Our M-Life: Good Enough

img-20170202-wa0031

Our M-Life : Good Enough

 

Author : J.A

Cast     : Cho Kyuhyun and Seo Joohyun

Genre  : Romance, F

Lenght : Chapter

 

Hy…

J.A kembali lagi bawa cerita yang something sekali. FF ini sebenarnya menjadi sebuah persembahan dari author untuk merayakan hari jadi Cho Kyuhyun pada tanggal 3 februari kemarin, berhubung banyaknya jadwal yang tidak memungkinkan membuat daku gagal untuk publish tepat waktu T,T

But it doesn’t matter… Yang penting tetep posting yakkk… hehehhe

Sedikit pemberitahuan, Our M-Life (our marriage life) merupakan judul utama yang baru saja di tambahkan di series ini yang tak lain untuk menandai EG Series, jadi untuk kisah-kisah SeoKyu selanjutnya di EG series, maka akan ada main judul tersebut baru di lanjutkan dengan sub judul yang tak lain judul yang memang bersangkutan dengan isi ceritanya.

Dan FF kali ini adalah prequel dari Hallo Aegi-ya, series ini menceritakan tentang keseharian setelah Seohyun dan Kyuhyun menikah, tentunya sebelum hadirnya cebong aka Cho Jayden.  Jadi kisah kali ini akan menceritakan momen SeoKyu after married dan menceritakan tentang beberapa momen penghadiran sosok Cho Jayden untuk menginap di rahim milik Seohyun sebelum akhirnya lahir kedunia hehe. Meskipun telat banget ya… padahal diseries EG, SK udah punya si cebong aka Cho Jayden yakk… Tapi harap maklum ya readersdeul… maklum author baru bisa menuangkan cerita ini sekarang.

Cukup itu aja ya cuap2nya… don’t asked about Jayden aka Cebong yakkk.. dia lagi bersemedi dulu. Menunggu suasana hati author adem dulu. Itu aja sih… sekali lagi selamat ulang tahun, Cho Kyuhyun aka Jayden appa! hihi…

 

With Love

 

 

J.A ❤

Happy Reading ^^

 

*****

 

 

Waktu masih menunjukkan pukul 7 pagi, namun jari-jari lentiknya sudah dengan apik menata piring pada meja makan besar yang ada di mansionnya. Ini merupakan kebiasaan Seohyun sedari dulu, bangun lebih awal dan bergegas melakukan banyak aktifitas. Terlebih kali ini sudah ada marga baru yang di sematkan padanya, tentu ada sebuah tanggung jawab sudah melekat padanya termasuk untuk menyiapkan sarapan pagi ini.

 

 

“Ini disini dan ,, eo kkamjagiya oppa, kau membuatku terkejut!” sahut Seohyun yang setelahnya tersenyum karena menyadari kini prianya sudah bangun dan tiba-tiba memeluknya dari belakang saat ia meletakkan beberapa piring untuk sarapan mereka.

 

 

“Masak apa heum?” tanya Kyuhyun manja sambil menghirup harum leher Seohyun, tak lupa kecupan nyaring ia tinggalkan di leher jenjang wanitanya.

 

 

“Aku hanya masak Gyeran Toast-U oppa, otte? Masih sedikit malas untuk masak, karena kita terlalu lama berlibur” ujar Seohyun sedikit menghembuskan nafas beratnya menatap meja makan mereka yang sudah selesai ditata olehnya. Dan Gyeran Toast-U sendiri adalah menu sarapan simple Korea yang agak kebarat-baratan, roti bakar dengan telur di dalamnya. Pada dasarnya menu makanan ini memang mirip dengan sandwich ala barat, akan tetapi adanya kol dan rasa manis dari taburan brown sugar memberi cita rasa unik pada roti ini.

 

 

“Yang benar itu honeymoon sayang, bukan sekedar berlibur” jelas Kyuhyun sambil terkekeh yang terang-terangan menggoda istrinya yang masih terlalu malu dengan malam-malam panjang mereka.

 

 

“Apa dimasukkan juga sayuran untuk roti milik oppa, heum?” tanya Kyuhyun pelan yang masih memeluk Seohyun yang ada di depannya sambil sesekali menggoyang-goyangkan tubuhnya dan wanitanya, layaknya pasangan yang sedang berada di lantai dansa ia gerakkan tubuhnya ke kanan dan ke kiri.

 

 

“Keureom (tentu), karena oppa juga tidak boleh terus-terusan memakan daging” jelas Seohyun sambil tersenyum mengusap punggung tangan Kyuhyun yang bertengger manis di depan perutnya yang sedikit membuncit. Ommo! Sudah sukseskah Kyuhyun menanamkan benihnya disana? Tidak, ini hanya karena pencernaan Seohyun tidak lancar saja kok akhir-akhir ini. Ya,, saat menghabiskan waktu honeymoon mereka, Seohyun jarang sekali makan sayur mengingat suaminya sering terlebih dahulu memesan makanan untuknya tanpa persetujuannya.

 

 

“Begitukah eoh? Yasudah tidak apa-apa, toh nanti malam kita diajak untuk menikmati pesta barbeque di rumah eomma hehe” jelas Kyuhyun santai membayangkan potongan daging wagyu yang sudah disiapkan nanti.

 

 

“Mwo? Apa kita akan menginap di rumah eommanim, oppa?” tanya Seohyun membalikkan tubuhnya menatap suaminya antusias. Pasalnya setelah menghabiskan waktu dua minggu untuk pergi honeymoon, ia baru akan mengunjungi rumah mertuanya di minggu ketiga umur pernikahannya. Kalau boleh berkata jujur ia sudah sangat merindukan mertua riangnya itu.

 

 

Chup

 

 

“Ne, kita akan menginap disana sayang” jawab Kyuhyun setelah berhasil mengecup pelan bibir mungil di hadapannya sebelum akhirnya ia tuntun pundak istrinya untuk duduk di kursi makan mereka dengan senyum mengembangnya.

 

 

Saat memakan sarapan mereka, keduanya hening mengingat saat makan tidak baik untuk berbicara. Setelah menyelesaikan sarapan mereka, Kyuhyun terlihat menenggak habis susu segar yang dibuatkan untuknya sambil menatap wanitanya yang masih sibuk dengan sarapannya. Merasa ada tatapan tajam yang tertuju kepadanya membuat Seohyun menatap balik prianya seolah bertanya, ‘ada apa?’ tanya Seohyun dengan tatapannya.

 

 

“Ekhem, oppa hanya ingin bertanya perutmu sedikit besar tadi saat oppa sentuh. Apa sudah ada yang menginap disana heum?” tanya Kyuhyun tiba-tiba yang tentunya langsung membuat Seohyun tersedak, dengan gerak cepatnya ia segerakan memberi air putih pada istrinya, tentu terselip rasa tidak enak karena membuat yeojanya tersedak.

 

 

“Gwaenchana?” tanya Kyuhyun khawatir mengingat pertanyaan konyolnya pagi ini. Sebenarnya tidak sepenuhnya konyol untuk pertanyaannya pagi ini, jika mengintip ulang kegiatan keduanya saat ber-honeymoon ria dua minggu lalu. Tapi sepertinya bukankah itu terlalu cepat untuk dijadikan pertanyaan? Entahlah.

 

 

“Eo, gomawo oppa. Molla, tapi aku rasa disini masih belum ada penghuninya” ucap Seohyun sambil ia tepuk pelan perut bagian bawahnya.

 

 

“Ini hanya karena pola makanku hancur saat honeymoon kemarin oppa” lanjut Seohyun ketus menjawab pertanyaan suaminya yang secara tidak langsung mengatakan kalau dirinya bertambah gemuk daripada biasanya.

 

 

“Kau tetap terlihat sama sayang, tetap selalu cantik hehe” ucap Kyuhyun sambil terkekeh.

 

 

Setelah membereskan piring bersih yang sudah selesai Kyuhyun cuci, Seohyun bantu suaminya untuk melepaskan sarung tangan karet yang ia gunakan untuk mencuci piring. Tatapan keduanya beradu dengan senyum yang saling mereka lontarkan satu sama lain, tanpa menunggu aba-aba wajah keduanya sudah mendekat menghapus jarak mereka dengan tautan di bibir mereka. Memanggut mesra bertukar saliva di dapur hangat mereka, ya pasangan ini memang masih terlalu hangat mengingat umur pernikahan mereka baru masuk keminggu ketiga.

 

 

Kyuhyun hisap pelan bibir bawah Seohyunnya yang sudah ikut terbuai dengan permainannya pagi ini, karena ia bisa merasakan kalau lengan wanitanya sudah bertengger manis di lehernya, ia gerakkan kepalanya ke kiri untuk menjangkau lebih jauh bagian dalam dari bibir wanitanya. Kecup hisap kecup hisap begitulah sekiranya yang mereka lakukan pagi ini, ditambah dengan Kyuhyun yang sesekali mengubah posisi kepalanya sambil menekan wajah Seohyun.

 

 

Tubuh Seohyun sudah menempel pada westafle cuci piring, merasakan gerakan menuntut dari prianya membuatnya sedikit tahan wajah Kyuhyun untuk mendekat lebih jauh. Bernafas, ya ia sudah kehabisan nafas sehingga ia meminta Kyuhyun untuk berhenti sejenak. Disela-sela kegiatannya mengambil nafas, ia sedikit menahan nafasnya saat kedua tangan Kyuhyun merambat di masuk kedalam sweaternya. Mengelus pinggulnya dan perutnya pelan, astaga bulu romanya sudah berdiri dan kupu-kupu di perutnya sudah berterbangan membuatnya merasa tegang dan rileks disaat yang bersamaan karena usapan panas yang Kyuhyun berikan pagi ini.

 

 

“Masih pagi eunghh” racau Seohyun meresapi sentuhan Kyuhyun dibalik sweater abu-abu miliknya yang sudah sedikit tersingkap, sedangkan wajah prianya sudah berada di cerukan leher miliknya, mengecup sambil sesekali menjilat leher jenjangnya.

 

 

“Tentu ,, karena masih pagi ini masih terlalu dingin sayang” jawab Kyuhyun yang sudah menyerang bibir Seohyun lagi untuk kedua kalinya yang disambut dengan senang hati oleh sang empunya. Jangan lupakan kedua tangannya sudah merambat naik mengusap punggung polos istrinya, ia sudah cukup hafal kalau bra yang di gunakan istrinya adalah bra yang pengaitnya ada di depan, maka sebelum membuka pengaitnya ia coba untuk mengeluarkan isi yang terbungkus lapisan bra di sela-sela ciuman mereka.

 

 

“Heumm” gumam Seohyun di sela-sela ciumannya berusaha melarang Kyuhyun untuk bermain-main dengan payudaranya.

