Widow and Widower (6)

Widow and Widower

image

Author : L~Cho
Cast : Cho Kyuhyun >< KyuLine
Genre : Romance, comedy, sad.
Leght : Chapter
Cover by : Aulia_Seokyu

Adakah yang menunggu lanjutan kisah Widow and Widower? Mianhae, aku sudah lama hiatus ya? Namun, aku ada kabar sedih nih, setelah ini mungkin aku akan lebih lama lagi untuk melanjutkan kisah-kisah yang lainnya. Tapi sebagai gantinya WaW chapter 6 ada 2 Versi.yang satu ada versi NC yang akan meluncur setelah yang ini? Untuk perilisannya tergantung kalian, kalau mau cepet komen yang banyak ya? Kkk~ Kalian seneng gak? #berdoasemogakaliangaksuka. BTW, yang versi lain entar aku Password, seperti biasa aku minta ID comment sama umur kalian ya! Takut kecolangan. Dan satu lagi aku rada kecewa sama reader yang udah dikasih PW tapi gak coment. Bikin kesel setengah mati! Ya sudah kalau begitu aku mah bisa apa? The last I say, Happy reading

*****
Preview last chapter
Seohyun tak berani menatap eunhyuk ataupun para tamu disekelilingnya. Ia terlalu malu untuk menatap mereka, sedari tadi matanya menatap langkah kakinya yang bergerak mengikuti irama permainan dansa eunhyuk. Seohyun tidak tahu sudah berapa lama ia berdansa dengan eunhyuk, tiba-tiba Alunan musik yang mengiringi mereka mulai melambat. Tiba-tiba lampu diruangan tersebut meredup, tubuh seohyun serasa ditarik oleh seseorang, ia tak dapat melihat dengan jelas sehingga tubuhnya seperti terhuyung akan jatuh kelantai, namun tiba-tiba sebuah tangan mendekap erat tubuhmya sehingga ia tidak jadi jatuh dan lampu tiba-tiba menyala namun bukan lampu ruangan yang terang akan tetapi lampu sorot yang menyoroti dirinya dan seseorang dengan tatapan penuh dengan kilatan amarah yang tercetak jelas di wajahnya menatapku dengan tatapan tajam dan menusuk.
•••••
“Lepaskan..” Tubuh seohyun memberontak saat dirinya diseret paksa keluar dari kerumunan pesta. Lelaki itu seakan tak memperdulikannya Dan terus menyeretnya hingga keluar ballroom pesta.

“Tuan, kumohon.. Lepaskan saya” pinta seohyun dengan wajah melas, tapi tetap saja tak membuat laki-laki itu berniat untuk melepaskan cengkeramannya.

“Ssa..kit..” Ringis seohyun sambil menahan perih di pergelangan tangannya. Laki-laki itu mencengkeram erat tangannya. Seohyunpun pasrah digiring menuju sebuah limosin hitam yang Sudah terparkir didepan mereka.

“Tttuan.. Anda ingin membawa saya kemana?” ucap seohyun panik saat tubuhnya dihempaskan di jok mobil tersebut.

“Diamlah..” ucap lelaki itu penuh dengan intimidasi. Sedangkan seohyun terlihat ketakutan karena aura kegelapan yang dipancarkan oleh lelaki disampingnya.

“Ttuann… Ssaya…”

“Diam atau aku cium?” skak mati, seohyun tidak berani berkutik. Ia pun akhirnya memilih diam dan tidak berani bersua lagi karena ancaman pria tersebut.

Mobil tersebut terus berjalan melewati jalanan yang ramai. Suasana sunyi mengiringi perjalanan mereka, tak ada satupun dari kyuhyun maupun seohyun yang bersuara sampaimereka tiba disebuah mansion mewah yang berada jauh dari hiruk pikuk kota Seoul.

“Turun” perintah kyuhyun pada seohyun saat membukakan pintu mobil. Dengan patuh seohyunpun mengikuti perintah kyuhyun tanpa bantahan. Ia berjalan pelan sambil memandang kagum bangunan mewah tersebut,sedangkan kyuhyun sudah berjalan mendahului seohyun.

“Mari nona..” ucap seorang perempuan yang berusia sekitar empat puluh tahunan mempersilahkan seohyun untuk masuk dan mengikuti dirinya. “sepertinya dia adalah kepala pelayan, terlihat jelas sekali karena pakaiannya yang bebeda dengan pelayan lainnya” batin seohyun.

