Widow and Widower 8

Widow and Widower 8


Author : L~Cho

Cast : Cho Kyuhyun, Seo Joohyun and KyuLine

Genre : Romance, Friendship, comedy.

Leght : Chapter

*****

Previous Story ^ ^
“Aku.. Aku tidak bisa, Maaf…” ucap Seohyun ragu.
“kenapa? Apakah kau masih meragukanku? Aku bersungguh-sungguh Seohyun-ssi. Kau tidak perlu takut, aku akan membuktikan kesungguhanku.”
“Baiklah, akan ku coba” putus Seohyun sedikit mantap.
“Kalau begitu kau harus bersiap-siap terkurung bersamaku sampai sisa umur kita” canda kyuhyun lalu menangkupkan kedua tangannya di pipi Seohyun lalu memajukan wajahnya dan menggesekkan hidung lancipnya di hidung Seohyun.

Seohyun diam namun terlihat semburat merah dipipinya. Nafas kyuhyun membelai wajah Seohyun karena sangking dekatnya kening mereka bersentuhan, hidungnya menempel dan bibir mereka saling menemukan pasangannya.


******
Pancaran sinar matahari mengusik alam mimpi kedua pasangan sejoli yang tengah bergelung di bawah selimut berwarna putih. Cahaya cerah berwarna keemasan menerpa dari balik celah tirai abu-abu yang menutupi jendela kaca besar kamar hotel yang mereka tempati. Pantulan cahaya itu seperti membelai-belai sang empu yang masih bergelung damai dibawah selimut tebal seolah-olah ingin membangunkan kedua sejoli itu agar terbangun dari peraduannya.
Sayang, suhu ruangan yang bersuhu dibawah 18 derajat celcius membuat mereka enggan untuk beranjak dari peraduannya dan malah terlihat mengeratkan pelukannya satu sama lain.Berbeda dengan sang wanita mulai terlihat terusik mungkin karena merasa sesak akibat pelukan dari seseorang disebelahnya.

