Widow and Widower 7

Widow and Widower 7

 ​
Author : L~Cho

Cover : BlackAngel

Cast     : Cho Kyuhyun, Seo Joohyun and KyuLine

Genre  : Romance, Friendship, comedy.

Leght   : Chapter

 

Annyeong^^

Saya kembali lagi membawakan kelanjutan FF Widow and Widower..

Adakah yang masih mengingat FF ini?

Maaf karena terlalu lama tidak melanjutkan Ff ini dikarenakan ide yang stuck lalu karena sebab lainnya juga yang membuat saya tidak bisa melanjutkan FF ini tapi saya janji untuk melanjutkan FF ini sampai selesai..

Sekian cuap-cuap dari saya dan terakhir, maaf jika ada typo.

Happy reading and don`t forget to give comment and like^^

 

L~Cho

*****

Suasana riuh terdengar di sepanjang lobi gedung utama perusahaan yang bernama UC (united commodity), para pegawai perusahaan itu terlihat berlalu lalang masuk disepanjang pintu masuk gedung utama. Tak jarang para pegawai yang bertemu saling bertegur sapa dan sesekali menunduk hormat saat berpapasan dengan atasan mereka.

 

Suara ketukan heels juga mengiringi keriuhan suasana pagi gedung perusahaan yang berbasis export dan import barang tersebut. Yap, penampilan sangatlah ditekankan oleh perusahaan ini, jadi jangan heran bila kalian menjumpai karyawan UC yang berpenampilan sangat sexy dan modis karena peraturan perusahaan mereka memang mengatur seperti itu.

 

Seorang wanita cantik memakai rok span pendek berwarna abu-abu dengan atasan kemeja putih yang dibalut blazer abu-abu terlihat kesusahan membawa beberapa berkas yang tertumpuk rapi dikedua tangannya. Bila kalian jeli pasti ada yang aneh dengan wanita tersebut, wanita yang biasanya mengenakan heels 10 cm tiba-tiba mengenakan flatshoes biru dongker apalagi jika kalian menelisisk lebih jauh ada yang aneh dari caranya berjalan. Entah apa yang membuat wanita itu aneh, apa karena berkas yang ia bawa atau kakinya sedang terluka kita tidak tahu. Yang jelas wanita itu terlihat paling menonjol dari sekian ribu karyawanUC yang berlalu lalang tersebut.

 

Siapa yang tidak kenal Seo Joohyun sekretaris CEO UC yang paling cantik dan err~ sexy itu. Pasti para kaum adam tidak akan menyangkal bahwa sekretaris CEO mereka memang bak dewi yang jatuh dari kahyangan. Sayangnya mereka tidak berani menggoda sekretaris bos mereka itu. Entah kenapa setiap mereka kedapatan mencuri pandang pada sekretaris bosnya itu bosnya selalu tahu dan tak segan-segan mengeluarkan death glarenya. Seo joohyun bak primadona di perusahaan itu jadi jangan salahkan mereka yang sangat mengagumi wanita itu bahkan diam-diam menjadi penggemar rahasia wanita cantik itu.

 

Seohyun nama panggilan dari Seo joohyun, wanita itu terlihat tidak nyaman dengan dirinya, entah sebab apa wanita itu pagi ini terlihat sedikit kacau. Wanita itu melangkahkan kaki jenjangnya menuju meja kebesarannya sebagai sekretaris Seorang CEO. Tak lupa ia meletakkan tumpukan kertas yang ia bawa ke meja kecilnya sambil sesekali memilah kertas mana yang ia butuhkan untuk ia periksa terlebih dahulu sebelum ia berikan kepada bosnya.

 

Lebih dari beberapa puluh menit berlalu, wanita itu masih berkutat dalam pekerjaannya memeriksa kertas tersebut lalu memasukkannya kembali ke map. Sesekali terlihat wanita itu menguap menahan kantuknya, namun segera ia tepis rasa kantuknya karena setumpuk pekerjaan sudah menantinya. Iapun kembali berkonsentrasi mengerjakan pekerjaannya kembali. Tak lupa ia melihat catatan kecil yang menempel dikomputernya untuk memastikan bahwa hari ini bosnya sedang tidak ada acara penting.

 

Suara ketukan sepatu terdengar oleh indra pendengarannya, iapun mendongak memastikan siapa yang tengah lewat, sorot matanya bertubrukan dengan sorot mata hitam tajam milik seSeorang yang memporak-porandakan isi hati hati dan pikirannya semalam. Lelaki itu memandang sekilas Seohyun lalu meneruskan langkahnya menuju ruang kebesarannya di UC. Seohyun menelan ludahnya kasar, terdengar helaan nafas beratnya lalu ia terlihat memamerkan senyuman remehnya lalu kembali berkutat dengan pekerjaannya.

 

Raut wajahnya berubah, seakan awan hitam mendung menyelimuti suasana hatinya yang sudah kacau semakin tambah kacau. “Asshole man!” umpatnya.

 

Entah umpatan apalagi yang ia ucapkan dalam hatinya yang pasti ia tengah mengumpat lelaki bermata hitam pekat itu. “aishh.. lama-lama aku bisa gila” ucapnya lalu kembali melanjutkan pekerjaannya.

 

Dilain ruangan Seorang laki-laki tampan juga tengah kacau. Laki-laki itu tidak dapat berkonsentrasi memeriksa pekerjaan bawahannya. “Shit..!!” umpatnya.

 

Lelaki itu seperti tengah kesal atau mungkin dirinya yang sedang mengumpat untuk dirinya sendiri yang telah bersikap seperti Seorang pengecut. Ia kendorkan dasi yang melilit dikerah bajunya lalu mengambil air minum di depannya. Ia teguk air itu lalu meletakkan kembali ke mejanya. Wajahnya masih terlihat serius, sepertinya ia tengah berpikir keras, terlihat uratnya yang menegang di sela garis wajahnya. Sampai sebuah ketukan membuyarkan pikirannya. Diliriknya pintu masuk ruangannya. Disana terlihat Seorang wanita cantik yang selau siap sedia membawa beberapa map ditangannya.