Pelayan itu terlihat mengajak seohyun memasuki sebuah kamar yang cukup besar dan terlihat sangat mewah, dengan ornament bangunan khas eropa dan ukiran yang melekat dilangit-langit. Seohyun terperangah mengagumi keindahan ruangan tersebut, sebegitu kayakah bossnya itu sehingga memiliki hunian yang sangat besar dan luas layaknya stadion sepak bola. Ya tuhan, ia tak bis membayangkan berapa banyak pelayan yang bossnya pekejakan untuk membersihkan dan mengurus mansion sebesar ini. Seohyun merasa seperti putri yang tinggal di kerajaan karena sangking miripnya dengan istana putri kerajaan yang biasa di tayangkan di Disney.

“Nona, maaf saya mengganggu anda, ini ada baju ganti untuk anda” ucap pelayan tadi yang mengantar seohyun sambil memberikan bag yang berisikan baju.

“ahhh, nde..gomapta” ucap seohyun sambil mengambil tas tersebut.

“Ne, saya permisi dulu” pamit sang pelayan tersebut sambil membungkukkan diri.

Disisi lain, Kyuhyun terlihat memendam amarahnya ia sepertinya mencoba menghubungi seseorang namun sepertinya panggilannya tak dihiraukan oleh orang yang akan dihubunginya. Kyuhyun telihat frustasi, penampilannya sangat berantakan sekali.

“ayolah hyung, angkat..” rancau kyuhyun sambail mondar mandir tidak jelas dikamarnya.

“Aishh jinja! Awas kau Lee hyukjae! Habis kau besok..”  umpat kyuhyun sambil membanting handphonenya keranjang.
Sedangkan orang yang coba ia dihubungi, kini malah tengah bersenang-senang menikmati pestanya bersama teman-temannya.

“hyung,tumben kau pintar..” ucap minho pada hyukjae.

“ahahaha.. aku hanya ingin membuat si setan tengil itu mendapatkan pelajaran” jawab hyukjae sambil meneguk kembali minumannya.

“kau benar hyuk, aku harap sahabat kita itu segera bertaubat. Aku sebenarnya kasihan padanya, Sudah saatnya dia move on dari mantan istrinya” timpal donghae bijak.

“oh hae-ah, kau benar sekali.. aigoo, si setan tengil itu sesekali harus kita sentil sedikit supaya cepat bertindak, kalian tahu tidak? Sepertinya seohyun banyak fansnya.. termasuk.. aku juga.. hahahha”  aku siwon sambil memegangi perutnya.

“betapa beruntungnya uri kyuhyunnie, dia dikelilingi wanita-wanita cantik.. bahkan sudah pernah menikah dan sialnya dia mendahului kita..aigoo.. betapa menyedihkannya hidup kita hyung..” curhat changmin sambil meletakkan dagunya di atas meja.

“kau benar hyung, mmm,, berani taruhan?” tawar minho.

“Mwo? Taruhan apa minho-ah?” Tanya hyukjae penasaran.

“kemari..” minho mengisyaratkan pada hyung-hyungnya untuk mendekat.

“gila kau minho-ya” ujar hyukjae seperti tak setuju.

“aishh hyung,dengarkan aku dulu” protes minho. Para kumpulan namja itupun mendengarkan penjelasan minho seksama.

“bagaimana jika setan tengil itu mengetahui rencana kita? Bisa habis kita” ucap donghae tak setuju.

“aigoo hyung, tak usah khawatir akan hal itu biar siwon hyung yang mengatasinya, ahahahha..” ujar Minho dan lantas saja mendapatkan hadiah jitakan dari Choi Siwon.

“okey, deal..” ucap mereka bersamaan.

Seohyun kini tengah memandang langit malam yang indah dengan butiran bintang yang besinar dilangit malam dari balkon yang ada dikamar yang ia tempati. Ia mengeratkan kedua tangannya ke dadanya karena angin malam yang terasa dingin, apalagi kini ia hanya memakai piyama satin.

Sedari tadi pikirannya berputar-putar tak menentu. Ia bingung dengan sikap bosnya yang aneh dan yang paling ia tidak habis piker, apa alasan bosnya itu membawa dirinya kabur dari pesta dan sekarang ia seperti burung yang terperangkap di kandang emas. Kenapa sikap bosnya itu mendadak aneh, apa ia salah makan atau apa bosnya itu mendadak gila karena stok wanita-wanita yang dikencaninya sudah habis? Mendadak seohyun berpikir yang aneh-aneh.

“sekarang bagaimana caranya aku pulang?”ucap seohyun berbicara sendiri. Ia mendesah frustasi karena tak tahu bagaimana caranya untuk pulang. Tiba-tiba ia merasakan sebuah benda menyelimuti bahunya. Ia pun menoleh dan melihat sang bos tengah menyandarkan sebuah jaket mantel ke tubuhnya.

“gomawo” ucap seohyun agak canggung.