Mencoba meraih kesadarannya kembali sang wanita itu berusaha melepaskan tangan besar yang membelit pinggangnya. Wanita yang bernama Seohyun itu akhirnya tersadar dari alam mimpinya.
Dikerjapkan kedua mata bulatnya pelan berusaha untuk menyeimbangkan penglihatannya yang masih setengah sadar. Senyuman tipis terukir indah dibibirnya, melihat namja yang tengah bergelung mesra disampingnya seolah tidak terusik dengan pergerakannya dan masih bergelung ria dibawah alam sadarnya.
Diperiksanya seluruh atribut yang melekat dibadannya, ya.. masih utuh dan maasih melekat di tubuhnya. Memang wajar bukan? Karena semalam mereka tidak melakukan hal yang aneh-aneh. Hanya tidur dalam artian tidur yang sebenarnya. Setelah pergolakan batin dan perasaan yang cukup panjang dan mengakhiri sesi tersebut dengan sebuah kecupan panjang mereka akhirnya memutuskan untuk tidur.
Di pandanginya wajah tampan itu dan disekanya beberapa helai rambut yang menutupi dahi namja itu sehingga ia bisa dengan puas mengagumi keindahan pahatan yang dianugerahkan tuhan kepada namja didepannya. Namja yang telah mengambil alih seluruh hidupnya sejak semalam. Namja yang membuat dirinya jatuh cinta untuk ketiga kalinya setelah sang Ayah, lelaki itu dan dia, Cho Kyuhyun. Bossnya sendiri.
Seohyun tersenyum mengingat kejadian semalam dimana Kyuhyun yang menawarinya untuk bersedia hidup bersama dengannya dan mengabdikan seluruh hidupnya hanya untuk dirinya sendiri dan anak-anak mereka kelak. Meskipun sebelumya didahului oleh adegan kecemburuan dan yang lainnya sehingga membuat mereka samapai di titik seperti ini. membayangkan hal itu membuat seohyun tak bisa berhenti menyunggingkan senyuman. Apakah itu artinya ia sedang dilamar?
Ya Tuhan..
Ia dilamar..
Oleh seorang Cho Kyuhyun?
Oh astaga betapa beruntungnya dirinya dari sekian banyak wanita yang sering kyuhyun ajak berkencan hanya dirinya yang diajak untuk berkomitmen serius. Bolehkah ia bersemu merah sekarang? Ya tuhan, sadar seohyun kau bukan Cinderella. Ahh tidak, sebelumnya kyuhyun pernah berkomitmen dengan wanita lain yang itu mendiang istrinya. Seohyun mulai ragu dengan ucapan kyuhyun semalam. Apakah lelaki itu bersungguh-sungguh dengannya ataukah hanya untuk dipermainkan seperti wanita-wanitanya dulu?
Membayangkan dirinya menjadi pelampiasan membuat seohyun kesal. Pasalnya bukan kenapa-napa dia bisa berfikir seperti itu namun dikarenakan alasan Kyuhyun melakukan semua ini. ia yakin kyuhyun masih sangat dan sangat mencintai mendiang istrinya terdahulu.dan alasan itulah yan membuat semua kegilaan ini. seohyun sangat yakin kalau kyuhyun belum bisa melupakan mendiang istrinya itu. Lalu ia dianggap apa kalau bukan sebagai pelampiasan, cadangan dan yang lainnya?
Jika semalam rengkuhan Kyuhyun menjadi tempat ternyamannya lalu sekarang ini malah ia merasa sesak bergelung dalam rengkuhan kyuhyun. Ia dorong dada kyuhyun agar menjauh dari tubuhnya sehingga membuat kyuhyun berjengkit kaget dan akhirnya terbangun.
“Ahh, kau sudah bangun? Hoamm~” ujar kyuhyun sambil menguap. Seohyun memilih diam.
“Wae? Apa ada sesuatu yang mengusik pikiranmu sayang?” Aigoo, kyuhyun sudah berani memanggil seohyun dengan panggilan sayang.
“Tidak, Aaku harus segera pulang” ucap seohyun sembari bangun dari ranjang.
Kyuhyun menjegal lalu menarik tangan seohyun sehingga kini seohyun berada diatas tubuh kyuhyun. Kyuhyun menyunggingkan senyumannya. Lalu dengan nakalnya kyuhyun membalikkan tubuhnya sehingga kini seohyun berada dibawahnya. Dada mereka hampir bersentuhan sehingga ia dapat mendngarkan degupan suara jantung yang berdegup sangat kencang dari kedua. Apalagi deru nafas kyuhyun yang terasa membelai-belai dahinya membuat seohyun semakin gugup.
“Katakan.. katakan apa yang sedang kau pikirkan seohyun” desak Kyuhyun. Seohyun tampak menimbang sesuatu. Apakah ia harus mengatakan keresahan hatinya?
“Aku bukan seorang peramal sayang, jadi katakanlah apa yang membuat kau begitu resah” todong kyuhyun sambil mentap manik mata coklat milik seohyun.
“Aaku, aku harus bekerja. Ya hanya itu..” ucap seohyun setengah gugup.
Kyuhyun menajamkan matanya pada seohyun. “Lier, Aku tidak percaya..”
“Baiklah, aku akan mengatakannya, tapi bisakah anda menyingkirkan tubuh anda dari sini sir..”
“Kyuhyun, hanya Kyuhyun atau Oppa.. ku pikir panggilan itu cukup manis terdengar dari bibirmu..”
Cup

Kyuhyun mencium bibir seohyun sekilas.
Astaga seohyun sudah berubah menjadi kepiting rebus kalau lama-lama berada disini. Dan ya ampun, ia malah melupakan kegundahannya hanya gara-gara perlakuan manis kyuhyun.
“Jadi..”
“Kyuhh~” mohon seohyun sambil menampakkan wajah memelas.
“Bukan, selain itu..” kyuhyun memang tidak bisa dibodohi. Namja itu terlalu cerdas dalam hal bernegosiasi serta mengintimidasi tak heran ia menjadi salah satu orang yang berpengaruh diumurnya yang masih dikatakan muda sebagai seorang pembisnis.
“Mmm~, tidak.. aku tidak akan mengatakannya” tolak seohyun masih berkeras kepala.
“Hmm~ begitu ya baiklah kalau begitu..” putus kyuhyun disertai dengan seringai jahilnya. Seohyun mengkerut takut melihat seringai yang sering ia lihat saat kyuhyun bersama wanitanya dulu. Seringai yang membuat para wanita takluk kepadanya dan mengiyakan keinginannya.
Didekatkannya wajah kyuhyun kearah bibir seohyun namum seohyun buru-buru berpaling sehingga bibir kyuhyun jatuh ke leher jenjangnya. Entah merasa ini keberuntungan atau malah kesialannya kini seohyun malah terlihat mengelijang geli saat kyuhyun malah bermain di lehernya. Astaga jika hal ini diteruskan bisa-bisa terjadi hal yang iya-iya. Batin seohyun.
Kyuhyun terlihat terkekeh saat seohyun mulai terbawa pemainannya.