 

Ia persilahkan masuk wanita itu, tanpa bersua wanita itu langsung menyerahkan map ia bawa. Wajah tampan laki-laki itu terlihat dingin seperti biasanya, aura gelap begitu kental menyelimuti atmosfer ruangan tersebut. Tak ada percakapan diantara mereka, lelaki itu tidak terlihat ingin membicarakan sesuatu kepada wanita dihadapnnya. Mulutnya Seolah terkunci, tidak ada rasa penyesalan yang terlihat dari gurat wajah laki-laki itu sehingga membuat wanita itu mengurungkan niatnya. Akhirnya setelah urusannya selesai ia buru-buru pamit keluar.

 

Sekeluarnya dari ruangan tersebut, wanita tersebut terlihat tambah kesal, raut wajah ayunya terkikis dengan gurat kemarahan. Wanita itu terlihat menahan amarahnya yang sewaktu-waktu  siap meledak namun kembali ia terhempas oleh sebuah fakta yang ia lupakan.

 

“babo-ya” ia memukul kepalanya pelan lalu kembali duduk di kursinya.

 

Seohyun wanita itu seakan tersadar kembali, sebuah kenyataan bahwa Seorang Cho Kyuhyun adalah Seorang cassanova Seolah menghempaskan angan-angannya. Pasti, ya bisa dipastikan laki-laki tidak menganggap bahwa malam yang telah mereka lewati semalam adalah malam yang indah dan berkesan bagi mereka. Seohyun harus menelan pil pahit kembali karena sekarang ia adalah bagian dari sekian banyak wanita yang telah melewati malam-malam panjang bersama Seorang Cho Kyuhyun.

 

Terbesit sebuah rasa dibenaknya bahwa Cho Kyuhyun akan menganggapnya berbeda dengan wanita-wanitanya apalagi ia dengan sadar menyerahkan sesuatu yang sangat berharga miliknya kepada Seorang Cho Kyuhyun. Betapa bodohnya dirinya yang dengan mudah terlena dengan jerat pesona lelaki itu.

 

Waktu berjalan begitu cepat, tanpa ia sadari jam sudah menunjukkan pukul sebelas, terlihat dua orang namja tampan berjalan beriringan menuju mejanya. Dua lelaki tanpan itu menyapa Seohyun dengan ramah.

 

“Annyeong Seohyun-ie” sapa Seorang lelaki yang memakai jas berwarna biru tua dengan senyuman ramahnya.

 

“Ahh, annyeong Lee sajangnim dan…”

 

Laki-laki disebelah Lee Hyukjae itu kemudian memposisikan dirinya untuk berkenalan secarapribadi dengan Seohyun. “Shim Changmin, panggil aku Max saja.. atau kalau kau berkenan, kau bisa memanggilku oppa. Arratchi?” ucap laki-laki bertubuh jangkung.

 

“Ahh, nde.. tapi alangkah baiknya jika saya memanggil anda sajangnim juga”ujar Seohyun sambil menyunggingkan senyuman manisnya.

 

“jangan terlalu kaku Seohyun-ssi, aku bukan orang yang kaku seperti bossmu” bisik changmin setengah meledek.

 

“baiklah, Max oppa.. right?” changmin mengangguk setuju.

 

“aish,, chwang jangan coba-coba kau menggoda Seohyun-ie ku. Ahh Seohyun-ie apakah hari ini kau sedang tidak sibuk?”

 

“Mmm, sepertinya tidak.”

 

“Baguslah, kajja kita makan siang bersama. Hari ini aku akan mentraktirmu. Aish.. aku merasa bersalah sekali atas kejadian tempo hari lalu. apa kau baik-baik saja Seohyun?” Tanya hyukjae memastikan.

 

“Ahh~ soal itu anda tidak perlu mengkhawatirkannya, bukankah anda melihat sendiri saya baik baik-baik saja?”

 

“Tapi kami merasa tidak enak Seohyun, bagaimana pula kau adalah tamuku, bukan begitu chwang?”

 

“Ne,Majjayo” ujar Chwang semangat.

 

Tanpa mereka sadari sepasang mata hitam tajam memperhatikan mereka sejak tadi, mata itu menyorotkan rasa ketidak sukaannya pada kehadiran sosok dua namja yang menghampiri Seohyun.

 

“A..aku..” pandangan Seohyun beralih saat ia mendapati sorot mata tajam yang mentapnya. Ia tahu arti sorot mata itu. Pikirannya gamang antara mengiyakan atau menolak ajakan tersebut. Namun ketika ia melihat sorot mata itu nyalinya menjadi ciut mengingat kejadian terakhir yang ia alami setelah menerima ajakan dua orang didepannya.

 

“bagaimana Seohyun-ie? Apakahkau bersedia ikut dengan kami?”

 

“Mmm~ mianhae, sepertinya saya tidak bisa menerima ajakan kalian?” sesal Seohyun.

 

“wae?” ujar kedua namja itu berbarengan.

 

“aku harus menyiapkan bahan materi untuk Cho sajangnim” bohong Seohyun.

 

“ahh~ sayang sekali, baiklah lain kali ku harap kau tidak menolak ajakan kami ne?” ujar Hyukjae dengan menampilkan nada kekecewaannya.

 

“Mianhae..” sesal Seohyun sambil membungkuk hormat.

 

Changmin menghampiri Seohyun lalu berbisik “Tenanglah Seohyun-ie.. kami berada dipihakmu. Jangan takut pada namja didepanmu okey? Kami masih menunggu kesedianmu” ujar changmin lalu menampilkan kedipannya pada Seohyun.

 

“Kkalian..” Seohyun setengah tergagap saat menyadari bahwa kedua laki-laki itu tahu dirinya berbohong.

 

“Baiklah.. kami pamit. Pai~” pamit kedua namja itu, dengan gaya coolnya kedua eksekutif muda berjalan pergi keluar.

 

Sekeluarnya kedua namja itu Seohyun memandang takut pada sosok lelaki lain yang berdiri sekitar sepuluh meter darinya. Sosok yang masih menampilakan wajah garangnya, Ia pun kembali membereskan pekerjaannya.

 

Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul lima sore, Seohyun kembali membereskan berkasnya. Tanpa ia sadari sore itu hujan turun dengan derasnya, dan sialnya ia lupa membawa payung. Iapun mengeluarkan ponselnya dan mengetikkan beberapa digit nomor untuk memesan sebuah taxsi. Setlah selesai memesan iapun memutuskan untuk menunggu taxsi pesanannya di depan gedung UC.