“Mmm..” balas kyuhyun. Sejenak tak ada dari mereka yang bersua. Seolah-olah pemandangan malam itu lebih menarik dari pada membicarakan tentang peristiwa melarikan diri dari pesta tadi. Mereka berdiri berdampingan sambil memandang pemandangan didepannya.

“ehmm, seohyun-ssi bisakah kau melupakan peristiwa tadi?” seohyun menoleh ke kyuhyun yang memandang lurus kedepan dengan tatapan tak mengerti.

“maksud anda tuan?” Tanya seohyun tak mengerti. Kyuhyun terlihat mendesah pasrah.

“tidak, lupakan saja” ucap kyuhyun sambil membalikkan tubuhnya menghadap kamar. “kau tahu? Kau itu bodoh sekali”

“mwo?”

“ne, kau itu bodoh sekali. Kenapa kau mau menerima ajakan orang yang tidak kau kenal?”

“sebentar tuan,jadi anda mengatakan saya kalau saya adalah yeoja yang gampangan?” ucap seohyun tidak terima.

“bukankah aku tak menyebutmu seperti itu? kau sendiri yang menyebut dirimu seperti itu.. bukankah kau tidak mengenal siapa itu Lee Hyukjae? Lantas mengapa kau mau saja diundang ke acara yang tidak kau ketahui? Bagaimana jika kalau kau dijebak? Siapa yang akan menolongmu eoh?” ucap kyuhyun dengan nada sinisnya.

“chakkaman, jadi maksud tuan, tuan Lee bukan orang yang baik begitu?”

“kau itu terlalu polos seohyun, aku ragu kalau kau sudah berpengalaman dengan banyak pria” ucap kyuhyun sedikit mengejek.

“kau tahu siapa itu Lee Hyukjae itu siapa? Dia..itu adalah seorang playboy.. asal kau tahu, dia terkenal dengan sebutan cassanova dan kau tahu sendiri artinya apa..” ucap kyuhyun pelan.

“aapa maksud anda mengatakan ini semua?” kyuhyun tersenyum kecil sekilas

“pikirkan sendiri” ucap kyuhyun sambil berlalu pergi meninggalkan seohyun sendirian yang tengah bingung dengan ucapannya barusan.
Seminggu setelah kejadian itu, hubungan kyuhyun dan seohyun terlihat agak canggung. Selain itu, Lee Hyukjae yang biasanya sering berseliweran dikantor tak pernah terlihat batang hidungnya. Entahlah seohyun tak tahu alasannya apa, namun semingu ini ia juga menerima kiriman bunga mawar merah setiap harinya. Ia penasaran dengan pengirim bunganya, tidak ada kartu ucapan atau surat yang menyertai bunga itu. Seohyun hanya berusaha berpikiran positif, mungkin saja itu berasal dari salah satu penggemar rahasianya. Tapi, ia bukan seorang artis, entahlah dia tak ingin memperpanjang urusannya dengan bunga itu. Sekarang ia harus berkonsentrasi dengan tumpukan kertas didepannya.

Dilain tempat, kyuhyun tengah menatap jengah pada tumpukan kertas di depannya, tidak biasanya ia bersikap tidak professional seperti ini. Mungkin ini efek karena ia tidak bisa tidur nyenyak selama seminggu penuh ini. Entahlah pikirannya hanya terpusat pada satu nama. Dan itu bukanlah nama mendiang istrinya ataupun perempuan-perempuan yang sering ia kencani ataupun ia ajak tidur. Entah mengapa sebagian hatinya meneriakkan satu nama yang memang benar-benar mengusik hidupnya. Bahkan tanpa berbuat apapun wanita itu sudah bisa membangkitkan gairahnya yang sangat sulit ia raih dengan wanita lain. Ya, dia adalah seohyun, sekretarisnya sendiri. Entah mengapa bayangan seohyun selalu menghantui dirinya kemanapun ia berada. Hatinya seakan tak bisa tenang sedikitpun mengingat seohyun selalu digoda oleh bawahannya, bahkan sekarang sahabatnya mulai terang-terangan ingin mendekati seohyun.

Sumpah! Kyuhyun tidak rela jika hal itu terjadi. Mulai dari sekarang seohyun adalah miliknya. Dan selamanya hanya ia yang boleh menyentuh seohyun. Jiwa posesifnya mulai kambuh. Akan tetapi, disatu sisi ia gamang. Kenapa ia mudah sekali menyukai seohyun, sedangkan sudah bertahun tahun tak ada satupun wanita yang bisa menaklukkan hatinya sehingga ia bisa berpaling dari mendiang istrinya. Namun seohyun berbeda, tanpa ia bersikap menggoda didepannya iapun sudah tergoda akan kemolekan tubuhnya serta sikapnya yang ramah dan baik hati. Sayangnya ia terlalu polos. Kyuhyun sangat menyayangkan sifat seohyun yang terlalu polos untuk ukuran wanita sepertinya.

