka nampaklah sosok lelaki berkaca mata. Namja tersebut terlihat tampan dan bermuka lonjong memiliki lesung pipi yang indah yang ia pamerkan saat tersenyum kepada seohyun. Tunggu dulu, bukankah seohyun pernah bertemu dengannya. Wajah bingung tercetak jelas diwajahnya.

Bukankah itu teman bosnya, ia dia memang teman bosnya yang dikenalkan kepadanya saat dia menemani bosnya menghadiri pesta pernikahan sahabat bosnya. Seohyun terlihat mengingat-ingat nama lelaki tadi, siapa ya namanya? Seohyun nampak berfikir keras.

Tinn

Suara klakson membuyarkan lamunanya. Seohyun terkesiap kaget saat mendengarkan lengkingan suara klakson yang memekikkan telinganya.

“Hai, ayo masuk ! Tunggu apa lagi?” Ucap namja tersebut dari dalam mobil. Seohyun menunjuk dirinya saat namja tersebut bersuara.

“A..aku?” Tanya seohyun memastikan.

“Siapa lagi?” Seohyun mengedarkan matanya memandang kesekelilingnya yang memang kosong tak ada orang selain dirinya.

“Baiklah..” Seohyun akhirnya masuk kedalam mobil tersebut.

Didalam Mobil, seohyun duduk disamping namja tadi. Ia talk lupa juga memasang seatbelt nya Dan duduk tenang disamping namja Tadi. Tak lama kemudian Mobil itupun bergerak pergi. Namja disamping seohyun terlihat sangat fokus dan menikmati sekali perjalanan mereka. Sesekali Seohyun Mencuri-curi pandang pada namja tersebut. Sadar atau tidak, namja yang dipandangi seohyun Itu menyunggingkan senyuman misteriusnya.

“Kenapa? Aku tampan Bukan?” Ucap namja tersebut dengan percaya diri. Toh pada kenyataannya memang dia tampan. Dan itu memang fakta yang tak bisa terbantahkan.

Seohyun terlihat gelagapan, dirinya seperti Pencuri yang tertangkap basah. Namun dalam kasusnya ini dia tertangkap basah tengah mencuri pandang pada lelaki tampan disampingnya.

“Ahh, tidak.. Maksudku, ya kau tampan tapi a..aku hanya…”

“Hemmm??”

“Maksudku, aku hanya ingin memastikan kalau anda adalah sahabat dari bos saya yang kemarin kita berkenalan di Jeju, that’s right?”

“Tentu, ternyata kau masih ingat. Ku pikir kau sudah lupa..”

“Tentu saja tidak, kita baru bertemu dan berkenalan beberapa hari lalu. Jadi saya masih ingat betul..”

“Kalau begitu kau masih ingat namaku bukan?” Seohyun menganggukkan kepalanya.

“Tentu saja, kalau tidak salah anda adalah Tuan Choi Siwon bukan?” Tebak seohyun pasti.

“Hahhaha, ya kau benar. Ngomong-ngomong kau mana kemana? Apa mau pulang?” Seohyun menepuk jidatnya. Kenapa ia bisa lupa kalau ia mau pergi kerumah orang tuanya. Haishhh, gara-gara bus sialan itu dan choi siwon, Dirinya sampai lupa mau kemana. Dan karena itu juga mobil yang dikemudikan siwon berjalan tak tentu arah.

“Ahh, iya aku sampai lupa. Saya mau pergi kerumah orang tua saya..”

“Ohh, dimana itu? Aku bisa mengantarkanmu. Dari pada kau menunggu bus yang tak jelas itu..”

“Benarkah? Terima kasih tuan Choi..”

“Hey, jangan panggil aku tuan. Aku tidak setua itu. Panggil saja namaku atau yang lain, terserah dirimu..”

“Baiklah, siwon-ssi..”

“Kedengarannya bagus.., kau bisa tunjukkan arahnya seohyun-ssi?” Seohyunpun menginstruksikan siwon untuk menuju rumah orang tuaya.