 

Sebuah tangan tiba-tiba menarik pergelangannya. Seohyunpun menoleh menelisik siapa gerangan orang yang berani memegang tangannya dengan lancing. Pandangannya bertemu dengan mata hitam tajam itu. Raut wajah kecut ia tampilkan, ia hempaskan cekalan tangan itu lalu berjalan menjauh dari sosok itu. Kekesalannya sudah berada diubun-ubun. Lelaki itu seperti tidak peduli dengan perasaannya sebagai wanita. Apakah dia tidak memiliki hati? Laki-laki itu Seolah tidak merasa bersalah sama sekali. Jangankan meminta maaf, menyapa dengan hangat saja tidak.

 

“Ayo ku antar pulang” ujar namja itu to the point. Seohyun tetap diam membisu, dirinya tidak menghiraukan ucapan namja tersebut malah sibuk bermain dengan ponselnya.

 

“Kajja” ucap namja itu langsung menarik pergelangan tangan Seohyun.

 

Dengan gerak reflex Seohyun menepis tangan Kyuhyun lalu berlari menjauh. Keberuntungan mungkin berada dipihaknya, karena tak lama kemudian sebuah taxsi yang ia pesan datang. Seohyun langsung menaiki taxsi pesanannya tanpa menengok kebelakang dan membiarkan laki-laki itu meneriaki namanya.

 

Jujur, dalam hati Seohyun masih takut jika lelaki itu, Kyuhyun melakukan sesuatu padanya. Mengingat terakhir kali Kyuhyun menarik tangannya ia kehilangan sesuatu yang berharga.maka dari itu kali ini ia tidak mau dibodohi oleh bossnya yang memanfaatkan kepolosan hatinya.

****

Kyuhyun, namja itu tengah kesal setengah mati. Di lemparinya barang-barang disekitarnya hingga hancur dan berantakan. Ruangan bernuansa putih itu seperti terkena gempa dengan barang-barang pecah disekelilingnya dan beberapa barang yang berada dalam posisi yang tidak semstinya. Namja itu terlihat mengeluarkan amarah serta kekesalannya, karena baru kali ini ia ditolak mentah-mentah oleh Seorang wanita. Harga dirinya sebagai Seorang cassanova Seolah tercorng karena kejadian sore tadi. Niatnya yang ingin mengantar Seohyun pulang ditolak mentah-mentah oleh yeoja itu. Sebenarnya ia berniat untuk meminta maaf mengenai kejadian kemarin malam.

 

Ya, sebenarnya Kyuhyun merasa sangat bersalah karena telah merebut sesuatu yang berharga dari wanita itu. Apalagi ia sudah seperti bajingan yang memanfaatkan kekalutan wanita itu dan pada akhirnya mereka menghabiskan malam yang panas. Pengecut, ya itulah sebutan yang pantas untuk Kyuhyun sandang. Bagaimana tidak? Setelah melewati malam bersama dengan Seohyun paginya ia langsung meninggalkan wanita itu yang masih dalam keadaan polos tanpa meninggalkan sepatah kata atau pesan.

 

Ia terlalu takut menghadapi ekspresi wanita itu sesaat setelah wanita itu sadar dan melihat bagaimana keaadaan mereka pagi itu. Jadi ia memutuskan untuk pergi terlebih dahulu dan yang paling disesalinya ia tak berani meminta maaf atupun mengungkapkan isi hatinya kepad wanita itu. Bukankah itu terlalu pengecut?

 

“AAAAarrrghhhhhh” teriaknya sambil melepar remot televisi yang di pegangnya.

 

“Awww~” teriak suara lain yang seperti tengah kesakitan.

 

Ditengoknya kemana arah suara tersebut dan ternyata suara itu berasal dari Eunhyuk sahabatnya. Eunhyuk terlihat memegangi dahinya yang terlihat memerah. Upps, malang nian nasib eunhyuk yang tanpa sengaja terkena lemparannya. Dalam hati, Kyuhyun menertawakan nasib sial sahabatnya itu namun ia tahan agar ia tidak menampilkan senyumannya.

 

“Yakk!! Kalau kau melempar-lempar barang lihat dulu situasi? Aish, dahiku..” kesal eunhyuk sambil mengelus dahinya yang terlihat sedikit ada benjolan berwarna ungu.

 

“kenapa kau menyalahkanku? Kau saja yang salah! Kenapa tidak mengetuk pintu dulu eoh?” ujar Kyuhyun tak mau kalah.

 

“Yakkk!!Cho Kyuhyun,awas saja kau?”

 

“Ada keperluan kau kemari? Kalau tidak ada keperluan penting mending kau keluar saja” usir Kyuhyun langsung.

 

“Aish,bocah ini memang tidak punya rasa bersalah, bukannya meminta maaf malah mengusir orang” gerutu hyukjae masih mengelus dahinya yang masih terasa sakit akibat lemparan remot Kyuhyun.

 

“Hyung, lebih baik kau keluar sebelum aku melempar televisi ini!!” ancam Kyuhyun.

 

“Hya,, santai Kyu.. aku hanya ingin mengajakmu bersantai bersama..” ujar hyukjae sambil duduk disamping Kyuhyun.

 

“Pergilah, aku sedang tak berniat untuk pergi” tolak Kyuhyun.

 

“Apa kau tidak ingin berkumpul dengan kami eoh? Sudah lama kita berkumpul” ujar eunhyuk.

 

Kyuhyun menatap eunhyuk dengan tatapan tak berminat. Tak patah arang, eunhyuk akhirnya mengeluarkan jurus terakhirnya. “oh ya, aku juga menyewa Lee Hyeorin untuk menemani kita malam ini, apa kau masih tak mau ikut?” bisik hyukjae.

 

Kyuhyun langsung berdiri meraih jacket kulitnya lalu pergi keluar dari kamarnya. Sedangkan hyukjae, namja itu masih bingung dengan tingkah sahabatnya. Ia pun berlari mengejar Kyuhyun.

 

“Yakk.. Cho Kyuhyun kau mau kemana eoh?” teriak hyukjae sambil menyusul Kyuhyun yang sudah berjalan terlebih dulu menuju mobilnya.