“hi brother..” ujar changmin yang tiba-tiba datang tanpa kyuhyun sadari.

“ahh kau Max.. ada apa kau kemari” Tanya kyuhyun sambil memicingkan matanya curiga.

“wait.. calm brother.. aku hanya ingin mengajakmu pergi minum nanti malam..” ajak changmin.

Kyuhyun nampak berpikir “mm,molla..”

“why not kyu! Ku perhatikan kau nampak kacau akhir-akhir ini, jadi ku ajak saja kau pergi minum. Hitung-hitung ku bisa melupakan sejenak masalahmu” bujuk changmin. “ahh ya, aku akan mengundang Eunji dan Minji juga. Eotte?”

“baiklah aku ikut” putus kyuhyun.

“oke, kita bertemu ditempat biasanya” kyuhyun mengangguk setuju.

“kalau begitu aku pergi dulu..” kyuhyun menganguk mengiyakan. “ahh,kyu..aku lupa. Bisakah aku mengajak sekretarismu? Sepertinya aku tertarik padanya” ucap changmin pelan seperti suara bisikan.

“awas saja kalau kau berani Shim Changmin!!” teriak kyuhyun dari singgasananya dan mendapatkan kekehan dari changmin.
***
Kyuhyun memperhatikan gelas wine yang tengah ia pegang. Sedari tadi ia hanya memandang gelas itu tanpa berniat untuk meneguknya. Pikirannya sedang melayang-layang tak tentu arah. Sepertinya ia sedang tak tertarik untuk pergi minum dan menghabiskan malam bersama wanita yang sengaja disewa changmin. Ia terlihat mendesah jengah melihat tingkah changmin yang sedang melakukan flirting dengan wanita sewaannya.

Sebenarnya sedari tadi wanita sewaan changmin juga berusaha untuk menggodanya, tapi entah kenapa ia merasa tak tergoda. Seprtinya kyuhyun mulai mati rasa terhadap wanita, sebenarnya ia memikirkan hal ini sebelumnya. Apakah ia sudah berpindah haluan dalam soal percintaan,mengingat ia sekarang-sekarang ini tidak merasakan gejolak apapun terhadap wanita. Namun ia juga tidak merasakan apapun jika didekat pria. Lalu orientasi seksnya mengarah kepada siapa? Ahh iya, ia melupakan satu nama, seohyun sekretarisnya. Hanya dia yang mampu membangkitkan gairahnya.

Apakah ini cinta? Namun kalau ini benar-benar yang dinamakan cinta kenapa semudah itu?bukankah dulu saat ia dan mendiang istrinya, ia memerlukan waktu yang lamauntuk mencintai istrinyasampai sedalam itu.bahkan karena istrinya pula ia menjadi susah untuk memulai sebuah hubungan baru.

Kyuhyun pusing memikirkan hal itu, iapun meneguk winenya sekali teguk dan meletakkan kembali gelas kosong itu. Diraihnya mantel coklat favoritnya itu dan iapun bergerak ingin pergi.

“hey kyu! Kau mau pergi kemana eoh? Pestanya belum selesai” ucap changmin dengan setengah kesadarannya.

“aku ingin pulang” jawab kyuhyun sekilas.

“ayolah, kau sama sekali belum menghabiskan minumanmu dan juga lihatlah yeoja-yeoja ini? Mereka sama sekali belum kau sentuh..” bujuk changmin.
“ani,aku tidak tertarik.. aku pergi dulu” kyuhyun melenggang pergi tanpa menghiraukan kicauan changmin.

Didalam perjalanan pulang, kyuhyun sengaja mampir ke minimarket untuk membeli minuman. Namun tanpa sengaja ia melihat siluet sosok wanita dan pria yang beradu mulut dia sebuah gang sempit antara dua gedung yang gelap tanpa pencahayaan . Awalnya ia tidak ingin ikut campur, namun saat ia amati secara cermat ternyata sosok wanita itu adalah seohyun, sekretarisnya. Lalu siapa namja tersebut? Sepertinya ia tak pernah melihatnya. Kyuhyun yang penasaran lalu bersembunyi didekat gedung agar tidak nampak oleh mereka.

“lepaskan.. aku bilang lepaskan” teriak seohyun sambil berusaha melepaskan cekalan tangan namja itu.

“tidak dan tidak akan pernah” ucap namja tersebut.

“ku mohon, lepaskan aku” pinta seohyun namun tidak digubris oleh namja tadi. “aku mohon tuan Jung, lepaskan aku! Atau aku akan berteriak” ancam seohyun, lelki ituhanya terkekeh meremehkan.