 

 

Tapi bukan Kyuhyun namanya kalau di beri gumaman saja ia akan memberhentikan pekerjaannya, malah kini ia sudah berhasil mengeluarkan aset emas milik istrinya dari branya tanpa melepaskan pengaitnya, meremasnya dengan pelan dan lembut di bagian tubuh atas wanitanya yang menjadi favoritnya.

 

 

CTAKKK

 

 

Bunyi yang terdengar saat ini sudah menandakan Kyuhyun sudah memenangkan permainan. Pelapis yang melindungi aset sintal milik Seohyun sudah terlepas, otomatis bagian itu sudah menggantung dengan indahnya meski masih tertutup dengan sweater yang Seohyun kenakan. Ya, hanya tangan Kyuhyun yang bekerja di balik sweater milik Seohyun, sedangkan Kyuhyun masih menikmati ciumannya dengan menutup mata sambil menghisap bibir bawah Seohyun.

 

 

Hosh hosh hosh

 

Tarikan nafas berat dan sesak milik Seohyun sudah langsung terdengar saat Kyuhyun sudah melepaskan tautan dibibirnya, wajahnya sudah berwarna merah karena malu mengingat pagi ini berlangsung sangat panas untuk mereka.

 

 

 

“Neo!” teriak Seohyun sambil berusaha menyilangkan kedua lengannya untuk menutupi dadanya, meskipun kegiatan mereka kali ini sudah sangat lumrah bagi keduanya, namun tetap saja ia masih memiliki rasa malu. Awas kau Kyuhyun – omel Seohyun dalam hati.

 

 

“Sudah terlepas hehe” ujar Kyuhyun terkekeh sambil melirik bagian dada Seohyun yang sudah menonjol dengan jelas tercetak dari balik sweaternya dan ia bisa melihat wajah merona wanitanya kini sangat dekat dengan wajahnya. Bahkan hembusan nafas milik Seohyun terasa hangat menerpa wajah putihnya.

 

 

“Kita bermain ya sebentar pagi ini” izin Kyuhyun sambil berusaha memegang tangan Seohyun yang tadi sempat berusaha menutupi tubuh bagian depannya, wanitanya itu berusaha memasangkan kembali kaitan bra yang sempat ia lepas.

 

 

Awalnya Kyuhyun hanya berniat main-main, entah kenapa sepertinya ia memang akan menagih jatahnya lagi pagi ini. Semenjak kembali dari honeymoon mereka pekan lalu, mereka tidak melakukan kegiatan panas seperti yang pagi ini mereka lakukan. Maka jangan aneh kalau tiba-tiba pagi hari mereka akan menjadi pagi hari yang panas untuk memulai kegiatan di weekend ini.

 

 

“Eh, op ,, pa .. jangan disini” larang Seohyun yang sudah tergagap melihat yang Kyuhyun lakukan saat ini.

 

 

Kyuhyun berusaha memasukkan kepalanya kedalam sweater yang Seohyun kenakan, disusul dengan usaha Kyuhyun masukkan kepala Seohyun kedalam sweaternya sendiri. Sehingga bisa kita tahu kalau wajah mereka berhadapan di balik sweater yang Seohyun kenakan dan tangan Kyuhyun menuntun lengan wanitanya itu untuk bertengger di pundaknya.

[EDITED] *untuk yang bingung dengan adegan SeoKyu saat di scene ini, sekiranya tolong bayangkan seperti gambar dibawah ini 👇*

image

 

“Kita hanya berdua di mansion ini sayang, orang suruhan eomma masih belum datang untuk membantumu di rumah ini” ucap Kyuhyun sambil berbisik di telinga Seohyun. Ya komunikasi mereka kali ini di lakukan di dalam sweater yang Seohyun kenakan, untung sweater milik Seohyun memang berukuran besar tapi tetap saja bagian perut milik yeoja yang sudah resmi menjadi milik Kyuhyun tersingkap menampakkan kulit bersih dan perut ratanya yang tampak indah.

 

 

Di mansion besar ini mereka hanya tinggal berdua, ada beberapa pegawai yang membersihkan sekaligus menjaga keseluruhan mansion. Para pegawai datang pukul tujuh pagi dan kembali ke asrama mereka yang berada di belakang mansion pada pukul delapan malam, tugas mereka sama seperti asisten rumah tangga pada umumnya. Terdiri dari kepala pelayan yang memimpin dan mengawasi beberapa bawahannya, setidaknya dengan adanya para pegawai itu mansion besar milik Kyuhyun dan Seohyun terasa lebih ramai mengingat mereka masih tinggal berdua. Perlukah ada anggota baru?

 

 

“Tapi sudah pukul tu…”

 

 

“Sstt ,, kita akan pindah setelah menyelesaikan ini, okay?” ucap Kyuhyun memotong pembicaraan yeojanya, setidaknya foreplay barang sebentar di dapur tidak apa-apa kan? Toh kegiatan mereka kali ini tertutup oleh sweater yang di kenakan Seohyun.

 

 

“……” bukannya menjawab Seohyun malah terpaku menatap wajah Kyuhyun yang berada sangat dekat dengannya, ia sudah tidak perduli dengan bagian dadanya yang sudah terekspos. Toh ini merupakan ulah suaminya dan suaminya sendiri yang melihatnya, dan kalau boleh jujur entah kenapa ia sedikit merasakan setruman lain saat melihat prianya pagi ini. Rambut ikal Kyuhyunnya yang sudah sedikit berantakan yang tak lain karena ulahnya, bibir tebalnya yang terlihat basah mengingat ciuman mereka tadi, rasa-rasanya seperti sudah tidak bisa berkutik lagi jika menatap lebih lama prianya. Oppa tampan sekali – batin Seohyun.

 

 

“Waeyo? Kenapa diam?” tanya Kyuhyun menatap gemas Seohyunnya yang diam menatapnya, meski sempat terlihat tegang dan shock dengan kegiatan intim mereka kali ini, tapi dari tatapannya sama sekali tidak menunjukkan Seohyun akan menghentikan permainan panas mereka ini. Ya .. kegiatan ini tiba-tiba saja terlintas di pikiran Kyuhyun saat melihat Seohyun mengenakan sweater yang cukup besar untuk tubuh seukuran wanitanya itu.

 

 

“Lakukanlah oppa” jawab Seohyun tiba-tiba sambil mendorong leher Kyuhyun untuk meraup bibirnya dan saat bibir keduanya bertemu kembali matanya terpejam menikmati sentuhan suaminya pagi ini. Seohyun merasa perlu melakukannya setelah menatap bola mata hitam jelaga milik suaminya itu, ia merasa mereka sudah terlalu lama tidak melakukan kegiatan intim mereka. Padahal hanya selang beberapa hari dari kembalinya mereka dari honeymoon, dan tidak tahu kenapa ia benar-benar merasakan gejolak untuk melakukan sesuatu yang lebih pagi ini. Dan tentu ini merupakan sesuatu yang aneh mengetahui kenapa dirinya bisa sangat menginginkan kegiatan panas mereka di pagi hari, padahal ia merupakan tipe yang berusaha mencari sejuta alasan untuk mangkir dari kewajibannya pada Kyuhyun.

Ada apa dengan Seohyun sebenarnya???

 

 

***

 

 

Beberapa pelayan membungkuk hormat saat wanita dan putri kecilnya yang terlihat masih mengantuk di gendongannya masuk ke dalam mansion besar milik adiknya, kali ini entah apa yang membuat Ahra berkunjung sambil membawa gadis kecilnya yang masih berusia empat tahun. Padahal waktu masih menunjukkan pukul delapan, biasanya jika Ahra datang sepagi ini ia akan meminta tolong pada adiknya itu.

 

 

“Kyuhyun eodi?” tanya Ahra bingung dengan tatapan para pelayannya yang menatap bingung ke arahnya namun tak mengatakan sepatah katapun, mereka hanya menunduk patuh. Bahkan kepala pelayan Kim terlihat bingung untuk menjawab pertanyaan yang di lontarkan olehnya.

 

 

Kepala pelayan Kim adalah orang terpercaya tuan Cho yang di perintahkan untuk membantu seluruh keperluan Kyuhyun, pria yang sudah makin bertambah usianya telah mengabdi pada keluarga Cho sejak Ahra dan Kyuhyun belum hadir. Bahkan baik Ahra maupun Kyuhyun sangat menyayangi pria yang umurnya sudah melebihi setengah abad itu, begitu juga sebaliknya. Keinginannya mengabdi pada keluarga ini tak lain untuk membalas banyaknya kebaikan bantuan yang tuan Cho berikan padanya dan keluarganya.

 

 

“Eum ,, itu ,, tuan muda” jawab kepala pelayan Kim ragu.

 

 

“Tidur? Apa dia masih tidur?” berusaha menjawab kalimat yang belum sempurna dari apa yang dikatakan pelayan Kim.

 

 

“Bagaimana dengan Seohyun? Ahh aku yakin dia sudah bangun” lanjut Ahra yang segera masuk ke dapur tanpa menunggu lanjutan dari kepala pelayan adiknya itu.

 

 

“Aahh ,, sudahlah, tuan muda aku minta maaf kalau nona Ahra tidak bisa kuhalangi untuk tidak masuk. Semoga Tuhan mengampuni dosaku karena sempat memergoki mereka. Untung hanya aku, bagaimana jika yang lain melihatnya” gumam kepala pelayan Kim pelan. Ya sebelum para pegawai menyelesaikan pekerjaannya masing-masing, ia yang memang mengomandoi seluruh pegawai akan melakukan scanning terlebih dahulu. Ia akan melihat bagian mana yang benar-benar harus di bersihkan bahkan bagian mana pula yang memang harus tetap bersih. Khusus untuk kamar tuan mudanya dan ruang kerjanya butuh perintah khusus untuk membersihkannya mengingat banyaknya privasi yang harus di jaga disana.

 

 

“Semuanya tolong bereskan seluruh tempat dan jangan membersihkan area yang kusebutkan tadi, arra?” perintahnya kemudian sambil menatap satu persatu mereka yang membantunya dalam pekerjaan yang sengaja

 

 

“Kim-ssi, lalu kita bagaimana?” tanya pegawai yang mengurus bagian dapur.

 

 

“Tunggu sampai aku perintahkan untuk membereskannya, arra?” setelah perintahnya selesai ia ucapkan, semuanya mengangguk paham dan mengerjakan pekerjaannya masing-masing.

 

 

***

 

 

Kyuhyun menarik tubuh ramping nan berisi itu untuk menempel lebih dekat dengannya, sehingga kita tahu kalau perut polos Seohyun sudah menabrak bagian depan tubuh Kyuhyun yang tampak hangat dengan kaos putihnya. Jari lentik milik Kyuhyun terlihat menyusuri lekuk punggung indah milik Seohyun dengan pola abstrak di sela-sela ciuman mereka dan tak banyak yang bisa Seohyun lakukan selain berusaha menikmati ciuman mereka dan menarik tubuh prianya agar kian mendekat kepadanya.