 

Kyuhyun menghentikan langkahnya lalu berbalik menoleh kepada hyukjae “Bukankah kau mengajakku untuk bersenang-senang? Kajja kita pergi! Ucap Kyuhyun sembari melempar sebuah kunci mobil kepada hyukjae. Hyukjae menyunggingkan senyumannya dan mereka pun pergi menuju Club langganan mereka.

 

Setibanya disana, para anggota Kyuline terlihat bekumpul bersama wanita sewaannya, suara hentakan music yang keras menambah suasana riuh pada malam itu. Kyuhyun terlihat malas untuk terlibat dengan wanita-wanita penggoda sewaan eunhyuk. Ia pun melangkahkan kakinya pada sebuah bartender. Ia pun memesan segelas wine dengan kadar alcohol yang lumayan tinggi. Terbukti, baru beberapa gelas Kyuhyun meminumnya ia sudah mabuk.

 

Pikirannya masih kacau, jadi ia memutuskan untuk merilekskan pikirannya dengan meminum minuman itu. Minho salah satu sahabat Kyuhyun terlihat memperhatikan tingkah Kyuhyun yang sedari tadi terlihat menyendiri sedangakan para sahabatnya yang lain tengah bersenang-senang dengan wanita sewaannya.

Sebenarnya ia ikut prihatin dengan nasib percintaan sahabatnya yang cukup tragis, dari mereka bertujuh hanya Kyuhyun yang mengalami nasib semenyedihkan ini. sebagai sahabat ia hanya bisa mesupport apa yang dilakukan sahabatnya itu. Termasuk mendukung hubungan sahabatnya itu dengan Seo Joohyun, sekretaris sahabatnya itu. Ya meskipun sahabatnya itu belum peka terhadap perasaannya sendiri namun sebagai sahabat yang baik, ia akan berusaha dengan keras agar sahabatnya itu mendapatkan kebahagiannya kembali setelah ditinggal anak dan istrinya. Melihat Kyuhyun yang sudah sejak tadi terus menguk minuman itu, Minho menghampiri changmin yang sedang bercengkrama dengan wanitanya. Iapun membisikkan sesuatu pada changmin.

 

Namja betubuh jangkung itu terlihat hanya mengangguk-angguk saja, lalu ia terlihat berbicara dengan wanitanya. Sepertinya wanita itu terlihat tidak rela untuk ditinggalkan sendiri namun changmin sepertinya perayu ulung karena tak lama setelah itu wanitanya terlihat mengangguk mengiyakan.

 

Akhirnya Kyuhyun pulang dalam keadaan mabuk berat dengan diantar oleh Changmin dan Minho.

***

 

“Aish.. bagaimana ini?” ujar Seohyun gelisah sambil mengetuk-ngetukkan penanya.

 

Jam menunjukkan angka sepuluh namun sang boss belum menampakkan batang hidungnya apalagi tidak ada pemberitahuan sebelumnya mengenai keabsenan sang boss. Seohyun terlihat gelisah memandang lorong sepi di sampingnya. Berharap sang boss datang ke kantor. Ia pun memutuskan untuk mengechek handphonenya berharap ada notifikasi masuk. Namun tak ada satupun notifikasi yang masuk, sedari tadi Seohyun juga sudah berusaha untuk menghubungi ponsel bossnya namun hanyalah jawaban dari operator yang ia terima.

 

Seohyun tidak bermaksud untuk apa-apa namun hari ini ia harus bertemu dengan bossnya karena ada beberapa berkas penting yang harus bossnya tanda tangani. Seohyunpun memutuskan untuk mengambil tasnya dan mengemasi berkas-berkas itu. Ya, Seohyun memutuskan untuk pergi menemui bossnya.

 

Seohyun terpaksa datang ke rumah Kyuhyun untuk mengantarkan berkas yang harus diperiksa Kyuhyun. Setibanya di kediaman besar bergaya aristocrat itu, Seohyun membenahkan kemejnya yang agak kusut lalu melenggang masuk kedalam rumah besar itu.

 

Setibanya disana ia disambut oleh pelayan wanita berseragam hitam putih lalu ia dipersilahkan masuk. Saat ia hendak menanyakan keberadaan bossnya itu, si pelayan hanya menjawab bahwa majikannya berada dalam kamarnya sejak semalam dan belum keluar. Seohyun mengganguk paham, kemudian ia meminta pelayan tersebut untuk memanggil tuannya namun sang pelayan hanya diam seperti memikirkan sesuatu.

 

“Waeyo?” Tanya Seohyun.

 

“Mianhae nona, saya tidak berani memanggil Tuan muda..” jawab pelayan tersebut dengan ragu.

 

“Tapi ini sangat penting.. bisakah kau membantuku sekali ini saja?” mohon Seohyun pada pelayan tersebut.

 

“Ssaya takut tuan muda akan memecat saya nona” pelayan itu terlihat takut.

 

“Baiklah, bisa kautunjukkan dimana kamar Cho sajangnim?”

 

“Mari saya antarkan” ajak pelayan itu sembari mengantar Seohyun menujuu kamar Kyuhyun.

 

Sesampainya disana Seohyun langsung mengetuk pintu kamar tersebut, namun beberapa kali ketukan tak membuat sang pemilik kamar tersebut membukakannya.Seohyun pun meminta kunci cadangan pada pelayan tadi. Tak lama kemudian pelayan trsebut memberikan sebuah kunci pada Seohyun dan langsung digunakan Seohyun unuk membuka pintunya.

 

“Astaga.. bau alcohol eunghh~” uap Seohyun sambil menutup hidungnya karena bau alcohol yang lekat di kamar tersebut.

 

Seohyun memandang takjub ruangan kamar yang berukuran empat kali kamar tidurnya itu, kamar bernuansa putih itu sangat apik dan rapi namun sayang sang pemiliknya tak bisa menjaga ruangan tersebutdari bau alcohol. Terlihat jelas ada rak kecil dengan barisan botol alcohol dan wine di ujung ruangan. Seohyun jelas tahu kalau sang boss gemar mengkonsumsi minuman beralkohol.

 

Seohyun mendekati ranjang sang boss, lalu meletakkan mapnya di atas nakas dekat ranjang. “ehem..” Seohyun memperbaiki suaranya.