“I`ve told you nyonya Jung. Aku tidak akan pernah mlepaskanmu. Sekarang ikut aku,kita pulang kerumah kita dan hidup bahagia bersama calon anak-anak kita, hahaha”  lelaki itu menarik tubuh seohyun untuk mendekat.

“margaku Seo bukan Jung! Ingat itu! Aku tak sudi menyandang marga itu brengsek!” tolak seohyun sambil meronta minta dilepaskan.

“seingatku, margamu adalah Jung. Karena kau telah menikah denganku. Kau ingat bukan yeobo~” jelas namja itu sambil mengusap pipi seohyun.

“kita tidak pernah menikah! Karena pernikahan kita tidak sah! Aku sudah membatalkannya” desis seohyun tak terima.

“benarkah? Aku fikir aku tidak pernah menyetujui hal itu. Yang kuketahui hanyalah kau.. istriku! Mengerti?” seohyun nampak tak terima akan ucapan laki-lakiitu. Wajahnya merah padam terbakar api kemarahan. “kalau begitu, sekarang layani aku? Bukankah itu tugasmu yang tertunda, benarkan yeobo?” ujar namja itu sambil menjatuhkan tubuh seohyun ketanah. 

Seohyun menyeret bokongnya untuk menghindari perbuatan keji Jung Yonghwa. Ya laki-laki itu adalah Jung Yonghwa,entah bagaimana bisa laki-laki itu menemui dirinya yang pasti pertemuan mereka memaang tidak disengaja.

“ayolah yeobo~ jangan takut,kemari manis” ujar yonghwa sambil mendekat kearah seohyun.

Cuih~

Seohyun meludahi Yonghwa tepat diwajahnya “Shit.. kau!” yonghwapunmenarik kemeja yang dikenakan seohyun hingga bahu mulusnya terekspose.

“Tolong..Tolong..” teriak seohyun dengan beruarian air mata berteriakmeminta pertolongan.

“ssst..tenanglah sayang, aku tidak akan bermain kasar..sssttt…” bujuk yonghwa sambil berusaha menarik kerah seohyun sehingga kancing-kancing kemejanyapun terlepas.

“ dasar kau manusia bajingan! Kau tak pantas untuk hidup didunia ini! Enyahlah kau!” berontak seohyun sambil menutupi dadanya yang sudah terekspose keluar. Air matanya tak henti-hentinya keluar. Hatinya sakit mengingat perlakuan biadab namja yang pernah mengisi hatinya itu.

Kyuhyun yang tak terima melihat seohyun dilecehkan seperti itu langsung saja berlalu menuju tempat dimana seohyun dan namja itu berada. Ia layangkan sebuah bogeman tepat di pelipis kanan pria itu. Tak hanya itu kyuhyunjuga melayangkan beberapa bogeman mentahnya ke wajah serta perut namja itu sehingga namja itu terkulai lemas. Setelah namja itu lemas dan tak bisa berkutik lagi kyuhyunpun melepaskan tangannya dari tubuh laki-laki tadi. Iapun bergerak melepaskan mantelnya dan memakaikannya ke tubuh seohyun. Seohyun yang masih syok akan kejadian tadi hanya bisa termangu dan sesegukan.

“Gwechanna, semuanya akan baik-baik saja” kyuhyun menarik bahu seohyun untuk ia dekatkan pada dadanya. Ia memeluk tubuh ringkih itu sambil seekali mengelus lengan bahu seohyun. “kajja kita pergi dari sini” kyuhyun membantu seohyun untuk berdiri dan memapahnya menuju mobilnya.
***
Didalam mobil, kyuhyun sepertinya tengah menelpon seseorang namun seohyun tidak mendengar jelas apa yang kyuhyun bicarakan dengan orang yang ditelponnya, karena seohyun terlalu lelah dan mengantuk akibat kejadianyang cukup menguras emosinya.
Seohyun merasakan tubuhnya serasa melayang-layang diudara namun matanya enggan untuk terbuka. Sampai ia merasakan tubuhnya dihempaskan dengan lembut di tempat yang lembut dan nyaman, seperti ranjang. Aroma maskulin menyeruak masuk kedalam indra penciumannya membuat dirinya tersadar kalau ini bukan tempatnya. Ia paksakan matanya untuk terbuka dan betapa kagetnya dirinya karena terbangun ditempat yang asing, namun sedetik kemudian ia ingat siapa pemilik ruangan seperti ini. Ia tolehkan pandangan kepenjuru ruangan mencari-cari seseorang yang sekiranya dapat membantunya. Tak lama kemudian pintu dikamar itu terbuka dan menampakkan sosok tampan berpakain santai dan seorang wanita paruh baya memakai pakaian hitam putih khas pelayan.

“Ahjumma, tolong berikan dia pakaian yang layak” perintah laki-laki itu kepada wanita paruh baya itu.