 

 

“Joha! Nan neomu joha ahhh” desah Seohyun dengan suara seraknya saat Kyuhyun melepas tautan mereka namun beralih mengecupi lehernya sambil sesekali dengan gemas meremas dadanya.

 

 

“Jinjja? Uhh nado, oppa sangat suka dengan inihh” jawab Kyuhyun tak kalah seraknya saat fokusnya beralih dari bagian leher kebagian dada Seohyunnya, ia genggam dada milik wanitanya yang tak lain sudah menjadi miliknya dengan gerakan memutar yang lembut meresapi apa yang mereka lakukan saat ini.

 

 

“Eungh oppahhh~” racau Seohyun manja saat Kyuhyun sukses merebut fokusnya, prianya terasa lebih membungkuk untuk menghisap payudaranya dan benar saat sukses menggapainya ia merasa dadanya di tarik keras menyuarakan ngilu dan nikmat secara bersamaan, sehingga kini tatapannya sudah diliputi bayang-bayang nafsu yang ingin segera di tuntaskan.

 

 

Chup chup chup

 

Suara kecapan nyaring layaknya bayi yang haus akan susu sangat terdengar saat Kyuhyun menghisap dengan teratur puncak bagian tersebut. Menjilatnya pelan sesekali menarik puncaknya gemas seolah-olah ia baru saja menemukan mainan tersebut. Sedangkan Seohyun terlihat menggelinjang saat lidah lembut nan bergerigi milik Kyuhyun menyentuh putingnya, merasakan bagaimana lembut dada miliknya dan meski mereka sering melakukannya kegiatan ini tetap saja membuat Seohyun menggelinjang tak karuan. Ditambah kewanitaannya sudah terasa lebih basah dari sebelumnya, Kyuhyun membuatnya merasa siap untuk mengakhiri permainan panas mereka di ranjang.

 

Saat Kyuhyun melepaskan bibirnya dari payudara milik Seohyun, ia kembali menyerang bibir wanitanya yang sudah terlihat sangat merona ditambah dengan kilauan saliva miliknya yang terlihat membasahi bibir mungil itu, kembali menarik tubuh itu agar kian menempel pada tubuhnya. Sampai saat ia akan mengigit lagi bibir bawahnya wanitanya ,,

 

 

“MWOYA!” teriak Ahra reflek saat melihat pemandangan di hadapannya, matanya terbelalak dan langsung menutup mulutnya rapat-rapat dengan tangan kirinya mengingat tangan kanannya masih ia gunakan menggendong putrinya yang terlihat menempel padanya untuk melanjutkan tidurnya.

 

 

Seohyun yang peka dengan suara terlihat menarik wajahnya yang sedang menikmati sentuhan bibir prianya, Kyuhyun sendiri terlihat mengeluh saat tautan mereka terlepas. Sepertinya Kyuhyun tidak sadar dengan apa yang membuat wanitanya melepaskan tautan mereka, sehingga kini wajahnya terlihat mendekat lagi namun ia bisa merasakan kalau Seohyun sedang berusaha menahan tubuhnya untuk tidak mendekat.

 

 

“Eomma” panggil Ellie pelan pada eommanya memecah hening, ia hanya ingin berpindah posisi untuk menatap wajah eommanya, karena sempat ia merasa terganggu dengan teriakan eommanya tadi dan ingin tahu apa yang membuat eommanya berteriak. Namun dengan segera ia merasakan kepalanya ditahan oleh eommanya untuk tetap pada posisinya. Ya, yang Ahra lakukan taklain berusaha melindungi putrinya dari pemandangan khas permainan orang dewasa.

 

 

Berjarak hampir dua meter dari asal suara tentunya membuat suara itu terdengar jelas, dan dengan wajah yakin mereka bertatapan dan sadar kalau kegiatan panas mereka ini sudah tertangkap basah oleh orang lain. Kyuhyun mendapati wajah wanitanya menahan malu, ya Seohyun sangat melindungi privasi kehidupan ranjang mereka, sehingga tentu kalau bukan karena kecerobohan Kyuhyun tidak mungkin kegiatan mereka kali ini terekspos begitu saja. Keduanya terdiam. Meski tertutupi oleh sweater yang Seohyun kenakan, ini tidak seharusnya berakhir seperti ini – batin Kyuhyun.

 

 

“Anhi, tidurlah lagi ne? Gadis kecil eomma ini masih mengantukkan?” ujar Ahra pelan menenangkan putri kecilnya yang benar memang masih mengantuk karena tangan kecilnya sudah mengucek pelan matanya sebelum akhirnya kepala kecilnya bersandar lagi pada pundaknya.

 

 

Setelahnya Ahra hanya menatap jengah pasangan mesum di hadapannya, sambil berdoa agar putrinya terlelap lagi dan tidak sama sekali mendengar racauan-racauan khas orang memabuk kasih di hadapannya yang ternyata sudah menghentikan kegiatannya.

 

 

“Silahkan dilanjutkan, aku menunggu di depan saja” ucap Ahra kikuk sebelum akhirnya berbalik.

 

 

Namun Seohyun yang sadar dengan apa yang harus di lakukannya terlihat mendorong tubuh Kyuhyun agar keluar dari dalam sweaternya, dan Seohyun sendiri berusaha memunculkan kepalanya di dari sweaternya untuk memasang ulang branya sebelum bertemu kakak iparnya, bagian dadanya sudah sangat basah karena saliva milik Kyuhyun. Bagaimana ini – gumam Seohyun pelan menatap sedih bagian sweater tebalnya berharap jangan sampai bagian basahnya terlihat. Sedangkan Kyuhyun bibirnya sudah maju tujuh senti mengingat kegiatan mereka pagi ini di ganggu oleh noonanya sendiri.

 

 

“Noona minta maaf ya Kyu hehe” ucap Ahra kikuk saat sebelum berbalik ia bertatapan dengan adiknya yang baru saja mengeluarkan kepalanya dari balik sweater Seohyun yang tak lain adalah istri dari adiknya sendiri.

 

 

“Hebat, kau sangat hebat noona. Ada apa huh?” tanya Kyuhyun sedikit lebih ketus mengingat kegiatan kesukaannya terganggu oleh kedatangan noonanya, ia tidak membenci noonanya tapi untuk marah tidak ada salahnya kan?

 

 

“Unnie, mianhae” ucap Seohyun pelan dari balik tubuh Kyuhyun sambil membungkuk, ia berusaha membereskan penampilannya sebaik mungkin sebelum akhirnya menyapa kakak iparnya. Padahal tetap saja wajahnya tetap terlihat lusuh, sama seperti wajah Kyuhyunnya.

 

 

“Anhi Hyunie, unnie yang yang seharusnya meminta maaf. Lihat saja bibir si evil ini, sudah maju menampakkan protesnya” ujar Ahra tidak enak.

 

 

“Iya, tidak usah minta maaf padanya huh!” oceh Kyuhyun yang duduk di kursi makan mereka sambil menegak air mineral yang sebelumnya ia tuangkan.

 

 

“Oppa, jangan bersikap seperti itu” marah Seohyun menatap tingkah tidak sopan Kyuhyun pada noonanya sendiri, sedangkan Kyuhyun sudah takut-takut melirik Seohyun yang terlihat menyiapkan minum untuk noonanya.

 

 

“Unnie, tolong maafkan sikap Kyuhyun oppa. Duduklah disini, tidak apa kan?” ajak Seohyun pada Ahra yang mengangguk mengiyakan, Seohyun menuntunnya ke kursi makan mereka yang terlihat cukup untuk menampung dua belas orang karena lebarnya meja makan itu belum lagi kursinya yang banyak.

 

 

“Ini minumnya unnie, maaf kalau penampilan kami sangat berantakan saat unnie bertamu pagi ini” lanjut Seohyun yang lagi-lagi merasa tidak enak dengan wanita mungil yang duduk sambil menggendong putrinya. Sedangkan Ahra hanya tersenyum memaklumi, ia cukup sadar kalau kali ini ia sedang berhadapan dengan pasangan yang super romantis, di tambah aroma pengantin baru masih menyelimuti mereka, jadi tidak ada salahnya kan untuk memulai pagi yang panas?

 

 

“Jadi sebenarnya ada apa noonaku yang cantik? Aigo, uri Ellie sudah bangun eoh? Sini, biar samchon pangku” ujar Kyuhyun menawarkan diri untuk memangku keponakan cantiknya, ia tahu kalau tubuh keponakannya sudah tidak ringan lagi, kasihan sekali noonanya kalau terus-terusan menggendongnya.

 

 

 

“Anhi, samchon basah! Banyak keringat disana, tidak mau” cerocos Ellie menolak sambil membalikkan wajahnya untuk tenggelam lagi di cerukan leher eommanya. Choi Ellie memang tumbuh menjadi anak yang sangat ceriwis, pintar sekali dalam urusan bicara meski umurnya baru menginjak diangka 4.

 

 

Ahra dan Seohyun hanya bisa terkekeh menanggapi percakapan antara Kyuhyun dan Ellie, yang akhirnya terdiam karena lirikan sadis milik Kyuhyun.

 

 

“Jadi begini, baby sitter yang menjaga Ellie mendadak pulang semalam karena putranya sakit keras dan memaksa eommanya untuk pulang terlebih dahulu. Sedangkan pagi ini noona harus datang kepertemuan bisnis untuk menemani Ellie appa bertemu dengan relasinya. Bukan berarti noona tidak ingin membawanya, tapi kau tahukan Kyu kalau keponakanmu ini seperti apa? Dia tidak suka berada diantara keramaian, yang ada nanti ia malah mengacaukan segalanya” terang Ahra mengungkapkan perihal kedatangannya.

 

 

“Jadi?” tanya Kyuhyun masih berusaha meyakinkan permintaan tolong noonanya pagi ini.

 

 

“Bisakah noona menitipkan Ellie kepadamu Kyu?” pinta Ahra menatap adiknya yang masih tertegun dengan permintaannya.

 

 

“Dan Seohyun juga, bisakah unnie menitipkan putri unnie pada kalian hari ini? Nanti sore kan kalian akan datang ke acara barbeque yang diadakan di rumah eomma, sekalian nanti Ellie sudah langsung disana dan ,,”

 

 

“Ne unnie, gwaenchanayo. Pergilah, biar Ellie di jaga oleh aku dan Kyuhyun oppa” jawab Seohyun sambil tersenyum tanpa memikirkan apa yang akan Kyuhyun jawab nantinya.