 

“Tuan Cho.. Tuan Cho..” teriak Seohyun pada cuping telinga sang boss, meskipun hal itu tidak sopan namun Seohyun tidak tahu cara lain yang bisa ia gunakan untuk membangunkan sang boss dengan santun dan tidak lancing.

 

“Tuan, sudah pagi tuan..” uap Seohyun setengah berteriak namun tetap tak ada respon malah terdengar suara dengkuran yang agak keras, ahh bukan..ini memang sangat keras seperti suara kereta uap yang tengah berjalan. “Ya tuhan, ada juga ya orang tampan yang tidurnya tak seindah wajahnya” batin Seohyun dengan menahan tertawa.

 

“Tuan Cho, bangunnn~” teriak Seohyun sembari menepuk pundak bossnya itu dengan kasar. Tak ada reaksi.

 

“Aishh, bagaimana ini?” dengus Seohyun kesal sembari menggigit kuku jarinya.

 

Seohyun mendengus kesal, “Baiklah Seohyun, sepertinya kau harus melakukannya” ia meraih sebuah jam weker yang ada dinakas dan menyentel alarm lalu menghidupkannya tepast di telinga Kyuhyun.

 

“TUAN CHO~ BANGUN~” teriak Seohyun tepat di lubang telinga Kyuhyun sambil menenteng jam weker yang berbunyi nyaring di tangannya. Sang boss bukannya membuka matanya malah menarik bantalnya lalu menutup kedua telinganya Seolah-olah masih enggan untuk bangun.

 

“TUAN CHO~ BANGUN~” teriak Seohyun sekali lagi dan berhasil. Sang boss akhirnya mau membuka matanya.

 

“Aish, kau ini ! pagi-pagi sudah membuat keributan” gerutu Kyuhyun dengan suara parau.

 

“Selamat Siang tuan Cho” sapa Seohyun sambil menampilkan senyum manisnya.

 

“Kau..?? Ada keperluan apa kau kemari?” Tanya Kyuhyun Seolah baru sadar akan kehadirn Seohyun.

 

“Maaf mengganggu tidur anda, saya kemari ingin meminta tanda tangan anda”

 

“Aigoo, seperti tidak ada hari esok saja” dumel Kyuhyun sembari mengucek matanya.

 

“Maafkan saya Tuan, kalau berkas ini tidak sangat penting saya tidak akan mengganggu anda”

 

“Mana berkas yang perlu kutanda tangani?” Tanya Kyuhyun acuh, tanpa peduli dengan ekspresi Seohyun yang kaget.

 

Sohyunpun menyerahkan map yang dibawanya tadi lalu menyerahkannya pada Kyuhyun.Disana baik Kyuhyun dan Seohyun tak ada yang membahas tentang malam panjang mereka. Entah karena ego Kyuhyun yang tinggi Kyuhyun seakan dengan mudah melupakannya. Itu mungkin anggapan Seohyun, namun nyatanya Kyuhyun tak bisa dengan mudah melupakan malam itu. Rasa bersalah terus membayanginya.

 

“Ini, sudah ku tanda tangani semua. Apa ada yang masih kurang?” Tanya Kyuhyun sembari meletakkan pennya.

 

“Aniya, terimakasih dan maaf telah mengganggu tidur anda..”

 

“Ehemm, Sajangnim saya pamit undur diri dan, terima kasih”

 

“Mm pergilah..” ucap Kyuhyun acuh tanpa memandang Seohyun. Seohyun menghela nafasnya pelan karena berhasil mendapatkan tandatangan tanpa di beri makian dari bossnya karena mengganggu tidurnya. Setelah urusan menandatangani semua berkas Seohyun pamit pulang.

 

Namun saat didepan rumah, Seohyun bertemu dengan siwon yang kebetulan datang untuk menemui Kyuhyun. Choi siwon yang tampan itu berhenti dan memutuskan untuk menyapa Seohyun terlebih dahulu.

 

“Annyeong Seohyun-ssi” sapa siwon dengan ramah.

 

“Ahh, Choi Sajangnim.. Annyeong~” balas Seohyun.

 

“Kau habis menemui Kyuhyun?”

 

“Iya, barusan saya meminta tanda tangan Cho sajangnim”

 

“Lalu, sekarang kau mau kemana?”

 

“Saya mau kembali ke kantor”

 

“Ke kantor? Apakah kau membawa kendaraan sendiri?”

 

“Ahh, aniya..”

 

“Baiklah, kajja naiklah aku”

 

“Nde??”

 

“Aku antarkan kau ke kantor”

 

“Tapi bukankah anda..”

 

“Itu bisa ku lakukan nanti, naiklah ku antar kau kekantor. Tak baik Seorang wanita naik kendaraan umum sendirian. Bukankah kita Seorang teman?” ucap Siwon sambil mengedipkap sebelah matanya.

 

Seohyunpun akhirnya menerima ajakan Siwon karena merasa tidak enak menolak kebaikan Seorang teman. Bukankah mereka adalah Seorang teman? Jadi untuk apa kita merasa sungkan. Batin Seohyun lalu masuk kedalammobil berwarna putih milik Choi siwon.

 

Sedangkan dibalik tirai Kyuhyun melihat pemandangan yang tak mengenakkan dari kedua makhluk berbeda jenis itu, darahnya terasa mendidih karena melihat kedekatan siwon dan Seohyun yang Seolah-olah menjelaskan bahwa mereka sudah sangat dekat.

 

Dengan kecemburuan yang tinggi Kyuhyun membuntuti mobil siwon yang sudah melaju sedari tadi, seperti orang yang tengah kesetanan Kyuhyun melajukan mobilnya dengan kepatan diatas rata-rata menyalip beberapa mobil didepannya sampai didapatinya mobil putih milik Choi Siwon.

 

Kyuhyun mengikuti mobil itu sampai di pelataran kantornya, tanpa keluar dari mobil, Kyuhyun mengintip apa yang dilakukan oleh Seohyun dan siwon dari balik kaca jendelanya. Tak ada adegan apapun, seturunnya Seohyun dari mobil Siwon ia langsung pamit dan bergegas masuk ke dalam gedung UC.

 

Kyuhyun menatap sebal kearah mobil siwon, ia memukul setirnya keras lalu menjatuhkan dahinya diatas setir mobilnya. Iapun memutuskan untuk pergi dari gedung kantor miliknya dan melenggang pergi bersama kecemburuannya.