“Jadi, apakah kau masih ingin berkeras kepala sayang?” seohyun menggeleng kuat.

“Say it..” ucap kyuhyun tepat di cuping telinga seohyun sambil meninggalkan gigitan kecil disana.
“Baiklah, aku mengaku. Aku kesal..” aku seohyun.
“Hanya itu?” kyuhyun masih mencoba mengorek lagi.
“Aku kesal padamu..” ucap seohyun akhirnya.
“Naega?” seohyun mengangguk. “Apa yang membuatmu kesal padaku eum?” ucap kyuhyun sembari membalikkan tubuhnya lalu membaringkan tubuhnya disamping seohyun dengan lengan sebelah kanannya ia gunakan sebagai bantal untuk seohyun.
“Kau menyebalkan! Kau menyebalkan..” ucap seohyun sambil memukul-mukul dada bidang milik kyuhyun.
“Yakk yak.. aku minta maaf..” ucap kyuhyun sebari menahan tangan seohyun yang mulai brutal memukul dadanya.
“Kau sangat menyebalkan sekali~ aishh, I hate you so damn much Kyu!!” ucap seohyun lalu berjengkit bangun.
“Aku salah apa lagi? Bukankah semalam aku sudah meminta maaf?”
“Aku tidak membicarakan hal semalam. Pokoknya aku benci padamu, titik.” Ujar seohyun sambil mensedekapkan tangannya.
“Aigoo, baru berbaikan semalam sudah ada masalah lagi” gerutu kyuhyun dengan suara pelan.
“Aku pulang dulu” putus seohyun sambil mengambil tasnya yang ada dinakas dan berlalu keluar dari kamar hotel yang ia tempati bersama kyuhyun semalam.
“Yakk seohyun.. tunggu..” teriak kyuhyun setengah berlari mencari barang-barangnya dan pergi menyusul seohyun.

***

“Kyu, tadi aku tadi aku tak melihat seohyun didepan. Kemana dia?” Tanya Hyukjae yang berkunjung dengan Changmin dan Siwon.
“Wae? Kenapa kau menanyakannya?” Tanya kyuhyun dengan nada sewot.
Mereka terhenyak mendapatkan tanggapan kyuhyun yang kurang bersahabat itu. Changmin yang paham betul akan sahabatnya hanya terkekeh mendengarnya.“Aku kan hanya bertanya. Kenapa kau terlihat tidak suka?” toyor hyukjae.
“Sudahlah, aku sedang dalam mood yang kacau. Pergilah jika kalian tidak ada urusan yang penting.” usir kyuhyun pada ketiga namja tampan yang duduk di depannya.
“Baiklah kami pamit. Sepertinya hari ini kami gagal bertemu dengan Seohyunnie. Lagi pula tidak ada yang kami cari disini jadi kami pamit” ujar Changmin dengan nada seolah-olah dibuat kecewa karena tak bisa bertemu seohyun. Karena memang alasan mereka datang ke kantor Kyuhyun adalah untuk menemui seohyun, bukan malah bertemu dengan macan betina yang sedang PMS.
“Aish kalian, pergilah.. karena orang yang kalian cari tidak ada disini..syuhh~ syuhh” usir kyuhyun berusaha mengontrol emosinya agar tidak ketahuan sahabatnya itu. Bisa gawat kalau sampai sahabatnya tahu mengenai hubungannya bersama seohyun. Bisa-bisa ia akan terkena ledekan oleh mereka.
“Baiklah, kajja Chwang, Won-ah kita pergi dari sini” ujar hyukjae pada kedua sahabatnya lalu pergi meninggalkan kyuhyun dengan setumpuk kekesalan.
Bagaimana tidak kesal? Sahabatnya sangat ingin mendekati kekasihnya sudah beberapa kali ia melihat dengan mata kepalanya sediri kalau Hyukjae, Siwon, bahkan Changmin dan Minho berusaha mendekati seohyun apalagi hyukjae dan siwon yang sangat getol memperlancarkan aksinya didepan matanya sendiri. Astaga.. ia bisa gila kalau terus-terusan seperti ini.
Belum lagi kemarahan seohyun pagi tadi yang membuatnya bingung kenapa wanitanya bersikap seperti itu? Apa kesalahannya kali ini? ia bingung memikirnya. Sejak ia mengantarkan seohyun pulang dan berakhir seohyun absen dari kantor karena ia terlalu kesal melihat wajah kyuhyun membuat kyuhyun semakin uring-uringan karena tidak bisa melihat wajah seohyun seharian ini.
Seperti anak puber yang baru jatuh cinta, kali ini kyuhyun mengakui kalau dirinya dibuat seperti anak puber yang baru merasakan cinta. Ia akui cinta yang ia rasakan kali ini berbeda dari yang dulu pernah ia rasakan. Jiwa mudanya yang lebih mengambil alih dari pada sisi kedewasaannya. Ia bahkan sering terlihat uring-uringan tidak jelas, sering cemburu buta lalu masih banyak kebodohan yang ia perbuat karena rasa cintanya pada seohyun. Ia tersenyum menyadari kebodohannya selama ini, tapi ia tidak menyesalinya karena pada akhirnya seohyun ia dapatkan.