 

 

“Sayang ,, tapi kita harus melanjutkan … ” ujar Kyuhyun sambil menghampiri Seohyun yang memang duduk jauh dari tempatnya duduk.

 

 

“Anieyo, keputusan kali ini berada di tanganku. Gwaenchana, Ellie akan disini bersama kita sebelum akhirnya kita bertemu di rumah eommanim” jelas Seohyun menatap Kyuhyun dan Ahra dengan senyum merekahnya. Entah apa yang ada dipikirannya kenapa ia sebegitu gampangnya memutuskan hal seperti itu, padahal sebelumnya ia sedang melakukan skinship intimnya dengan Kyuhyun.

 

 

Apa Seohyun tidak merasa tersiksa karena hasratnya yang sudah hampir memuncak tapi tak terpuaskan? Kyuhyun sendiri hanya mendengus kesal, kenapa noonanya harus menitipkan putrinya disini huh? Kenapa tidak dititipkan kepada eommanya saja? – pikir Kyuhyun dalam hati yang akhirnya mengundang gerutuan tidak jelas dari mulutnya.

 

 

“Eomma sendiri sedang datang ke acara amal, jadi aku tidak bisa membawa Ellie kesana Kyu~” ujar Ahra mengetahui apa yang dipikirkan adiknya mengenai masalah ini.

 

 

“Sayang~” rengek Kyuhyun pada Seohyun berusaha mengagalkan rencana Ahra untuk menitipkan putrinya pada mereka agar kegiatan mereka bisa berlanjut.

 

 

“Aku sudah kehilangan mood untuk melakukannya oppa~” jelas Seohyun menatap Kyuhyun yang artinya selesai sudah babak dari permainan mereka. Kasian sekali teman kecil milik Kyuhyun hihi.

 

 

“Sudah unnie, pergi lah tidak usah dipikirkan. Aku dan Kyuhyun oppa akan menjaga Ellie selagi unnie pergi,  dan sorenya aku akan membawanya bersama ke rumah eommanim” lanjut Seohyun tersenyum menatap Ahra memutuskan segalanya dan tentu mengudang nafas berat yang Kyuhyun hembuskan kesekian kalinya.

 

 

“Maaf ya Hyun-ie, Kyu-ah” ujar Ahra yang sudah ingin bangkit dari duduknya dan mengajak putrinya untuk bersama imo dan samchonnya.

 

 

“Kau berhutang banyak kepadaku noona!” bisik Kyuhyun pelan sambil berusaha mengambil lengan kecil keponakannya untuk pindah ke gendongannya.

 

 

“Anieyo, tidak mau bersama samchon. Onti Hyunnn~” tolak Ellie menepis pelan tangan samchonnya itu, dan yang membuat lucu ia malah merengek sambil mengangkat tangannya meminta Seohyun selaku onti nya untuk menggendongnya.

 

 

“Cih, dasar pemilih” ujar Kyuhyun saat melihat Ellie sudah ada di gendongan istrinya.

 

 

“Noona akan membalas kebaikanmu hari ini Kyu, tenang saja hehe. Dan Seohyun, unnie benar-benar sangat berterima kasih ya sudah di perbolehkan menitipkan Ellie disini. Sehabis dari sini unnie akan langsung berangkat, kalian juga baik-baik ya semoga Ellie tidak banyak merepotkan” jelas Ahra panjang lebar sambil memberikan tas tenteng berisi pakaian dan keperluan putrinya pada Kyuhyun. Mereka terlihat mengantar Ahra sampai di depan pintu.

 

 

“Ne unnie juga hati-hati di jalan” ujar Seohyun mengiyakan sambil sesekali membenarkan letak tubuh Ellie yang sesekali merosot karena tubuh kecilnya sudah lebih berat daripada sebelumnya.

 

 

“Hi princess, jangan nakal ya bersama samchon dan komo ,,”

 

 

“Onti! Bukan komo!” tegas Ellie membenarkan ucapan eommanya pada onti kesayangannya.

 

 

“Haish anak itu” ujar Kyuhyun yang mulai jengah mengetahui hanya istrinya saja yang di panggil dengan sebutan bibi memakai bahasa Inggris, kenapa dia tidak? Ellie-ya, kau sangat pilih kasih – batin Kyuhyun.

 

 

“Iya, maksud eomma, nanti baik-baik ya jangan nakal saat bersama samchon dan onti. Eomma mencintaimu, putri eomma ini harus makan yang banyak, arrachi? Chup” ujar Ahra setelahnya ia kecup bibir putrinya pelan yang di sambut dengan tawa nyaring dari bibir putrinya dan anggukannya yang terlihat lucu mengiyakan perintah eommanya.

 

 

“Nado, eomma saranghaeyo~ chup!”

 

 

“Yahhh, Ellie hanya mencium eomma saja, tidak adakah ciuman untuk onti Hyun?” ujar Seohyun pura-pura sedih dan kecewa dengan tingkah keponakan cantik yang ada di gendongannya.

 

 

“Ini ppoppo untuk Onti Hyun. Chup!” bibir kecil Ellie terlihat mengecup pipi bersih Seohyun dengan sayang, masih dengan senyumnya ia berikan ‘love sign’ yang ia buat dengan jari kecilnya yang di berikan tak lain untuk Seohyun selaku onti nya.

 

 

Seketika Ahra dan Kyuhyun tertawa melihat interaksi lucu antara Seohyun dan Ellie, mereka memang belum lama kenal tapi pembawaan Seohyun yang santai dalam menghadapi anak kecil menunjukkan nilai plus tersendiri sehingga mereka jadi terlihat sangat akrab. Dan Kyuhyun pun yang tadinya bermuka masam malah ikut tersenyum juga ketika melihat wajah berseri wanitanya saat tersenyum pada keponakannya. Perlukah mereka memilikinya sendiri?

 

 

“Segera hadirkan karya kecil kalian, noona yakin wajah berserimu akan lebih sering muncul karena kehadirannya” ujar Ahra sedikit lebih pelan pada Kyuhyun, ia berniat menggoda adiknya agar dengan segera menghadirkan anggota baru mereka, namun ucapannya di sambut cengiran khas milik adiknya.

 

 

“Bagaimana mau hadir eoh, noona tidak sadar ya kalau tadi kau telah mengacaukan semuanya?” ujar Kyuhyun sakratis sedikit lebih keras mengingat noonanya sudah ingin masuk ke mobilnya.

 

 

“Mwo, oppa sedang bicara apa dengan Ahra unnie?” tanya Seohyun yang tidak paham dengan percakapan terselubung milik suaminya dan kakak iparnya.

 

 

“Anhi, kajja kita masuk. Dan sepertinya aku akan mandi setelah sampai di kamar nanti” ucap Kyuhyun yang setelahnya menjauh masuk kedalam rumah mereka terlebih dahulu dan naik ke kamar mereka, dia mandi karena tak lain untuk menenangkan teman kecilnya. Sedangkan Seohyun hanya menggelengkan kepalanya melihat suaminya yang masih diliputi gairah lelakinya.

 

 

“Geurae, kalau begitu annyeonghi gaseyo unnie~” teriak Seohyun pada Ahra yang di balas dengan bunyi klakson mobil Ahra dan setelahnya mobil itu terlihat menjauh dari pekarangan mansionnya dan Kyuhyun.

 

 

“Kita masuk kedalam ya sayang, kita susul samchonmu itu” ujar Seohyun sambil dia kecup pelan pipi kecil Ellie yang kini sudah memeluk lehernya erat.

 

 

***

 

Saat Kyuhyun selesai membersihkan tubuhnya, kini giliran Seohyun yang memakai kamar mandi. Dengan adanya Ellie mereka secara tidak langsung harus bergantian menemaninya gadis kecil itu bermain, saat Seohyun mengajaknya bermain ia sudah mengeluarkan kertas dan pensil warna yang merupakan barang kesukaan Ellie. Dan kini saat giliran Kyuhyun yang menemani ia hanya bisa terkekeh saat melihat hasil gambaran yang di berhasil buat oleh keponakannya.

 

 

“Samchon, look!” ujar Ellie antusias memperlihatkan hasil gambarnya pada samchonnya.

 

 

“English, eoh? Then you should call me uncle, Ellie-ya” perintah Kyuhyun sambil tersenyum menggoda keponakan cantiknya yang menatapnya lucu dan seketika bibirnya mengerucut saat mendengar apa yang ia perintahkan.

 

 

“Yasudah, mau tunggu onti Hyun saja” ujar Ellie tak kalah ketus dari sebelumnya.

 

 

“Aigo, uri Ellie marah eoh? Mana sini yang marah, akan samchon kelitiki perutnya. Aakkk~” ucap Kyuhyun yang langsung saja melanjutkan serangannya untuk mengelitiki Ellie. Keponakannya nampak hanyut dalam tawa yang di buat oleh dirinya sendiri.

 

 

“Ampun samchon, ampunnn~ puhaha” tawa nyaring Ellie menggema di kamar besar milik samchon dan ontinya.

 

 

“Aigo,,, tidak baik oppa membuatnya tertawa dengan cara seperti itu, itu bisa membuatnya kehilangan nafsu makan oppa” jelas Seohyun yang sudah kembali dari kamar mandi lengkap dengan jubah mandinya yang langsung saja mendudukkan tubuhnya di depan meja rias. Dari kaca besar di hadapannya ia bisa melihat sosok kecil Ellie yang berusaha mendekat ke arahnya untuk lari dari serangan suaminya.

 

 

“Huahhh aakkk ontiiiii, onti, samchon nakal” teriak Ellie seru saat sudah sampai di sebelah Seohyun, tubuh kecilnya berusaha naik agar bisa duduk di pangkuan onti nya dan tentunya berlindung dari serangan samchonnya.

 

 

“Ellieee akkk, samchon berubah menjadi crocodile yang akan menerkam Ellie. Yaakkk” teriak Kyuhyun tak kalah ramai berusaha bertelungkup layaknya buaya dan bergerak menghampiri Ellie yang sudah berteriak ramai diantara rasa seru dan rasa takutnya.

 

 

“Aishh sayang, jangan menarik-narik jubah mandi onti. Yakkk! Oppa!” ucap Seohyun memperingatkan Ellie untuk tidak menarik jubah mandinya, dan berakhir ke omelannya untuk Kyuhyun karena ia yakin prianya lah yang menyebabkan semuanya jadi seperti ini.

 

 

Keadaan semakin chaos (kacau) saat Kyuhyun sudah semakin dekat dan Ellie sudah semakin berisik karena takut akan serangan samchonnya. Tangan kecilnya bergerak reflek untuk mencari penyelamatan diri agar jauh dari samchonnya. Mengingat di ruangan itu hanya ada mereka bertiga maka Seohyun lah yang menjadi sasarannya, ia sudah mengangkat tubuh kecil itu ke pangkuannya. Namun tetap saja teriakan milik Ellie masih selalu terdengar karena Kyuhyun selalu berusaha menjahili keponakannya dengan memegang kaki kecilnya. Bahkan jika saja Seohyun naked saat memakai jubah mandi seperti biasanya, mungkin seluruh tubuhnya sudah terpampang karena ulah Ellie yang terus terusan menarik jubah mandinya berusaha mencari perlindungan darinya.