 

Jam menunjukan pukul delapan malam, Seohyun pun bergegas untuk pulang. Hari ini ia harus lembur karena tadi ia harus pergi sebentar untuk meminta tanda tangan bossnya di rumah milik sang boss jadi pekerjaannya harus ia tinggal sebentar. Suasana malam hari di UC sedikit ramai karena banyak kariyawan yang memilih untuk lembur demi mendapatkan bonus tambahan, jadi Seohyun tidak perlu takut berlalu lalalng melewati lorong dan koridor kantor, karena masih sedikit ramai. Kakinya melenggang menuju pintu keluar gedung UC yang sudah disambut oleh taxi pesanannya tepat di depan pintu masuk dan keluar gedung.

 

Tanpa Seohyun sadari dibelakang taxi yang ia tumpangi, ada sebuah mobil hitam yang membuntutinya sejak dari keluar gedung UC hingga sampai kerumahnya. Entah karena sangking lelahnya Seohyun ataupun karena memang ia tidak tahu sednag dibuntuti, ia merasa bias saja dan melenggang masuk pintu pagar rumahnya.

 

Namun, sebelum Seohyun masuk kedalam rumahnya, SeSeorang telah terlebuh dahulu menarik tangan Seohyun lebih tepatnya ia mencengkeram erat pergelangan tangan Seohyun. Seohyun menatap tajam Kyuhyun dan berusaha menarik tangannya.

 

“Lepaskan..” desis Seohyun namun Kyuhyun malah mengeratkan cengkeramannya.

 

“LEPASKAN aku bilang..!!!” teriak Seohyun sambil memberontak minta dilepaskan.

 

“Dasar wanita jalang~” desis Kyuhyun. Seohyun yang tak tahu menahu alasan Kyuhyun menarik tangannya dan menyebutdirinya wanita jalang langsung menampar pipi Kyuhyun.

 

“Kkau~” desis Seohyun tak terima sambil menunjuk wajah Kyuhyun dengan ekspresi nyalang menampilkan amarahnya saat lelaki yang telah merampas harta berharganya itu menyebutnya dengan wanita jalang.

 

Hati wanita mana yang tak sedih, sudah direnggut sesuatu yang berharga miliknya tanpa sepatah katapun dan orang yang merebutnya dengan tega-teganya mengataimu Seorang jalang. Sungguh sangat kejam sekali.

 

“Hehh~ apa kau masih mengelak? Kau sudah seperti jalang yang mengoleksi pria tampan yang kaya raya.. aku bisa sebutkan pria mana saja yang kau dekati..” Seohyun menatap Kyuhyun tajam. Seohyun merasa sakit hati karena disebut sebagai wanita yang tidak baik. Apa dimata bossnya selama ini ia seperti itu? Astaga sungguh picik sekali pemikiran bossnya jika itu benar.

 

“Anda sungguh kejam jika menyebut saya sebagai Seorang wanita jalang. Apakah anda punya bukti untuk membuktikan kalau saya benar-benar wanita yang seperti itu? Bukan malah sebaliknya? Sepertinya anda butuh cermin sendiri! Lihatlah kelakuan anda sendiri ! apakah kelakuan saya lebih baik dari pada yang anda lakukan?” tuntut Seohyun sambil menghempaskan tangannya dari cengkraman tangan Kyuhyun.

 

“Bukankah sebutan itu sangat cocok disematkan untuk anda? Apakah anda tidak sadar?” toyor Seohyun.

 

“anda sungguh lelaki yang kejam dan tidak memiliki rasa bersalah sama sekali. Lihat sendiri apa yang telah anda lakukan terhadap saya. Anda sudah berani mengambil kesempatan untuk merenggut satu-satunya kebanggaan yang saya miliki untuk saya persembahkan terhadap suami saya kelak. Apakah anda sadar bahwa perbuatan anda saat itu sungguh merugikan saya?  Ditambah lagi tak ada ucapan maaf atas perbuatan yang anda lakukan terhadap saya. Anda menganggap saya ini manusia atau hewan??”  Seohyun menumpahkan segala amarah yang sudah mengendap berhari hari dihatinya.

 

Kyuhyun, lelaki itu menatap Seohyun Seolah tak percaya bahwa wanita itu menuntut permintaan maaf darinya. Sungguh ia belum siap jika wanita itu menuntut pertanggung jawaban atas perbuatannya malam itu.

 

“anda tak perlu menatap saya seperti itu, saya tahu diri.. anda pasti menganggap saya seperti wanita yang sering anda kencani bukan? Kalau anda berpikiran seperti itu anda salah besar”

 

“Seohyun-ssi”

 

“sudah, saya menyerah.. terserah anda menyebut saya apa. Saya berhenti sampai disini, besok saya akan mengirimkan surat pengunduran diri saya. Selamat malam” ucap Seohyun masih berusaha tegar lalu mendorong pintu gerbang rumahnya.

 

Sedangkan Kyuhyun pria itu terlihat hanya diam meresapi ucapan Seohyun . Saat Seohyun akan melangkahkan kakinya menuju rumah, Kyuhyun lantas menarik tangan Seohyun lalu memeluk tubuh Seohyun. Seohyun memberontak dalam kungkungan Kyuhyun.

 

Tanpa sadar Seohyun kini telah masuk kedalam mobil Kyuhyun, dan entah mengapa laki-laki itu malah mengajaknya pergi tanpa memberi penjelasan dan ia tidak tahu kemana ia akan dibawa pergi. Mereka pun akhirnya tiba di sebuah hotel berbintng lima yang tak jauh dari kawasan perumahan Seohyun.

 

Setibanya di hotel Kyuhyun mempersilahkan Seohyun untuk duduk di sisi ranjang. Mereka masih enggan berbicara satu sama lain, ditambah Seohyun terlihat masih kalut dan lebih memilih menunduk dan memainkan ujung bajunya sedangkan Kyuhyun, pria itu terlihat tenang sambil sesekali menghela nafas beratnya.

 

“Mianhae.. jeongmal mianhaeyo~” bisik Kyuhyun sembari mendekat pada Seohyun lalu menarik tangan kanan Seohyun. Kyuhyun menggenggam tangan itu erat lalu mengecup sekilas punggung tangan putih milik Seohyun.