***
Seohyun berjalan pada deretan rak sayuran sambil sesekali menimbang sayuran mana yang akan ia beli, di sisi lain sang eomma terlihat memilih beberapa ikan dan daging untuk mereka. Benar sekali, mereka sedang berada di swalayan untuk berbelanja bahan makanan. Biasanya sang eomma pergi belanja sendiri. Namun karena anak perempuannya sedang tidak bekerja akhirnya ia meminta seohyun untuk ditemani.
“Eomma, aku sudah selesai. Apakah masih ada yang kurang?” Tanya seohyun menghampiri sang eomma sambil mendorong troli yang beisi belanjaan mereka.
“Ani.. kajja kita ke kasir” ajak eomma seohyun sambil meletakkan ikan pilihannya di bawah troli.
Pasangan ibu dan anak itu akhirnya berjalan menuju kasir. Antrian kasir yang panjang membuat seohyun jengah.ia memutuskan untuk memeriksa ponselnya. Tidak ada notifikasi satupun yang masuk bahkan dari namja yang sudah melamarnya meskipun tidak secara resmi.
“Dasar tidak peka” umpatnya pelan sambil menaruh kembali ponselnya kedalam sakunya.
“Eoh~ Seohyun-ssi” sapa seorang namja berwajah imut namun kulitnya agak eksotis itu.
“Annyeong, Choi Sajangnim” sapa seohyun pada namja bermarga Choi itu

.
“Seohyunnie~..” panggil sang eomma yang merasa diabaikan.
“Ahh eomma, perkenalkan ini Choi sajangnim. Beliau adalah salah satu investor ditempat kerjaku” ucap seohyun sambil memperkenalkan Minho kepada sang eomma.
“Annyeong Eomma-nim, Choi Minho imnida. Teman kerja dan sekaligus teman baik seohyun” ucap minho sambil memperkenalkan dirinya sendiri.
“Seohyun eomma. Aigoo, sajangnim.. maaf jika kita berkenalan ditempat seperti ini” ujar eomma seohyun merasa tidak enak.
“Ahh tidak apa-apa eomma-nim. Panggil saja Minho.. bukankah saya sahabat baik putri anda? Jadi jangan sungkan ne?” ucap Minho sambil mengedipkan sebelah matanya pada seohyun. Sedangkan Seohyun, wanita itu terhelak kaget dengan ucapan Minho barusan. Sahabat? Kenal dekat saja tidak bagaimana bisa-bisanya ia mengaku sahabatnya?
“Anda sungguh pria yang baik. Seohyunnie beruntung sekali memiliki sahabat seperti anda” ucap eomma seohyun sambil memukul pelan bahu Minho.
“Ahh jangan seperti eomma-nim, saya menjadi tidak enak. Seharusnya saya yang merasa beruntung bisa memiliki sahabat yang cantik seperti putri anda” ujar Minho berbasa basi.
“Eomma-nim, kajja giliran kita. Emm,, Minho-ssi kami mau ke kasir dulu. Permisi” pamit seohyun sambil menggandeng tangan eommanya agar segera pergi.