“baik tuan muda..” ucapnya sambil menjentikkan jarinya. Tak lama kemudian seorang yeoja muda yang berpakaian hitam putih sama sepertinya datang membawakan sebuah tas kepada.

“nona, mari ikut saya” ucapnya pada seohyun. Seohyunpun mengangguk dan mengikuti ahjumma tadi ke dalam sebuah kamar mandi. Tak lama kemudian seohyun sudah siap dengan kaos lengan panjang serta celana hotpants.

“tuan muda, saya ijin keluar dulu” ucapnya setelah mengantarkan seohyun untuk berganti pakaian dan membiarkaan tuan mudanya berdua saja dengan seorang gadis.

“ehm..” dehem kyuhyun. “kau..mmm~ apa kau sudah lebih baik?” tanyanya pada seohyun.

“mmm~ ne” jawab seohyun.

Kyuhyun yang sedaritadi berdiri didepan pintu kini berpindah duduk disamping seohyun yang duduk diatas ranjang. “apa yang sebenarnya terjadi? Siapa namja tadi?” Tanya kyuhyun dengan wajah serius.
Seohyun sepertinya masih enggan untuk menjawab, ia terdiam dan tak berani menatap mata kyuhyun. Menjawab pertanyaan kyuhyun seperti membuka luka lamanya yang selama ini ia coba untuk menguburnya. Namun kalau ia terus-terusan bersembunyi seperti ini maka ia terlihat seperti pecundang yang beraninya hanya dibelakang tembok tanpa berani menghadapi lawannya. Apakah ia tidak siap ataukah malu untuk mengakui statusnya yang seorang janda kepada kyuhyun? Lantas mengapa ia harus malu berstatus janda? Namun ini beda kasusnya, sekarang ia berhadapan dengan bosnya.

Apakah ia tidak berani mengakuinya karena dirinya pernah mengatakan bahwa ia belum pernah menikah. Meskipun pada kenyataannya pernikahannya batal setelah pemberkatan pernikahan itu telah berlangsung dan hal itu otomatis  membuat dirinya dinyatakan tidak pernah menikah. Tetapi seandainya ia tidak jujur ia takut kyuhyun memojokkan dirinya.

“Mmm~ dia.. dia itu… mantan suamiku” aku seohyun pada kyuhyun.
Kyuhyun membelalakkan matanya terkejut “Mwo?? Kau?” seohyun menggangguk mengiyakan ucapan kyuhyun. Kyuhyun serasa tak percaya dengan ucapan seohyun ucapan seohyun serasa petir yang terjadi di siang hari yang cerah. Apalagi suasana malam ini serasa mencekam karena hujan deras yang bercampur petir.

“ya,tapi sebenarnya kami tidak benar-benar menikah.. maksud ku..” seohyun nampak ragu mengatakannya, ia mencuri-curi pandang pada kyuhyun bagaimana ekspresi namja itu. “maksudku, memang benar kami telah menikah, namun pada hari itu juga aku langsung membatalkan pernikahanku karena memang itu salah” kyuhyun mengernyitkn dahinya bingung. Ia semakin bingung dengan penjelasan seohyun yang berkelit-kelit.

“bisa kau ceritakan bagaimana kau mau menikah dengannya hingga prnikahanmu gagal?” Tanya kyuhyun dan dijawab anggukan oleh seohyun.

Seohyunpun mulai menceritakan awal kisahnya hingga bertemu dengan namja yang akan menjadi suaminya hingga pernikahan itu ia batalkan. Kyuhyun terlihat menyimak dengan teliti dan sesekali terlihat menganggukangguk paham.

“jadi dia menipumu?” Tanya kyuhyun, seohyun mengangguk lemah.

“lalu kenapa dia menemuimu lagi? Bukankah kalian sudah berpisah? ” selidik kyuhyun.

“aku juga tahu kenapa ia bisa menemuiku lagi, namun aku berani bersumpah kalau setelah kejadian itu, aku tidak pernah menemuinya lagi” aku seohyun.

“kau tenang saja, karena namja itu telah menerima ganjarannya.”

“maksud anda tuan?”

“dia ada dipenjara. Ternyata selama ini dia buronan polisi karena menggelapkan uang perusahaan dan pengadaan beberapa proyek yang bodong serta beberpa kasus penjudian.sepertinya ia akan lama dipenjara” terang kyuhyun.

Seohyun terkejut mendengar fakta yang diucapkan bossnya barusan, jadi selama ini dia buronan polisi? Astaga!! Ia tak menyangka sama sekali. Mendadak ia teringat nasib anak dan istri Jung Yonghwa. Betapa kasihannya mereka.

“Kau tidak apa-apa hyun?”

“mwo?” seohyun terkejut mendengar bossnya memanggilnya dengan nama pendeknya,bukan Nona Seo seperti biasanya.