 

“Aku tidak bermaksud untuk menyakitimu Seohyun-ssi, aku hanya tidak bisa mengungkapkan semua isi hatiku padamu, ditambah kejadian siang tadi saat kau bersama siwon-ssi membuat diriku semakin kalut..”

 

“Maaf, aku memang pria egois yang lebih mementingkan egoku sendiri ketimbang perasaanmu. Aku tahu kau pasti kecewa dengan sikapku bukan?” Seohyun memilih untuk diam tanpa berniat menyahuti omongan Kyuhyun.

 

“Aku menyesal telah berbuat hal yang tidak pantas dan berakibat merugikan dirimu serta menyebutmu dengan sebutan yang tidak pantas.. Mianhae, aku tahu bahwa itu salah. Aku terlalu kalut saat itu. Sungguh aku tidak bisa menahan nafsuku waktu itu. Tapi aku tidak menyesal melakukan hal itu denganmu karena aku tahu, kau berbeda…” Kyuhyun menangkupkan kedua pipi Seohyun dan mencium bibir Seohyun sekilas.

 

“dan perasaanku padamu memang berbeda..” Kyuhyun meraih bibir Seohyun dan mencercap bibir Seohyun dengan lembut, Seohyun diam memikirkan apa kata hatinya.

 

Disisi lain Seohyun sangat marah dan sungguh kemarahannya sudah diatas ubun-ubun  sehingga ia bingung bagaimana harus melampiaskannya namun disisi lain ada sesuatu yang lain. Rasa ini sungguh beda, rasa yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya, rasa yang hadir saat Kyuhyun dengan tatapan lembutnya mencercap lembut miliknya Seolah-olah menegaskan bahwa ada sesuatu yang lain yang ia rasakan saat bersama bossnya selain amarahnya. Dan Seohyun tak berani menegaskannya karena rasa itu sungguh tak pantas ia rasakan apalagi jika itu menyangkut dengan bossnya. Seperti sebuah rasa yang terlarang untuk ia rasakan.

 

“Aku adalah laki-laki yang pernah terluka Seohyun-ssi, kau tahu.. aku sakit, hatiku sakit menerima kenyataan bahwa istri dan anak yang sangat aku cintai meninggal bersamaan. Aku sungguh terguncang menerima kenyataan pahit itu. Aku terluka menahan rasa sakit akibat ditinggalkan orang yang ku cintai bertahun-tahun tanpa berani untuk menyembuhkannya. Aku takut kehilangan Seohyun-ssi. Dan kau tahu, aku melampiaskannya dengan seperti itu.. alcohol, wanita dan sex.. itu semua ku lakukan bertahun-tahun hanya untuk menutupi lukaku yang sejatinya tak pernah sembuh.” Aku kyuhyun. “tapi semua berbeda setelah kita bertemu, rasa itu kembali muncul, dan aku masih terlalu takut untuk mencobanya lagi” imbuh kyuhyun dengan wajah penuh ekspresi sedih.

 

“Maaf jika sifat pengecutku itu membuat dirimu kecewa, aku minta maaf. Aku tidak tahu harus berkata apa lagi Seohyun-ssi, yang jelas aku ingin mengajakmu memulai mengembangkan rasa itu..” pinta kyuhyun dengan wajah penuh ketulusan, tak ada lagi wajah penuh amarah yang sering ia tampilkan. Yang ada hanya ketulusan yang terpancar jelas dari manic mata hitam miliknya.

 

“Ku mohon, bicaralah Seohyun~” ucap Kyuhyun dengan wajah penuh kelembutan, hidung lancipnya bergesekan lembut dengan hidung kecil Seohyun.

 

Seohyun memalingkan wajahnya “Aku.. Aku tidak bisa, Maaf…” ucap Seohyun ragu.

 

“kenapa? Apakah kau masih meragukanku? Aku bersungguh-sungguh Seohyun-ssi. Kau tidak perlu takut, aku akan membuktikan kesungguhanku.”

 

“Baiklah, akan ku coba” putus Seohyun sedikit mantap.

 

“Kalau begitu kau harus bersiap-siap terkurung bersamaku sampai sisa umur kita” canda kyuhyun lalu menangkupkan kedua tangannya di pipi Seohyun lalu memajukan wajahnya dan menggesekkan hidung lancipnya di hidung Seohyun. Seohyun diam namun terlihat semburat merah dipipinya. Nafas kyuhyun membelai wajah Seohyun karena sangking dekatnya kening mereka bersentuhan, hidungnya menempel dan bibir mereka saling menemukan pasangannya.

 

—-TBC—-

Advertisements

Author:

Chwang Wifey 😘😘

44 thoughts on “Widow and Widower 7

  1. Akhirnya post juga lanjutanna. Nunggunya ampe lunutan kan hha 😀😁
    Keren keren , semoga hub seokyu makin sweet , boleh lah di tambahin moment2 kejailan sahabat kyu buat bumbu2 hub seokyu hha biar kyuhyun cemburu #justsaranyakak hihihi

  2. Akirnya update juga senangnya….. ya ampun kyupa sifatnya nyebelin banget kasihan seonya udah mah digituin ma kyupa ditinggalin tanpa kata2.semoga aja awal yang bagus dan kyupa bener2 tobat

  3. ya tuhaaannn akhirnya dilanjut jg kak, seneng bgt aku nya. yeaahhh akhirya kyu sadar jg tuh sm perasaannya, maka nya jgn gengsi2 knp sih kyu, rugi sendiri kan jadinya. tinggal nungguin mereka nikah aja nih, wkwkw

  4. akhirnya bisa baca lagi kelanjutnya….
    woahhh kyuppa udah ungkapin perasaanya ke seo
    mantap mantap … akhirnya seokyu bersatu juga.
    next next thor

  5. Akhirnya…..setelah sekian lama akhirnya di post juga next partnya.walah….si kyu kenapa milihnua hotel ya…???perasaan banyak tempat yang lain,apa mungkin setelah itu kyu mulai melakukannya lagi….????ok deh Chingu di tunggu next pat dan karya2 yang lainnya ya,fighting……..