Tak lama kemudian, mobil tersebut sudah sampai di sebuah rumah yang terlihat besar namun sederhana. Seohyunpun keluar dari mobil tersebut. Tak lupa ia mengucapkan terima kasih dan membungkuk hormat pada siwon.

“Terima kasih siwon-ssi..”

“Ne, sama-sama..”

“Ayo mampir dulu siwon-ssi, aku akan menyiapakan teh hangat untukmu sebagai ucapan terima kasih..” Tawar seohyun.

“Ahh, tidak usah repot-repot seohyun-ssi. Aku masih harus mengunjungi suatu tempat..” Tolak siwon halus.

“Ahh, kalau begitu aku bisa apa. Terima kasih he?” ucap seohyun lagi dan membungkuk hormat.

“Oh ya seohyun, sampaikan salamku pada appa dan eommamu ne? Aku janji kapan-kapan akan berkunjung lagi untuk melamarmu..” Canda siwon .

“Mwo??” Seohyun melototkan mata bundarnya.

“Aku hanya bercanda seohyun-ssi, selamat malam..” Siwon pun menutup pintu mobilnya dan pergi meninggalkan seohyun yang masih terbengong kaget.

Tidak lucu sekali candaanmu ! Batin seohyun.

*** TBC ***

Anyeong, I’ am back with my FF…
Adakah yang menantikan kelanjutan FF ini? *mungkintakada*
Maaf, kemarin aku gak update karena bad mood. Ide ngestuck.
Dan sekarang aku kembali membawa lanjutan WAW. Meskipun minim SKM dan mungkin sedikit banget 🙂
Tapi kuharap kalian bisa menikmatinya.
Happy reading…

Advertisements

Author:

Chwang Wifey 😘😘

78 thoughts on “Widow and Widower (4)

  1. Kyu kyu gara2x sering terbayang sama seo eh malah yang aneh pun dibayangin
    Ya ampun siwon datang…
    Jreng2x…
    Hahahahahha
    Kayaknya kyu harus ekstra sabar ngadapin sahabat2xnya….

  2. What? Mimpi erotis sm seohyun?
    Cho kyuhyun emang otak mesum

    Ah lega kalo hyuk mah pengen nyatuin seokyu. Aku kira bakal jadi org ketiga nantinya
    Tapi~ aku gak yakin kalo siwon tuh bercanda. Kenapa menurutku he is gak bercanda yaaaa

    Kyuhyun bodoh!!!

  3. yatuhan kyuppa gak gentle ahhhh,,,, trus brani mikirin hal yg aneh aneh lagi tentang seonniii. harusnya kyuppa cuci otak dulu biar bisa bersih dari pikiran pervettttt….

  4. Hahaha
    Dikra’n tdi yang ngasih tumpangan kyukyun ternyata siwon.
    Ge mana reaksi nya kyuhyun kalau tau seo di antar siwon?????

  5. Aigo. . .kyu pervert bgt ya sampai mimpi erotis ma seo, dan hyukjae suka bgt godain kyu, klo tau kyu dh suka ma seo pasti kyu bakal jd bully an sahabat”nya. . .dan gimana y reaksi kyu klo tau seo diantar ma siwon

  6. Hiyaaaakk si kyu segitunya gabisa lupain seo.. Udah lah akuin aja, anda jatuh cinta tuan kyu wkwkwk
    Siwon-ssi jangan jadi pho yah semoga bercanda doang hehe sini sama aku aja won oppa..
    Aduduuuuuhh next baca dah 😀

  7. Suka suka sama ff kayak gini, ceritanya nggak terlalu berat, apalagi orang ganteng ikut semua hihi
    Minim skm aja buat senyum senyum
    Apalagi full skm hihi

  8. Para sahabat kyu pada gencar buat ngejodohun kyu sama seo dan kenapa seo disuruh mampor kerumah orangtuanya apa seo mau dijodohin sama ortunya andew seo bolehnya sama kyu gk boleh sama yang lain

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s