***

Sehabis membayar barang belanjaannya, seohyun beserta sang eomma berjalan keluar menuju halte bus yang akan mengantarkan mereka pulang kerumah. Tak berapa lama mereka menunggu kedatangan bus, sebuah mobil berwarna hitam berhenti tepat dihadapan mereka. Kaca mobil bergerak turun dan sang empu menyapa mereka dengan senyuman manisnya.
“Annyeong Seohyunnie, Eomma-nim.. Kita bertemu lagi” sapa lelaki bermarga Choi itu ramah.
“Ohh Minho-ssi..” teriak eomma seohyun sedikit kaget. Sedangkan seohyun, wanita itu juga tak kalah kaget kenapa pria itu bisa ada disini. Apa jangan-jangan dia sengaja menunggunya? Ya tuhan ini tidak bisa dipercaya. Padahal lewat hampir satu jam lebih setelah mereka berpisah saat dikasir.
“Mari saya antarkan pulang.” Tawar Minho kepada sepasang anak dan ibu itu.
“Ahh, tidak usah.kami bisa menunggu bus saja.” Tolak seohyun.
“Aigoo seohyunnie, tak baik menolak rejeki. Kajja kita pulang bersama Minho-ssi saja. Aboejimu sebentar lagi pulang dan kita harus menyiapkan makan malam.” Dengan malas seohyun menuruti perkataan eommanya.
Didalam perjalan hanya terdengar celotehan Minho dan eomma seohyun saja sedangkan seohyun wanita itu hanya diam dan sesekali menanggapi ucapan mereka. Banyak hal yang mereka bicarakan hingga tak sadar mereka sudah sampai di kediaman rumah Seo family.
Seturunnya mereka dari mobil, mereka dikagetkan dengan deretan mobil mewah di depan rumah mereka dan tak lupa tiga namja tampan yang seperti menunggu kedatangan mereka.
“Aigoo, Seohyunnie.. Mereka siapa?” seohyun masih kaget dengan kedatangan sahabat bossnya yang merangkap sebagai kekasihnya itu.
“Kalian~”
“Annyeong Eomma-nim, kami adalah temannya Seohyun” ujar Eunhyuk, Changmin dan Siwon berbarengan.
“Hyung~” sapa Minho yang tak kalah kaget dengan kedatangan para hyungnya.
“Minho!! Kau disini juga?” Tanya Hyukjae kaget saat melihat minho keluar dari mobil dan diangguki oleh Minho.
Tanpa berbasa-basi mereka akhirnya dipersilahkan masuk ke rumah Seohyun. Disana mereka dipersilahkan duduk di ruang tamu yang memang ukurannya tidak terlalu besar. Dengan eomma seohyun bertindak sebagai pemilik rumah yang baik mengajak ngobrol mereka berempat beramah tamah,sedangkan Seohyun lebih memilih untuk mebuatkan minuman dan menyediakan makanan kecil untuk mereka.
Dalam hati, seohyun merasa was-was bagaimana tidak? Kalau kyuhyun sampai tahu bahwa sahabatnya datang kerumahnya bisa habis dia terkena bara api kecemburuan dari seorang Cho Kyuhyun yang sangat posssive terhadap miliknya. Meskipun kini mereka sedang tidak dalam komunikasi yang baik tapi ia mencoba untuk menghargai perasaan pasangannya.
Dengan jantung yang setengah berdebar, seohyun berjalan menuju ruang tamu miliknya sambil membawa nampan berisi minuman. Dari balik tembok terdengar suara kekehan para namja tersebut telinganya berusaha mendengarkan topic pembicaraan mereka, namun mereka hanyak membicarakan hal-hal yang tidak terlalu penting. Batinnya masih bertanya-tanya apa amksud kedatangan mereka bekunjung kerumahnya.
“Silahkan diminum tehnya. Maaf kami hanya memiliki ini saja. Silahkan diminum.” Tawar eomma seohyun dan diiyakan keempat namja tersebut seohyun pun mendudukkan dirinya disamping eommanya.
“Oh ya, tadi kalian bilang ingin mengajak seohyun untuk makan malam ya?” Tanya eomma seohyun. Seohyun mengernyitkan dahinya seolah tak paham apa maksud dari ucapan ibunya tersebut.
“Ne eomma-nim, kami ingin mengajak seohyun-ssi pergi makan malam bersama kami.” Ucap Siwon.
“Bagaimana kalau kalian makan malam disini saja dari pada kalian membeli makanan direstoran yang tidak terlalu menjamin keenakannya lebih baik kalian makan disini saja. Lagi pula sama saja kan mau makan dirumah ataupun di restoran. Eomma jamin masakan Seohyun tidak kalah enak dengan masakan mahal yang sering kalian makan” canda eomma seohyun.
“Apakah kami tidak merepotkan eommanim dan Keluarga?” Tanya Changmin merasa tidak enak.
“Aigoo, kalian ini.. kalian kan sahabatnya putri eomma, jadi jangan sungkan.. lagi pula seohyun aboeji pasti senang kedatangan tamu tampan seperti kalian” tutur eomma seohyun.
“Ahh, kamsahamnida eommanim” ucap keempat namja itu serentak.
“Seohyunnie, kajja kita pergi kedapur. Kalian tunggu disini ne? eomma akan memasakkan kalian” ujar eomma seohyun sambil bergegas ke dapur.
Seohyun hanya bisa tersenyum pasrah mendengar penuturan eommanya yang mengajak keempat namja tersebut makan malam dirumahnya. Dalam hati ia berdoa semoga Kyuhyun tidak pernah tahu kedatangan sahabatnya kerumahnya. ‘Aishh menyusahkan saja’ dumel seohyun dalam hati lalu pergi menyusul eommanya.