“tidak,bukan apa-apa..” elak kyuhyun. “kau tahu? bukan kau saja yang memiliki kisah cinta yang tragis, akupun sama denganmu jadi janganlah bersedih” kyuhyun mengusap puncak kepala seohyun. Seohyun terperangah mendapatkan perlakuan baik dari kyuhyun.
“tuan, sepertinya aku sudah mengantuk”

“mmm, baiklah. Tidurlah! Jaljayo” belum sempat kyuhyun beranjak keluar tiba-tiba lampu kamar mati.

“Aaaaa!!” teriak seohyun ketakutan, ia meraih lengan tangan kyuhyun dan memelukknya erat. Kyuhyun meraih tubuh seohyun kedalam pelukannya. Detak jantung keduanya berdetak kencang entah suasana malam yang yang terasa mencekam karena suara petir yang bersahut-sahutan atau memang murni karena tubuh mereka sangat dekat.

“tenanglah, aku berada disini” ucap kyuhyun menenangkan.

“aku takut petir..” aku seohyun dengan suara bergetar ketakutan. Bahkan sedari tadi tubuhnya bergerak gelisah sepertinya memang dia sedang benar-benar ketakukan.

“tunggu disini. Aku akan pergi menemui penjaga mansion” seohyun buru-buru menggeleng.

“a..aku ikut”

“kau tunggu disini saja” ujar kyuhyun.

“ani..”

“baiklah, aku tak jadi pergi. Sekarang tidurlah, aku akan menemanimu disini.” Kyuhyun menggiring tubuh seohyun untuk berbaring diranjang. Namun tangan seohyun tidak mau lepas dari lengan kyuhyun.

“tuan, jangan pergi, tidurlah disini bersamaku ” cegah seohyun saat kyuhyun ingin beranjak. Entah seohyun sadar atau tidak, yang jelas ia tengah mengundang singa yang kelaparan.

“Nona Seo tenanglah, aku tidak akan pergi” ucap kyuhyun sambil membaringkan tubuhnya disamping tubuh seohyun. Seohyun menempelkan tubuhnya ke dada seohyun. Hawa dingin diluar menyeruak masuk ditambah suhu pendingin ruangan yang belum sempat di naikkan membuat seohyun menggigil kedinginan ditambah baju yang ia kenakan sangat tipis. Bibir mungilnya bergetar tangan dan kakinya mulai mendingin.

“kau kedinginan?” seohyun tak mampu menjawab dan hanya mengeratkan pelukannya.

Kyuhyun yang tak tega,langsung melepaskan pelukan seohyun dan meraih selimut tebal dibawahnya dan menyelimutkan selimut itu ketubuh seohyun. Namun seohyun tetap menggigil kedinginan. Kyuhyun ingat sesuatu saat ia dulu terserang hipotermia. Tanpa berpikir panjang, Iapun meraih tubuh seohyun dan membuka baju atasan yang seohyun kenakan tak lupa dalam yang seohyun kenakan. Namun kyuhyun nampak ragu saat akan membuka lapisan terakhir yang membungkus buah dada seohyun. Dengan perlahan, kyuhyun menangkis keraguannya dan membukanya. Sejenak kyuhyun tercengang saat melihat ukurannya. Ternyata selama ini perkiraannya hamper benar, namun sangat jauh dari bayangannya. Bahkan hanya melihat benda bulat itu. Adik kecilnya terbangun dan membuatnya mengrang frustasi karena bangun disaat yang tidak tepat. “please, jangan sekarang!” ucapnya sambil mengelus adik kecilnya yang menegang dibalik celananya.

“Ttuann, apa yang an..da laku..kan?”Tanya seohyun setengah sadar.
“diamlah, aku akan menolongmu”

Ia membuka membuka kaos yang ia kenakan lalu memeluk tubuh seohyun,ia meraih kepala seohyun agar berada di lengannya dan ia bisa memeluk seohyun dengan leluasa dan menyalurkan kehangatannya. Panas tubuh mereka menyatu dibalik selimut tebal yang membalut tubuh mereka. Deru nafas mereka berderu saling sahut menyahut, seohyun bergerak gelisah saat benda tumpul bersentuhan dengan perutnya.

Kyuhyun si pemilik benda tersebut mencoba untuk tak memperdulikan adiknya yang tak kunjung tidur, iapun mencoba untuk memejamkan matanya ditengah godaan yang maha dahsyat, apalagi deru nafas seohyun yang menggelitiki tengkuknya membuat dia tak tahan untuk menggeram tertahan. Seohyun yang sadar akan benda apa yang menonjol itu hanya bisa terdiam apalagi mencoba untuk melepaskan pelukan kyuhyun karena entah kenapa ia merasa nyaman berada dalam pelukan bossnya tersebut.