 

 

“Akk Ellieee~” teriak Kyuhyun dengan suara yang ia buat-buat layaknya seekor buaya yang siap menerkam mangsanya.

 

 

“Ontiiii museowoyo (takut)” teriak Ellie tak kalah histeris. Ellie masih saja berusaha menarik kamisol yang di kenakan Seohyun karena merasa jubah mandi ontinya tak cukup untuk membuatnya merasa aman.

 

 

“Mwoyahae! Oppa, geumanhae~ berhentilah mengganggunya, jebal” pinta Seohyun sedikit lebih keras karena suara gaduh sudah menyelimuti ruangan mereka sejak beberapa saat lalu, ia terlihat memijat pelipisnya, ia sudah terlalu pusing mendengarkan teriakan Ellie dan Kyuhyun di saat yang bersamaan. Dan ia tidak bisa membayangkan bagaimana nanti nasibnya jika mereka memiliki keturunan, pasti ia harus selalu butuh aroma terapi agar tidak terlalu stress menghadapi ulah Kyuhyun dan anak-anaknya nanti.

 

 

“Arrayo, arrasseoyo. Kami hanya terlalu asyik dengan dunia kami Hyunieku” rajuk Kyuhyun mencoba meredam amarah wanitanya yang marah karena ulahnya membuat ruangan mereka seketika runyam dengan teriakan-teriakan keseruannya.

 

 

“Ellie, sudah ya, pakaian onti sudah hampir terlepas karena Ellie” jelas Seohyun sambil berusaha melepaskan cengkraman kuat Ellie pada kamisol miliknya.

 

 

“Hehe onti, onti, ontiii” ucap Ellie sambil sedikit tertawa namun bersembunyi  di cerukan leher ontinya karena masih merasa takut dengan serangan samchonnya, pasalnya kini samchonnya itu terlihat mendekat ke arahnya.

 

 

“Ne sayang, neee sudah ya suara Ellie akan habis jika berteriak-teriak terus” jelas Seohyun berusaha menenangkan gadis kecil di pangkuannya, ia sedikit menyeka keringat yang turun dari dahi putih Ellie.

 

 

“Tidak marah kan? Maaf ya?” ujar Kyuhyun sedikit bersimpuh sambil meletakkan kedua tangannya pada paha Seohyun yang terekspos bebas karena kini wanitanya hanya mengenakan hotpants dan kamisol saja.

 

 

“Sudah lebih baik oppa angkat Ellie dari pangkuanku, karena aku akan memoles wajahku dengan sedikit make up sekarang” jelas Seohyun yang melepaskan pegangan erat Ellie pada jubah mandi yang ia kenakan, tapi gadis kecil itu terlihat menolak karena takut-takut samchonnya itu akan tetap menyerangnya.

 

 

“Anieyo, Ellie mau disini saja bersama onti~” rengek Ellie sambil menatap wajah onti nya yang nampak segar karena baru saja selesai dari mandi paginya.

 

 

“Onti akan berdandan, janji ya tidak mengganggu?” ujar Seohyun memastikan si cantik ini untuk tidak melakukan hal aneh meski bersamanya.

 

 

“Huum” jawab Ellie pelan sambil tersenyum.

 

 

“Kalau begitu turun ya? Ellie bisa duduk di kursi yang lainnya” jelas Seohyun menasehati Ellie hati-hati agar si cantik ini bisa menurut dan ya, ia bisa melihat anggukan dan wajah berbinar milik Ellie saat ini.

 

 

“Oppa, bisakah aku meminta tolong untuk diambilkan kursi lain untuk Ellie? Ia akan tetap disebelahku sambil aku berdandan” pinta Seohyun pada Kyuhyun yang di sanggupi dengan anggukan pelan sambil mengambil kursi lain yang ada dikamar mereka.

 

 

“Okay tuan putri, perintah di terima” jelas Kyuhyun sebelum akhirnya berlari mengambil kursi lain untuk keponakannya.

 

Seohyun hanya memoleskan sedikit foundation di wajahnya, sambil fokus dengan apa yang ia kerjakan sesekali ia pecah juga fokusnya untuk menjawab pertanyaan dari bibir mungil Ellie yang bermain dengan beberapa make up miliknya dan apapun yang berada di meja riasnya. Sedangkan suaminya sudah fokus dengan ponselnya dan kasur yang ia tiduri saat memainkan smartphonenya itu. Ellie yang memang tertarik dengan beberapa roll-an milik Seohyun, terlihat sudah memakaikan beberapa roll-an berwarna pink ke rambutnya. Dan tentu mengingat Ellie akan bermain dengan make up Seohyun sudah menggantikan Ellie pakaian yang ia rasa aman untuk melindungi pakaian Ellie dari warna warni make up miliknya.

 

choi-ellie

Choi Ellie

“Onti, ini apa? Apa ini Crayon?” tanya Ellie polos menatap rangkaian lipstick mahal nan lengkap milik ontinya.

 

 

“Bukan sayang, ini lipstick. Dan ini di gunakan di bibir, bukan seperti crayon yang di gunakan untuk mewarnai kertas” jelas Seohyun sabar mengingat bagaimana penasarannya anak seusia Ellie.

 

 

“Kalau itu apa onti? Itu untuk warnai pipi?” tanya Ellie lagi menunjuk pada benda yang di gunakan ontinya. Ya saat Ellie bertanya Seohyun memang baru saja selesai menggunakan brush berwarna peach untuk pipinya.

 

 

“Ini namanya brush sayang, untuk pipi agar terlihat lebih cantik” jelas Seohyun sambil iseng menggerakkan brush yang selesai ia gunakan ke pipi bersih milik keponakan cantiknya itu.

 

 

“Ihhh ,, geli onti. Coba sini Ellie pinjam, mau dandani onti” ucap Ellie dengan tangan kecilnya yang sudah minta di berikan brush untuk mendandani wajah Seohyun selaku ontinya.

 

 

“Onti kan sudah pakai Ellie sayang~. Nanti lagi ya kalau onti mau pakai biar Ellie yang pakaikan, otte?” tawar Seohyun yang akhirnya sukses membuat gadis kecil itu mengangguk, untung saja keponakan cantiknya bisa ia rayu.

 

 

Banyaknya pertanyaan yang di lontarkan Ellie sudah tidak terhitung lagi, sampai kini walaupun Seohyun sudah beranjak dari meja riasnya, gadis kecil itu masih sibuk dengan warna warni perlengkapan make up milik Seohyun. Ellie yang terlihat memakai banyak roll-an di kepalanya, sesekali memoleskan wajahnya dengan warna warni palette yang tersedia di hadapannya, bahkan bibir kecilnya sudah berwarna pink terang karena ia sudah sukses menggunakan warna kesukaannya di bibir kecilnya, meski berantakan kegiatannya ini tak lain meniru ontinya saat berdandan tadi. Seohyun tidak mau ambil pusing untuk melarangnya lagi, daripada Ellie harus merengek dan menangis, lebih baik ia korbankan perlengkapan make upnya. Toh Kyuhyun akan sangat bersedia untuk membelikan make up baru sebanyak yang ia mau.

 

 

“Hyunie, lihat apa yang di lakukan Ellie” kaget Kyuhyun saat matanya beralih dari ponsel pintarnya dan melihat apa yang di lakukan keponakan kecilnya di meja rias wanitanya itu.

 

 

“Ne, gwaenchana oppa. Biar saja, mungkin dia sudah bosan dengan crayon dan spidol miliknya” ujar Seohyun santai keluar dari ruang wardrobe dengan dress rumahannya, ia hanya terkekeh melihat keponakannya berusaha meniru caranya tadi saat berdandan.

 

 

“Aku tidak tanggung jawab ya kalau Ahra noona marah. Ellie akan terus-terusan memainkan satu mainan jika ia sudah suka mainan itu, dan jika ia menyukai perlengkapan make up maka ia pun akan memainkannya terus. Habislah aku” ujar Kyuhyun berusaha meratapi nasibnya membayangkan kalau ia yang akan kena omelan kakak perempuannya nanti.

 

 

“Ellie itu anak perempuan oppa, tidak ada salahnya menyukai make up” ujar Seohyun simpel sambil memainkan smartphonenya serius di pinggir ranjang mereka, ia sesekali tertawa karena membaca beberapa pesan yang masuk dari teman-temannya di ponselnya.

 

 

“Ini apa uh? Untuk periksa badan panas ya?” tanya Ellie pelan, setelah membuat wajahnya sukses berwarna warni tangan kecilnya membuka beberapa laci yang terdapat di meja rias ontinya. Matanya tertuju pada benda yang terlihat seperti alat yang biasa eommanya gunakan untuk mengukur suhu badannya saat sakit, benda itu berwarna pink dan masih terbungkus rapih di tempatnya yang terlihat seperti kaca, karena merasa familiar dengan bentuknya ia seperti tidak membutuhkan jawaban dari samchon maupun ontinya.

 

 

“Kalau Ellie demam, eomma selalu meletakkannya disini” ujar Ellie berbicara sendiri fokus dengan apa yang ia mainkan sekarang. Tentu dengan ucapannya ini kita sudah tahu kalau Ellie sudah mengeluarkan benda kecil itu dari tempatnya yang menurutnya itu sebuah alat yang biasa eommanya gunakan saat mengecek suhu tubuhnya ketika ia sakit. Ia sesekali mengemut ujung benda yang ia pikir itu sebuah termometer, meski ia tidak tahu banyak mengenai nama benda tersebut tapi ia paham betul apa yang harus ia lakukan dengan benda tersebut.

 

 

“Tidak bekerja, ish” ujar Ellie kesal, karena walaupun sudah memasukkan benda itu ke mulutnya, menaruhnya ke ketiaknya dan sudah memencet beberapa tombol yang ada pada benda tersebut tetap saja tidak ada hasil seperti ketika ia gunakan alat itu bersama eommanya.

 

 

TUK TUK TUK TUK TUK

 

 

Bunyi itu membuat dua orang dewasa yang sebelumnya sibuk dengan smartphonenya melihat kearah bunyi-bunyian tersebut, keduanya menyernyit sejenak sebelum akhirnya bertatapan satu sama lain.

 

 

“Ellie sedang memainkan apa itu Hyunie?” ujar Kyuhyun pelan merasa penasaran tapi tidak ingin langsung menghampiri, ia was was kalau nantinya keponakannya itu berbuat brutal dengan melemparkan benda yang ada di tangannya ke wajahnya. Saat ia bisa lihat kalau Ellie ini masih memukulkan benda kecil itu ke meja rias milik Seohyun.