***

Makan malampun tiba, keempat namja tersebut terlihat sangat menikmati masakan yang dimasak oleh dua wanita di rumah Seo tersebut. Makan malam itu terlihat ramai dengan gelak tawa dari kelima namja yang ditambah Tuan Seo yang baru bergabung dengan mereka.
“Hmm, Mashita” ujar Hyukjae yang tengah menikmati sup ikan di mangkuk kecilnya.
“Kau benar Hyung, Supnya enak” timpal Minho sambil mentandaskan seluruh kuah di mangkuknya.
“Benar bukan? Masakan seohyunnie memang enak.”
“Nde eomma-nim.” Jawab keempat namja itu serempak membenarkan ucapan eomma seohyun.
“Lain kali datanglah kemari. Kita makan bersama.” Ajak Tuan Seo sambil menyumpitkan nasinya.
“Ahhh, Gamsahamnida Aboenim.” Ucap Siwon berterima kasih atas ajakan appa seohyun. Jujur saja mereka sangat senang bisa berkenalan dengan orang tua seohyun yang sangat hangat sekali. Mereka jadi betah berlama-lama disana apalagi Changmin dan Minho yang diam-diam sudah menandaskan setengah makanan yang tersaji disana.
Mereka berempat sudah dianggap seperti anak sendiri oleh keluarga seo. Jadi jangan heran kalau mereka memanggil ayah dan ibu seohyun dengan sebutan Eomma-nim dan Aboeji meski mereka baru bertemu mereka pertama kali. Karena usut punya usut semua temen dekat seohyun memanggil kedua orang tua seohyun dengan sebutan Eomma-nim dan Aboenim.
Suara deringan ponsel terdengar dari salah satu handphone dari mereka namun mereka tahu kalau itu bukanlah dari suara ponsel mereka namun dari ponsel Seohyun. Seohyunpun pamit ijin mengangkat telpon.
Sudah seohyun duga kalau orang menelponnya adalah orang yang seharian ini tidak memberinya kabar apapun. Dengan kesal seohyun mengangkat telpon itu.
“yeobboseyo?”
“……”

 