“tuan..”

“sst.. panggil aku oppa, kyuhyun oppa” perintah kyuhyun.

“ttapi..”

“tidak ada bantahan hyun, bisakah.. bisakah kau membantuku?” ucap kyuhyun tertahan. seohyun tahu kyuhyun tengah menahan sakit akan gairahnya sendiri.

“wae?”

“aku sendiri tidak tahu,tapi aku tidak bisa menahannya lebih lama. ijinkan aku…”

“lakukanlah oppa..”potong seohyun,entah ia sadar atau tidak yang pasti ia sudah tidak bisa memikirkan konsenkuensi dari perbuatannya ini karena kobaran api gairah yang telah tersulut sejak kyuhyun memeluk tubuhnya serta perasaan nyaman yang ia rasakan saat bersama kyuhyun membuat dirinya menyerahkan dirinya dibawah kendali kyuhyun.

Di dalam cahaya kilat serta bunyi gemuruh itu akhirnya seohyun menyerah dibawah kungkungan tubuh kyuhyun yang mendominasi, entah siapa yang memulai duluan, sekarang ini tubuh mereka sudah tidak memakai penutup apapun, mereka saling mencium, mencecap tiap jengkal tubuh mereka dan mencumbu satu sama lain memuja setiap lekukan tubuh mereka. Desahan dan erangan mendominasi diruangan tersebut seakan suara air yang berjatuhan dari langit serta bunyi gemuruh hanyalah suara nyamuk yang lewat.

Sejenak seohyun menikmati sisa-sisa percintaan mereka sebelum sadar kalau kyuhyun menumpahkan benihnya didalam,bukan diluar.

“seohyun.. terima kasih” ucap kyuhyun sambil mencabut miliknya yang sudah lemas akibat pertempuran mereka. Ia baringkan tubuhnya disamping seohyun dan menarik tubuh itu dalam pelukannya dan memejamkan mata mereka menikmati sisa-sisa waktu yang masih tersisa untuk beristirahat sebelum akhirnya besok mereka harus kembali pada aktifitas rutin mereka. 

***TBC (Tarik Bibir Cuyun) ***

Advertisements

Author:

Chwang Wifey 😘😘

114 thoughts on “Widow and Widower (6)

  1. Omegat
    merka sdah melewati batas..
    aduh klu seo.nya hamil gmna??
    hhmmm..
    pokoknya kmu harus tamggung jawab kyu..
    HARUS….
    next kka
    ditunggu part berikutnya.

  2. Aigo kyu. . .cari kesempatan dalam kesempitan, gimana klo seo hamil? tp itu lbh baik klo seokyu bs bersatu, moga aja setelah nglakuin “itu” kyu lbh gentle ke seo dan ga galak” lg ma seo

  3. Hiyaaaaaaaaaaakkk *tutup mata cantik* /.\ unni kau buat mereka begitu yakkk wkwkwkwk
    Kyu sadar ga ngeluarin didalem? Nanti kalo seo hamil gimana?? Adudududuuuhhh repot repot .. Kenapa aku yang repot ini wkwkwk
    Aish aish kalo kaya gini butuh yang nc vers nya ini wkwkwk akan kulakukan apa pun wkwkwk..tunggu aku yah nc vers dan unnideul *ketjupbasahdraku:*:**

    Oiya un btw mau tanya.. Yang waktu itu kyuhyun seohyun hadir di acara nikahan di jeju itu acaran nikahan changmin sooyoung kan ya? Kok disini changmin malah bawa wanita bayaran.. Apa ga diomelin sama istrinya nanti?? Apa aku yang salah baca yah?

    Next izin bacaaa:*

  4. Ihhhhh benci bagettttttt sama yonghwa,
    Waduh kyuhyun nyuri kesempatan dalam kesempitan tuh , kok kyuhyun ngeluarin benihnya sih, ntar kalau seohyun hamil gimana??

  5. apa… mereka lakuin itu? beneran lakuin itu? yaampunn hahaha Kyu mah emang udah niat banget buat lakuin itu hahaha. untung ada Kyu yang nyelamatin Seo dari Yonghwa
    kira kira apa ya yang direncanain sama Minho dan lainnya kasian Siwon Oppa yang tanggung jawab haha
    izin baca part selanjutnya ne eonnie

  6. Nggak nyangka hunbungan mereka secepat itu,
    Ommo , semoga ini awal yg bagus, dan seo nggak hamil dulu

  7. Ahhhh gk kuat gk kuat hehehe seokyu diluar kendali dan kyu kau menanam benih diseo terus membuahkan hasil harus bertanggung jawab kyu, apa yang direncanai sam para sahabat kyu ya jadi penasaran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s