 

 

“Molla, aku tidak punya alat make up seperti itu oppa” jawab Seohyun yang juga bingung dengan benda apa yang di pegang Ellie, dengan perlahan ia coba hampiri Ellie yang kini sudah sukses turun dari kursinya dan mengetuk benda yang ia pegang ke lantai. Dan Kyuhyun pun sudah mengekor di dekat Seohyun untuk memastikan apa yang keponakannya lakukan kali ini.

 

 

“Sayang, ada apa huh? Kenapa di pukul-pukul seperti itu?” tanya Seohyun yang sudah berjongkok berusaha menyamai Ellie yang terduduk di lantai. Mata kecil Ellie mengedip lucu yang sepertinya terkejut oleh kedatangan dirinya dan Kyuhyun.

 

 

“Alat ukur panasnya rusak onti, tidak keluar bunyi pip pip seperti punya Ellie” cerocos Ellie yang hanya sebentar menatap ontinya dan setelahnya ia melanjutkan lagi misinya untuk berusaha membuat benda yang ia maksud termometer itu menyala.

 

 

TUK TUK TUK TUK

 

 

Alat ukur panas? Termometer, maksudnya? – pikir Kyuhyun dan Seohyun bersamaan. Mereka terlihat berkomunikasi dengan tatapan matanya saja, seolah bertanya apakah termometer yang dimaksud Ellie itu milik salah satu dari mereka atau bukan. Baik Kyuhyun maupun Seohyun memberi isyarat kalau mereka bukanlah pemiliknya, kalaupun mereka punya, tentu Seohyun tidak pernah meletakkannya di meja rias itu.

 

 

“Coba sayang, mana onti lihat termometernya” pinta Seohyun pelan berusaha melihat benda yang di maksud Ellie sambil tersenyum, ia berusaha selembut mungkin agar Ellie mau memberikan benda itu kepadanya.

 

 

“Oh namanya termometer ya onti? Ini ,, dia sudah rusak. Tidak sebagus punya Ellie” ujar Ellie acuh lalu bangkit dan berusaha melihat lagi apa yang bisa ia mainkan dari meja rias ontinya, tanpa memperdulikan dua orang dewasa yang ada di dekatnya.

 

 

Saat benda itu ada di tangan Seohyun, entah ia harus mengeluarkan ekspresi apa. Benda itu bahkan tidak memiliki kegunaan seperti yang Ellie katakan tadi, Seohyun terlalu speechless untuk menunjukkan pada Kyuhyun mengenai benda apa yang baru saja Ellie berikan. Hingga kini Seohyun hanya terduduk lemas di lantai sambil menahan tawanya, di tangannya masih ia genggam benda itu. Kyuhyun semakin penasaran berusaha mengambil paksa benda itu dari tangan istrinya.

 

Puahahaha

 

 

Tawa Kyuhyun menggelegar mengetahui apa yang keponakannya sebut sebagai termometer. Itu bukan sebuah termometer, melainkan sebuah TESTPACK DIGITAL atau alat uji kehamilan milik Seohyun. Sangat wajar kalau benda itu ada di meja rias Seohyunnya, karena memang istrinya meletakkan benda yang merupakan bingkisan bonus dari eommanya (ny. Seo) saat mereka menikah itu di laci riasnya. Ia paham kenapa Ellie bilang alat itu rusak, tentu karena alat tersebut tidak di gunakan sebagaimana fungsinya. Sedangkan si kecil Ellie hanya menatap aneh samchon dan ontinya itu lalu bergegas menggeledah barang lain untuk ia mainkan dari meja rias ontinya.

 

 

“Oppa, berhentilah tertawa. Kau membuatku susah untuk menghentikan ini” ucap Seohyun di sela-sela tertawanya pada Kyuhyun, wajahnya sudah berwarna merah karena tertawa dan ia bisa merasakan perutnya sudah sakit dengan tawanya saat ini.

 

 

“Aigo, Ellie-ya .. kau benar-benar …” ucap Kyuhyun geleng-geleng untuk menyebut aksi keponakannya ini dengan sebutan apa, ia tak habis pikir dengan kelakuan putri dari noonanya hari ini.

 

 

“Samchon, waeyo?” tanya Ellie polos menghampiri samchonnya sambil membawa beberapa roll-an lagi di tangan kecilnya yang tak lain milik ontinya.

 

 

“Ini bukan alat untuk mengukur panas Ellie-ya” jelas Kyuhyun berusaha berbicara pada Ellie agar gadis kecil noonanya bisa paham dengan benda yang ia mainkan tadi.

 

 

“Terus? Itu alat apa?” tanya Ellie kembali antusias menghampiri samchonnya, bahkan ia sudah mendudukkan bokong kecilnya di paha samchonnya melihat benda itu lebih dekat. Dan melupakan beberapa roll-an yang ia bawa tadi untuk menghampiri samchonnya. Bahkan kini Ellie sudah meminta bantuan ontinya untuk melepaskan roll-an yang ada di rambutnya dengan berusaha menarik tangan ontinya ke roll-an yang ada di rambutnya.

 

 

“Ini ,,, aigo aku bingung menjelaskannya sayang” bisik Kyuhyun pelan meminta pada Seohyun untuk membantunya merangkai kata-kata, dan bisa dilihat wanitanya yang sudah menatapnya tak percaya. Ya memang seharusnya Kyuhyun tidak usah di beritahu mengenai benda apa itu sebenarnya, toh Ellie juga akan sulit paham juga karena mengingat ia hanya anak perempuan berumur 4 tahun.

 

 

“Ini benda apa samchon?” tanya Ellie ulang dan masih menunggu jawaban yang akan di lontarkan oleh samchonnya sambil ia tatap mata milik samchonnya.

 

 

“Itu alat untuk mengetahui ada adik bayi atau tidak” jelas Seohyun yang akhirnya mengambil alih jawaban yang tepat, ia sendiri pun bingung apa benar keponakan cantiknya ini akan paham? Ia hanya berusaha menjawabnya sebaik mungkin.

 

 

“Adik bayi? Yang perut besar itu ya onti?” tanya Ellie semakin penasaran, bahkan kini mata kecilnya sudah mengincar jawaban yang terlontar dari bibir ontinya.

 

 

“Ne, sayang. Uri Ellie pintar ya” puji Seohyun pada si kecil Ellie sambil ia usap rambut keponakan Kyuhyun dengan sayang.

 

 

“Mau coba”

 

 

“Eh?” ujar Seohyun seketika saat mendengar jawaban yang selanjutnya keluar dari bibir kecil Ellie.

 

 

“Ellie mau pakai alat itu, mau lihat ada adik bayi atau tidak” ucap Ellie polos.

 

 

Seohyun hanya berusaha berdehem dan mengambil nafasnya agar semakin sabar menangani anak yang ada di pangkuan suaminya itu, Kyuhyun sendiri hanya terkekeh menahan tawa saat mengetahui kali ini istrinya sedang pusing menangani bagaimana menangani ulah keponakannya itu.

 

 

“Andwaeyo, Ellie belum bisa menggunakannya karena Ellie belum setinggi onti, sayang” jelas Seohyun mencari aman dengan jawabannya kali ini. Yang benar saja masa Seohyun harus berbicara masalah alat kehamilan pada Ellie? Yang ada pertanyaan dari Ellie malah tidak ada habisnya nanti. Dan soal Kyuhyun jangan di tanya, kini ia sudah menggunakan tangan kanannya untuk menutupi mulutnya agar tidak mengeluarkan tawanya yang bisa melihat bagaimana panas dingin istrinya saat menghadapi pertanyaan dari keponakannya yang super penasaran itu. Kyuhyun janji akan menghadiahkan ciuman manis pada istrinya kalau wanitanya sukses menyelesaikan topik mereka kali ini. Hyun-ie, hwaiting – gumam Kyuhyun dalam hati.

 

ellie

 

“Tapi Ellie mau coba~” rengek Ellie memelas bahkan terlihat akan menangis menatap ontinya yang masih memegang benda itu.

 

 

“Kan Ellie masih kecil, lihat .. kalau sudah setinggi onti, baru Ellie bisa mencobanya” jelas Seohyun tersenyum sedih namun berbanding terbalik dengan hatinya yang lega karena ia punya kartu As untuk membuat gadis kecil yang merengek itu skakmat, dan tentu dengan pernyataannya saat ini ia yakin kalau Ellie tidak akan merengek lagi untuk mencoba alat tersebut.

 

 

“Kalau begitu onti yang coba”

 

 

“Ne?” jawab Seohyun masih linglung dengan ucapan Ellie setelahnya.

 

 

“Onti kan sudah tinggi, ayo coba lihat ada bayi tidak di perut onti” ujar Ellie polos sambil menatap ontinya yang menatapnya tidak percaya.

 

 

“Puahahaha” tawa Kyuhyun sudah tidak bisa ia kendalikan lagi, ia pikir masalah mereka sudah berhenti disitu saja dan Seohyun sudah memenangkan semuanya, ternyata pernyataan terakhir istrinya menjadi boomerang tersendiri bagi wanitanya.

 

 

“Oppaaa~” kini gantian Seohyun yang merengek pada Kyuhyun karena sudah merasa tidak sanggup untuk menangani ulah keponakan Kyuhyun, ia sudah cukup lelah dengan keajaiban gadis kecil di hadapannya.

 

 

“Sudah ya uri Ellie yang cantik, lebih baik bermain make up lagi ya. Ayo sini dilihat lagi mau warna apa” ujar Kyuhyun menengahi dan berusaha mengangkat Ellie ke gendongannya yang akan membawa tubuh kecilnya ke meja rias Seohyun.

 

ellie1

 

 

“Andwae~ mau lihat onti coba alatnya” rengek Ellie yang sudah menekuk bibirnya siap untuk tangisannya, tubuh kecilnya itu bahkan bergerak tak beraturan meminta samchonnya menurunkannya dari gendongannya meminta untuk tetap berada di sebelah ontinya dan melihat benda itu bekerja.

 

 

“Hey hey, Ellie tidak boleh seperti ini, sudah besar nanti di tertawai orang” jelas Kyuhyun berusaha membuat Ellie tenang di gendongannya yang sudah mulai berulah, ya keponakannya ini memang seperti itu, ia baru akan menuruti apa yang dilarang untuknya jika alasannya masuk akal di pikirannya. Sedangkan ini, yang di lakukan Seohyun tadi masih belum bisa membuat gadis kecil di gendongannya paham, malah rascal kecil milik noonanya terlihat semakin penasaran. Ia bisa apa coba?