***

Kyuhyun membolak-balikkan tubuhnya di ranjangnya. Semenjak pulang dari kantor ia terlihat gelisah sambil memandangi obyek datar di genggamannya. Kalian pasti tahu bahwa namja tersebut sedang gelisah karena seharian ini tidak bisa melihat pujaan hatinya itu, seperti yang kalian ketahui bahwa namja tersebut masih sangat menjunjung tinggi egonya yang selangit itu. Bukannya menyelesaikan masalahnya dengan seohyun, ia malah membiarkan seohyun begitu saja dengan kemarahannya.
Sebenarnya siapa yang salah? Mengapa mereka malah saling tidak memperdulikan masalah? sungguh ini bukanlah kesan yang baik untuk pasangan yang baru saja memutuskan menjalin tali kasih.
Dipandanginya benda datar tersebut, tidak ada satupun notifikasi masuk dari pujaan hatinya tersebut, dengan kesal kyuhyun mendial up panggilan untuk kekasih yang baru ia claim kepemilikannya kemarin malam.
“yeobboseyo?” sapa seohyun dari seberang sana.
”Seohyunnie, neo eoddiga?”tanya kyuhyun menanyakan keberadaan kekasihnya Itu.
“Dirumah” jawab seohyun singkat.
“Baiklah, aku akan menyusul..” putus kyuhyun sepihak lalu memutuskan sambungan telfonnya.
Dengan semangat, kyuhyun bergegas mengganti pakaiannya lalu meraih kunci mobilnya dan pergi menyusul sang kekasih dikediamannya.

***

Sehabis mendapatkan panggilan dari kyuhyun, hati seohyun bukannya lega tapi semakin tak karuan. Bagaimana Tidak? Kyuhyun, pria arrogant Itu akan segera kemari dan.. ahhh sungguh sekarang ia Tidak tahu harus Bagaimana lagi untuk mengusir keempat namja lainnya yang sedang baru saja mencicipi makan malamnya. “Oh shit….” umpatnya.
Seohyun bergerak gelisah di ruang tamunya sampai sebuah suara mengintrupsinya. “Seohyunnie, ayo kita makan, Tidak baik membiarkan tamu kita menunggu” nasehat sang eomma.
“Baik eomma” jawab seohyun sambil melangkahkan kakinya yang mendadak lemas. Habislah dia. Malaikat pencabut nyawanya akan segera datang.
Belum ada lima belas menit suara deru mobil yang berhenti terdengar dari luar. Jantung seohyun memompa dengan cepatnya membuat sang empu kesulitan meneguk ludahnya sendiri. Sedangkan para tamunya dan orang tuanya tampak tenang mebikmati makan malam mereka sambil sesekali melontarkan candaan mereka bahkan Tidak ada seorangpun yang menyadari bahwa sekarang ini wajahnya mendadak pucat pias karena ketakutannya sendiri. Sepertinya jadwal kematiannya semakin dekat.
Sedangkan di luar kediaman keluarga Seo nampak seorang pria berbalut kaos dan jacket kulit hitamnya tengah menepikan mobilnya. Pandangan namja Itu tertuju pada deretan mobil mahal didepannya. Dia tahu betul siapa pemilik ketiga mobil tersebut karena ia paham siapa pemiliknya. Terdengar nada geram dari bibirnya, namja Itu mulai dikabuti amarah. Entah kenapa ia sangat yakin Kalau wanitanya tengah di kunjungi oleh pria-pria most wanted di Seoul.
Dengan langkah terburu-buru ia pun langsung masuk kedalam melewati pagar rumah tanpa mengetuk ataupun membunyikan bel dan langsung menuju ke pintu utama rumah tersebut. Dengan tidak sabaran iapun langsung mengetuk pintu rumah Itu.
Tak lama kemudian pintu Itu terbuka dan tampaklah seorang wanita paruh baya dengan wajah ramahnya menyambut kedatangannya.
“Eoh, Anda siapa?” Tanya sang pemilik rumah.
“Ahh, perkenalkan.. saya adalah teman seohyun-ssi juga, Cho Kyuhyun” ucap kyuhyun sembari memperkenalkan dirinya dihadapan tuan rumah.
Hening, Ny. Seo tampak mengamati wajah kyuhyun, meneliti penampilan kyuhyun yang seperti bossy. Dalam pikirannya ia tidak yakin betul kalau lelaki dihadapnnya ini adalah teman putrinya. Namun karena sifat ramahnya la mempersilahkan kyuhyun masuk.
“Silahkan masuk, ahhh iya.. tadi teman-teman seohyun juga datang kemari dan kebetulan sekali anda datang. Mari kita makan bersama” ucap ny. Seo kepada kyuhyun.
Kyuhyun nampak memikirkan sesuatu. Teman-teman seohyun? Ada yang janggal dari kata teman-teman seohyun. Bukan berarti seohyun tidak punya teman akan tetapi setahu dirinya seohyun adalah type orang yang memiliki teman yang bisa dikatakan tidak terlalu banyak dan itupun setahunya mereka adalah teman-teman semasa SMA. dari mana ia bisa tahu itu kalau bukan orang suruhannya yang mencari informasi pribadi seohyun saat ia mulai tertarik pada seohyun.
Kyuhyun terus memikirkan hal itu sampai saat kata teman-teman itu terjawab sudah dengan kehadiran empat namja yang merupakan sahabatnya. Sahabat? Sepertinya kyuhyun harus memikirkan kata sahabat dalam kamusnya. Dalam hati kyuhyun terus mengumpat kehadiran sahabatnya yang dengan polosnya mengusik ketentraman hatinya dengan berusaha mencari-cari perhatian kepada seohyun, kekasihnya.
Mendadak suasana ruang makan keluarga seo hening seketika saat cho kyuhyun hadir diantara mereka. Bahkan hyukjae saking kagetnya tersedak duri ikan yang dimakannya karena melihat tampang kyuhyun dengan aura death angelnya menatap mereka dengan tatapan mematikan. tak bisa dipungkiri lagi hyukhae terlihat kesakitan saat batuk karena tersedak duri ikan Dengan sigap minho yang ada disampingnya mengambilkan air putih kepada hyukjae.
“Heol.. Kyu?” Ujar changmin yang juga sama kagetnya karena kedatangan kyuhyun yang tiba-tiba sekali.
“Selamat malam semuanya..” sapa kyuhyun dengan sopan sambil membungkukkan badannya tanda hormat tak lupa juga ia tampilkan senyuman manis yang sarat akan makna.
“Selamat malam juga” ucap tuan seo ramah. “Ahh, Anda siapa?” Tanya tuan Seo.
“Ahh nde, perkenalkan saya Cho kyuhyun. Teman lelakinya Seohyun-ssi” ucap kyuhyun sambil menatap tajam seohyun sambil menekankan kata teman lelakinya seohyun.
“Eeoh, teman seohyunnie juga? Kalau begitu, silahkan duduk. Mari kita makan bersama. Jangan sungkan-sungkan. Anggap saja ini rumahmu sendiri.” Ujar tuan seo ramah.
Kyuhyun pun memposisikan duduknya disebelah Seohyun. Seohyun yang berada disamping kanan kursi ayahnya dan kebetulan juga disamping kirinya ada kyuhyun tidak berani menatap langsung kyuhyun sedari tadi ia mengaduk-aduk kuah supnya. Dalam hati ia membatin, “habislah sudah dirinya 😞”.
Hening