  6. ya ampun akhirnya kyu mau ngungkapin isi hati nya yang sebenarnya
    sempat ragu karena ego kyu tinggi banget
    apalagi kyu sampe ngerendahin seo karena kyu lagi cemburu berat
    tapi endingnya sweet banget kyu n seo mau mulai menumbuhkan perasaan mereka masing2x
    gak sabar liat kisah mereka
    ditungggu 😀

  7. kaaaaa
    kyuhyun kalut yaaa. masa ngomongnya gitu sama seo. kan seo tersinggung wkwkw
    baiklah, segera nikahi seo. jangan mengundur-ngundur waktu. tahukah, wanita butuh kepastian hummm

    nexttt yaaa

  8. Akhirnya si kyu ngungkapin jg isi hatinya ke seo meski harus saling memaki dulu tp akhirnya seo mau bersama kyu, moga aja sifat kyu berubah setelah seo menerima kyu, kasian jg kyu harus memendam rasa sakitnya dan moga aha mereka cepet nikah. Di tunggu bgt kelanjutannya eon

  9. Yeeee….akhirya saeng lala+dhea kambek lg stelh lm hiatus…slmt y…kan bner bnyk yg nunggu2 epep klian..akhrya epep ni dilnjut y…aigoo itu si kyuppa kl ngomng g difilter dl x y…blng seonni jalang…pdhal dia sndri sk main ma jalang y wkkkwwwkkkwwwkk…y iyalh mrah tu si seonni udh diambl gt ja tu mhkota brhrga ditinggaln tnp pesan g mnta maaf jg eh ujug2 dibilng jlang…readersnya jg emosi pan y…nahloh dr skian bnyk t4 itu si kyuppa mlihnya hotel..apakh ada niat lain slain ingin mngungkapkan prsaan+maaf ke seonni…wkkkwwwwkkk…(otak yadong terdeteksi)wakwaw…y udahlah y dicba ja dl hbngn yg sriusnya toh udh ngelakuin jg…kan jd curi start y tu si bang evil…hmmm hyukppa sll sial y g dimn2..kesian..blehlah ntr next part shabt2 kyuppa goda2in seonni biar si kyuppa jealous…seru tuh kl ky gt…haaaaa…ok deh bwt saeng lala+dhea ditunggu next part nya y…semngat bwt klian..😙😘😚👍👍ohiya…tu kl mw indo taksi eng taxi…saran y jgn marah…overall nice…

  10. Akhirnya dipost juga, tinggal nunggu mereka nikah aja, punya anak, alurnya kalo bisa dibikin kaya expensive girl pas seohyun hamil, maaf banyak mintanya, semangat aja buat authornya

  11. . aq sampai lupa cerita sebelumnya seperti apa.. tp semakin kbawah q reti n inget.. si kyuhyun jahat lah ngomong kek gitu.. d kuasai kecemburuan.. part depan seo bkal isi kali ya.. hh next lanjut y eoni

  12. Hai nama aku lila, aku bru coba buat komen2 nih soalnya kemaren agak ribet buat bisa komen. Cuman mau bilang sukaaaaa bnget ngeliat hub seokyu udah berkembang. Semoga kyu nya ngga labil lgi yah hahaha

  13. aku baru minta pw pain to love you tapi bacanya ff ini. gpp kan ya? jujur aku baru baca di chapter ini, aaaah yg scene terakhir itu yg seo marah ke kyu.. uuggh, penpineappleapplepan alias ngena banget feelnya. ayo next nya author-nim~

  14. Kyuevil benar2 nyebelin sumpah pengen nabok si setan 😃
    Semoga chap selanjutnya hubungan seokyu ada kemajuan,nunggu moment2 sweet mereka

  15. Hohoho.. akhir’a kyuhyun mengaku salah dan meminta maaf. dan syukurlah klw kyu mulai mau mencoba berhubungan dengan orang lain, ya… seohyun

  16. heol… lagi-lagi terlambat baca. kkk
    etjieet.. kyuppa romantis banget disini. semoga seonni mau beneran buka hati buat kyuppa dan kyuppa-pun juga.
    well, good job author~nim ah.. ditunggu lanjutannya yaaa.. gomawo.

  17. akhirnya ff ini diupdate jg dan smoga chapter2 berikutny lebih cepat diupdate ya karna penasaran nih gantung bgt aduduh itu seokyu ngapain ya di hotel heheheh.. aku tunggu crita2 eksklusif berikutnya #ea

  18. horeeeeeyyy akhirnya seo sama kyu udah jadian.Kasian juga ya si kyu ditinggalin sama istri dan anaknya gara-gara kecelakaan. Sedihnya sampe nggak ketulungan kayak gitu. Ditunggu cerita lanjutannya:)

  19. Di wattpad aku lama bgd nunggu kelanjutan ni ff tapi ga sengaja nemu ini blog dan trnyata udh smpe part 7 ditunggu ya buat kelanjutan ni ff ga sabar nunggu seokyu buat nikah

  20. Ooohhhhh seokyu sosweetttt.kyu berani jujur dn berttgjwb.tp d awal kyu mulutnya pedes sekali dn terkesan menghindar dr juhyun.lagi dn lagi bagian hyuk bikin gw ngakak.sial amat nasibnya.ck

  21. Yuhuuuuuuuu akhirnya kyu mengakui juga.. Ahhh part ini part terindah lah bagiku 😂suka pake banget malah.. Semoga hubungan mereka lancar yahh hehe.. Ditunggu bangeeeeeet part selanjutnya unnn.. Pengen segera baca.. Hwaiting unnideul! :*:*:*:* 💕❤

  22. Akhirnyaaaaaa kyuhyun mengungkapkan perasaannya kepada seohyun, semoga mereka cepat cepat menikah
    Agak nggak suka dengan sifat pencemburunya kyuhyun

  23. Kakak !!
    Duhh aku lupa udh sampe mana baca cerita ini wkwk saking lamanya gk pernah main ke sini. Duhh .. Duhhh … Mereka lagi kasmaran. Semoga aja rasa itu berkembang dngn baik ya hihi

  24. Sempet kesel sama sifat kyunyg pengecut, kalau nggak di gertak nggak bertindak,
    Berhubung di part akhirnya kyu ngaku salah , dan akhirnya jujur nggak jadi marah sama kyu deh hehe
    Eeeh, momen mereka selalu ditunggu sukaa
    Ini ada lanjutannya apa enggak yaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s