 

 

“Sudah sudah, sana coba saja sayang” perintah Kyuhyun pada Seohyun yang sudah menatap sedih nasibnya karena terjebak dengan apa yang ia ucapkan, habis ia sendiri pun bingung bagaimana membuat putri noonanya tenang. Waktu masih pukul 12 siang, sedangkan mereka masih harus menjaga putri noonanya sampai empat jam kedepan sebelum akhirnya pergi bersama kerumah eommanya (ny.Cho) untuk acara barbeque nanti.

 

 

“Tapi aku tidak memiliki tanda-tanda orang yang hamil oppa~ jadi untuk apa mencobanya” ujar Seohyun sedih dengan alat yang sudah terlihat rusak, padahal benda ini hadiah dari eommanya sendiri, masa ia harus memakainya di saat yang tidak tepat.

 

 

“Aku akan menggantinya nanti, kita akan beli yang baru. Lagipula Ellie sudah membantingnya beberapa kali, aku tidak yakin kalau benda itu masih berfungsi dengan baik” jelas Kyuhyun panjang lebar agar istrinya bisa menurutinya.

 

 

“Hanya mencobanya sayang~ benda itu tidak akan menyakitimukan? Iya iya Ellie diam dulu ya, jangan seperti itu nanti jatuh” jelas Kyuhyun berusaha membuat istrinya mengangguk mengiyakan perintahnya sambil membuat keponakannya agar tenang di gendongannya, ia janji akan membelikan benda itu lagi untuk Seohyunnya, ya tentu mereka membutuhkan alat itu karena mereka sendiri tidak menahan atau menantikan hadirnya anggota baru. Setidaknya mereka harus punya alat itu lagi nanti. Dan akhirnya Seohyun hanya bisa menghembuskan nafas beratnya, ia akhirnya mengiyakan permintaan keponakan kecil mereka.

 

 

“Iya onti akan coba, Ellie tunggu sini bersama samchon ya, karena onti harus masuk ke kamar mandi untuk ambil air” jelas Seohyun masih dengan senyumnya berusaha sabar dengan ulah Ellie, ia tentu hanya mengatakan bahwa alat itu bekerja saat menggunakan air, padahal jika di perjelas maka air yang di butukan adalah air seni kkkkk, dan bisa dilihat tubuh jenjangnya bangkit dari duduknya sambil mengusap rambut Ellie sayang. Ia tahu ia tidak seharusnya marah karena Ellie pun belum mengerti banyak hal, ia akui cukup ia yang salah saja tadi saat berusaha menjelaskan pada keponakan kecilnya.

 

 

“Pakai air ya cobanya onti? Tidak di taruh di mulut. Seperti ini” tanya Ellie pelan sambil memperagakan jari terlunjuknya yang ia masukkan di mulut kecilnya. Kyuhyun dan Seohyun hanya tersenyum melihatnya, dan ya ini yang benar-benar membuat Seohyun tidak bisa marah pada gadis kecil itu, Ellie hanya anak kecil yang terlalu cerdas tentu ia harus memakluminya.

 

 

“Iya sayang, pakai air cara mencobanya. Tapi Ellie harus janji untuk makan siang dan setelahnya tidur siang, yaksok?” ucap Seohyun yang sudah mengacungkan jari kelingkingnya mengisyaratkan sebuah perjanjian ala anak kecil.

 

 

“Yaksokhaeyo onti” ujar Ellie yakin menatap mata ontinya sambil tersenyum semangat.

 

 

“Kalau begitu tunggu disini ya” ucap Seohyun yang setelahnya langsung masuk kekamar mandi dan membubuhi ujung testpack itu dengan urinnya sambil buang air kecil, setelah selesai ia keluar sambil memegang alat yang telah ia pakai dan di tunjukkan pada Ellie yang tentunya pada Kyuhyun juga.

 

 

“Mencobanya dengan air kamar mandi eoh?” tanya Kyuhyun berbisik pelan pada telinga Seohyun setelah melihat istrinya keluar dari kamar mandi mereka.

 

 

“Anieyo, aku hanya bilang itu air. Tapi bukan berarti itu air keran kan oppa?” jawab Seohyun santai dan setelahnya ia berdehem untuk menjelaskan pada si kecil Ellie yang sudah berusaha melihat benda yang onti nya pegang.

 

 

“Jangan pegang bagian ininya ya, kotor” lanjut Seohyun pada Ellie yang hanya fokus menatap alat tersebut dan takut menyentuh bagian yang dilarang oleh ontinya, ini pengalaman pertama Ellie melihat alat itu jadi jangan aneh kalau ia sangat fokus untuk melihat perubahan pada benda itu.

 

 

“Hasilnya apa?” tanya Kyuhyun sambil terkekeh melihat bagaimana antusiasnya Ellie menatap alat itu, Ellie sampai tidak berani memegang alat itu karena takut salah. Ini merupakan pengalaman ajaib dimana Ellie bisa diam walau ia sangat penasaran.

 

 

“Uwooo uwooo itu ada garis, ada garis merah” ujar Ellie senang bahkan hampir berteriak kegirangan menatap wajah samchon dan ontinya bergantian sambil menunjuk nunjuk alat itu antusias. Ia begitu senang ketika melihat garis berwarna merah yang terlihat tegas muncul di alat itu.

 

 

“Jadi ada adik bayinya ya?” tanya Ellie menatap Seohyun dengan gembira, yang entah mengapa membuat hati Seohyun selaku onti nya menghangat menatap bocah berumur empat tahun ini, seperti merasakan suatu kebahagiaan lain mengetahui keponakannya sangat senang menyambut calon anaknya dan Kyuhyun nanti.

 

 

“Garisnya hanya satu sayang, kalau garisnya ada dua berbentuk seperti ini tandanya, itu baru ada adik bayinya hehe” jelas Seohyun sambil tersenyum menghadiahi gadis kecil periang di hadapannya dengan kecupan sayangnya di pipi kecilnya setelah sebelumnya berusaha menjelaskan tanda yang benar bagaimana untuk testpack yang hasilnya positif.

 

 

“Jadi ,, di perut onti tidak ada adik bayi? Hiks hiks” ujar Ellie lirih dengan mata yang sudah menahan tangisnya yang sebentar lagi pecah begitu saja, ia seperti memperlihatkan sebuah kekecewaan pada dua orang dewasa yang berada diantara tubuh kecilnya.

 

 

“Iya sayang, tidak ada” jawab Seohyun pelan mengusap lelehan airmata Ellie yang sudah turun tanpa di komandoi. Ia tidak menolak kalaupun ia hamil saat itu juga, tapi ia juga tidak terlalu berharap untuk kehamilannya sekarang ini, karena niatnya tadi mencoba alat itu ya hanya untuk membuat rasa penasaran Ellie gugur, sudah itu saja, tapi tiba-tiba ia jadi merasa sangat sedih bisa melihat wajah kecewa Ellie padanya. Untungnya saat ia menatap Kyuhyun, prianya hanya terlihat tersenyum santai menganggukkan kepalanya, setidaknya mereka sudah mencoba untuk membuat keponakan mereka tenang, tapi bukannya tenang malahan kini Ellie menangis tersedu-sedu bersembunyi di cerukan leher suaminya.

 

 

“Ssstt sudah jangan menangis, mana sini wajah jelek keponakan samchon yang menangis ini. Ihh ,,, wajahnya jadi jelek sekali” ledek Kyuhyun berusaha mencairkan suasana sedih Ellie agar anak itu bisa lebih tenang. Tapi mereka malah mendengar tangisan yang lebih keras dari bibir kecil Ellie yang otomatis membuat istrinya semakin merasa bersalah, setidaknya ia harus membuat Ellie lebih tenang.

 

 

“Hey uri Ellie, sudah jangan menangis. Tadi mana janjinya? Katanya akan makan siang lalu tidur heum?” lanjut Kyuhyun sambil mengusap-usap rambut keponakannya agar lebih tenang.

 

 

“Hiks ,, hiks ,, iya Ellie akan makan. Lalu tidur siang bersama samchon ya?” jawab Ellie di sela-sela tangisnya namun ia masih menyembunyikan wajahnya di cerukan leher samchonnya, gadis kecil ini seperti marah pada onti nya sendiri sampai-sampai yang biasanya semua kegiatan di lakukannya bersama onti nya tapi kini malah ia lakukan bersama samchonnya.

 

 

Seohyun hanya menghembuskan nafas beratnya untuk kesekian kalinya, Kyuhyun tadi bilang kalau alat itu tidak akan menyakitinya, tapi dengan hasil yang ditunjukkan alat itu membuat hatinya sakit karena membuat keponakannya menangis tersedu-sedu bahkan malah marah padanya. Tapi memang ia tidak hamil, bisa apa dia? Membuat garis tambahan dan pura-pura hamil? Konyol sekali – batin Seohyun.

 

 

“Ekhem ,, kita akan makan bersama kan?” tanya Seohyun hati-hati mengingat keponakan suaminya itu sedang super sensitif dengannya saat ini.

 

 

“Ne sayang, kajja kita kebawah” ajak Kyuhyun sambil merangkulkan lengan panjangnya untuk melingkari punggung istrinya. Dengan tangan kanannya ia coba rangkul wanitanya agar tidak merasa makin bersalah di hari ini, dan tangan kirinya masih sangat kokoh untuk mengangkat tubuh kecil Ellie agar tidak tetap nyaman di gendongannya. Dan kalau kita bisa lihat Kyuhyun sedikit menggerakkan tangannya untuk mengusap punggung ringkih itu pelan, sarat akan kata ‘Semua akan baik-baik saja, untuk kita dan Ellie. Tenang saja’.

 

 

“Mana testpacknya?” tanya Kyuhyun sebelum mereka melanjutkan langkah mereka.

 

 

“Ini” ujar Seohyun pelan sambil memberikan alat yang ternyata masih ia pegang erat di genggaman tangan kanannya pada Kyuhyun, ia sudah tidak banyak berkata-kata lagi hanya terdiam saja sambil sesekali mendengar suara sesegukkan milik Ellie di gendongan suaminya.

 

 

“Sudah kan berarti, kau sudah mencobanya dan sudah menunjukkannya pada Ellie. Jadi biarkan aku buangnya, sini biar aku buang” pinta Kyuhyun yang sudah muak dengan alat itu, ia bukannya kecewa dengan hasil kalau ia tahu Seohyun masih belum hamil, tapi ia cukup tahu kalau alat itu membuat wanitanya cukup sedih karena reaksi keponakan mereka yang ternyata mengharapkan yang lain. Setelah menikahi Seohyun, maka hal yang paling ia benci adalah hal yang bisa membuat wanitanya sedih. Ia berjanji akan menyingkirkan apapun yang membuat Seohyunnya bersedih, karena ia memang sangat mencintai istrinya itu dan tidak rela hal lain merebut wajah bahagia istrinya. Tanpa menunggu jawaban dari Seohyun, Kyuhyun terlihat sudah melemparkan benda itu kedalam tong sampah khusus yang ada di kamar mereka.

 

 

“Kajja~ kita makan siang~” ujar Kyuhyun riang berusaha memperlihatkan kalau memang sudah seharusnya mereka berganti topik dan berganti atmosfer pembicaraan, sambil ia kecup sesekali rambut istrinya. Dan setelahnya melanjutkan langkah mereka ke meja makan.

 

Dan tanpa mereka tahu, benda kecil yang sebelumnya Kyuhyun buang ke tempat sampah menampakkan sesuatu yang berbeda dari sebelumnya. Alat itu menunjukkan garis lain dengan warna yang lebih muda dari garis awalnya, sehingga secara tidak langsung membentuk tanda (+) yang terlihat samar tapi sangat meyakinkan hasilnya. Dua garis muncul pada benda itu, jadi?

 

 

FIN

Hi. readerdeul, saya J.A

Saya adalah partner Lala unnie dalam pembuatan ff EG sekaligus EG series,

Mohon kerjasamanya ya untuk keberlangsungan ff ini dengan menyempatkan diri untuk memberikan komentar dan like 🙂

Lebih kurangnya terima kasih. Salam kenal!☺

Advertisements

Author:

I'm J.A, not Lala. WE ARE DIFFERENT PERSON. Please being nice to me - JooAh, Seo.

50 thoughts on “Our M-Life: Good Enough

    1. Hi Aning!😀
      Terima kasih udh meninggalkan jejak, dan terima kasih sudah suka dgn cerita” dari kami (aku dan Lala). Stay tune ya untuk kisah baby J nya ^^

  1. Ellie lucu ya,,,,, itu seo eonni kasiahan, udah bingung jelasin eh ternyata malah buat Ellie nangis-_-
    Btw, masih rada bingung, jadi setiap lanjutan EG akan ada awalan “Our M-Life”nya?

    KEEP WRITING!!!!
    Ditunggu kelanjutannya

  2. Seokyu mau begituan ga liat2 tempat nih ya,pasangan mesum,ahra ada2 aja.berkat ellie,tanpa sengaja seo nya jadi nyobain testpack nya,tp sayang nya mereka ga tau kalo ternyata hasilnya positif

  3. omgggg seoma hamillll
    ya ampunnnn knapa kyupa gk liat sihhhh
    harus lanjut nihhhh
    makin pnasaran
    cpt lanjut neeeee
    semangattt hwaitingggg

  4. Omg un… nanggung banget itu akhirnya. mereka ber2 blom tau kalo seo hamil.. ngrasa sedih juga pas hasil nya negatif.. aduhhhh Ellie gemesin banget dah fotonya.. bicaranya juga plas plos .. dtunggu pas mereka dah tau kalo seohyun hamil y kak

  5. Hahahaha hahahahhaa…. Senjata makan tuan. Buat ellie sbar ya syank. Nanti samchon dan onty ksih debay buat ellie.
    Buat seokyu slmat… Usaha nya berbuah manis. Ktwa sndiri liat seokyu sma ellie.

  6. Bwhahahahaha seokyu kepergok ahra.makanya mas klw mw enceh di kamar jgn di dapur.ck bhkn pelayan kim jg lihat.ckck tp gw salut ama author nya gilee aja bs bwt enceh begitu di dlm sweater.anti mainstream
    Ellie lucu bgt si.kepo pulak tp dr kekepoannya readers jd tau duluan klw juhyun hamil.hehehe di hallo aegy ya kn sekyu tau hamil stlh periksa ke dokter.

  7. Aigoo jdi seohyun hamil ni?
    Aishh kok main dbuang aja sih testpacknya jdi nggak ketahuan kan klo seohyun nya lgi hamil.
    Ditunggu klanjutannya
    Fighting !

  8. Hahahahs
    Ellie lucu banget
    Sangking penasarannya seo dipaksa buat nyoba testpacknya
    Jiaahhhh si kyu dari awal seo uda ngingatin kalau minta jatah jangan di sembarang tempat
    Jadi ketahuan kan sama ahra
    Hahahaha
    Batal deh jadinya
    Wah2x… kalau aja seo n kyu sabar gak langsung buang alat tesnya mungkin hal mengejutkan n membahagiakan terjadi
    Wahhh ditunggu nih kelanjutannya beserta cho jayden hehehehehe

  9. Lohhh kog malah di buang 😭😭😭
    Itu seohyun eunni hamil 😣😣
    Sequal dong tuh masih gantung 😣😰

    Nice ff

  10. Haha….aduh itu giman ceritanya kyupa masuk ke sweternya seo ya ampun saking ga tahannya sampe ga lihat tempat dulu wkwk….tapi wajarlah namanya juga masih pengantin baru masih hangat2nya😄😄

  11. lucu lucu… Ahran ganggu aja datang disaat yang tidak tepat…
    gimana malunya seo ya saat kepergok sama ahra..
    Wah Seo hamil..
    next thor

  12. hahaha..gagal maning sesuatu yg diingkn kyu,
    ponkan kyu lucu n pintar sangt gemes liatx..
    wah joo hamil v ga da yg liat hsil kebru dbuang..
    lnjut ne crita seru

  13. Seokyu gak tau tempat banget ya banyak pelayan loh di rumah mereka, kalo ahra gak mergokin pasti bakal lanjut sampai siang tuh,, ellie lucu banget ya sampai seokyu kelimpungan gitu buat jawab pertanyaannya dia,, yah kyu ko langsung di buang aja si kenapa gak di liat lagi dulu itu hasilnya positif loh

  14. Jiahhh..psangn mesum…y lagi tu kopel g tw t4 didapur jg maen hjar ja trutma sievil yg g tw t4+sikon jdinya ja asisten RT nya mlihat wwkkwwkkk…jiahhh tu kponakn kecil lucu amt..umur 4taon kepo nya luar biasah..tp lewt kponakn nya seonni jd cb ntuh alat testpack nya y wlopun hasilnya mash samar2..hmm kyuppa maen buang ja tu testpack tnpa diliht trlebh dhulu..cb kl liht dl psti girang nya sangat2 g sia2 pan honeymoon 2mgu wwkkkwwkk…jdinya si ellie pny temn bru…ok deh keep writing…smoga sehat sll supaya bs trs lnjutin crita2 nya y…

  15. Uhh newlywed couple manis banget, yang jomblo baper nih kak 😀 . Sebelumnya annyeong author, aku reader baru disini. Salam kenal semua. Btw aku suka banget ceritnya, manis, simple. Ditunggu hasil dari perbuatan kyuhyun ke seohyun 😉

  16. Jadi yang tadi itu bukan hasil yang sebenernya….??trus gimana mereka tau klo sebenernya seo udah hamil…????semoga aja ada yang ambil dan bisa sampai ke seokyu.biar pas acara BBQ ada kabar gembiranya…????di tunggu series uang lainnya chingu

  17. Onti hamil yak ?? Duh duhh .. Memang bener2 kualitas super ya benihnya kyu wkwkwk.
    Bener bgt yah si elli beneran pinter bgt, aku juga punya ponakan yang 1112 sama si elli. Gemes bgt tp kalang kabut sendiri ngadepin anak yang bijak bgt kaya gitu.

    Kyuhyun itu memang gak tau malu apa ya ? Gak ada malu2nya padahal udh kepergok sama kakaknya. Sumpah deh aku bayangin kaya asli bgt pas ahra dtg trus pergokin mereka. Imut bgt pasti seohyunya, kyu juga bakal sexy bgt *eeh
    Next dong kak la. Pengen cepet2 lihat gimana kehidupan after marriage nya mereka duduh
    Over all bgs bgt ffnya !!!

  18. Ga sia sia lemparin tugas kantor demi baca ff ini… Hueeeee unni yahhh.. Onti seo hamiiilll acik aciiiiiikkkkk \._./ 😂
    Ahhhh mau punya anak kaya ellie masa… Aduh ellie cocok sama Si Jayden wkwkwkwk.. Tapi jangan deh Jayden buat aku aja..xD
    Trs trs masa masa adegan itu awwww seneng deh bacanya.. Kesemsem senyum senyum sendiri euy.. Unni ya tanggung jawab aku jadi ga bisa pokus nih wkwkwkwkwk 😂😂😂
    Thankyuuu unni inpo ada cemilan uhuk di sini.. Ahhh senengnya.. Semangat ngerjain tugas deh ini 😘💕💕

  19. Ellie lucu banget, onty nya gk hamil nangis 😂. Tapi itu akhirnya seo hamil bneran kan ? Apa testpack nya error gara” dipukul” sama ellie ??.
    Jadi kangen sama si cebong chingu, kapan cebong nongol lagi ??

  20. Waaduuh itu ginana bisa ketauan kalo seo nya hamil yaa wkwk… aku suka cerita ini soalnya panjaaang bangett jadi aku puas bayangin moment mereka nya hehehe… baby j seriesnya ditunggu ya aku udh kangen sama si bulet

  21. Seo hamil …. ???? Kyaaaahhh bakalan ketemu little cho nih sebentar lgi 😁
    Gk sabar liat hasil perpaduan seohyun + kyuhyun 😁

  22. Halo chingu~ ini pertama kalinya aku ngunjungin blog ini 🙂 dan baca ff ini sambil cengar cengir nahan ketawa 😂 Suka banget sama ceritanya ngga banyak konflik tapi tetep menarik ^^ ditunggu kelanjutannya~

  23. Itu mereka yang pas didapur nanggung banget ya hahaha, lagian Kyu mah lucu jenapa nggak sekalian di kamar aja aduuhhh untung baru kepala pelayan sama ahra ronnie aja yang tau sebenernya merak lagi lakuin apa hahahah
    Ya amoun itu Ellie kepo maksimal deh hahaha
    Itu testpecknya positif yahh sayang banget udah dibuang sama Kyu, berarti Kyu harus cepet cepet beliin yang baru lagi tuhh
    Huaaa Chukkae Seo Eonnie
    Ceritanya romantis bangett walaupun Kyu nggak pernah jauh jauh dari Mesum nya kkkkk tapi mereka berdua tetep romantis
    Izin baca part selanjutnya ne eonnie….

  24. Apakah seo hamil ,tapi kan mereka nikah baru 3mnggu masak udah jadi ,atau sebelum nikah mereka udah gituan 😁 ,ditunggu klanjutannya

  25. Suka baca ff ini, panjang tapi nggak kerasa soalnya enak dibaca jadi menikmati,
    Nggak bayangin gimana seokyu mukanya waktu ketauan ahra sama kepala kim,
    Ijin baca yaa, meskioun belum baca yg sebelumnya hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s