Suasana meja makan yang tadinya riuh akan candaan keempat namja tadi mendadak hening sejak kedatangan lelaki bermarga cho itu. Entah kenapa kini hanya terdengar dentingan sumpit, sendok dan mangkuk saja yang terdengar.
“Kenapa diam?” Tanya tuan seo yang merasa heran dengan suasana meja makan yang seperti pemakaman saja.
“Ehemm.. Changmin-ssi apa kau tidak dicari istrimu?” tanya kyuhyun pada changmin yang sedang meminum air putih.
“Uhukk” changmin yang merasa ditanya malah tersedak saat minum.

“Uhukk uhukk.. nde??” Ucap changmin kaget.
“Bukankan kalian pengantin baru? Kenapa kau Malah berada disini? Kasihan istrimu pasti sedang menunggumu dirumah.” Tanya kyuhyun sakratis sambil memakan nasinya dengan santai.
“Eoh, kau sudah menikah ya Changmin-ssi? Selamat atas pernikahanmu” ucap tuan seo memberikan selamat.
“Sama-sama aboenim” jawab changmin pelan sambil mengaduk tengkuknya.
Hyukjae dan minho merasa gelisah. Kyuhyun sudah melancarkan aksinya dengan lidah tajamnya. Sekarang tinggal menunggu giliran mereka untuk dieksekusi. Sedangkan siwon, pria itu terlihat tenang dan menikmati makanannya. Beda ceritanya dengan changmin, laki-laki itu kaget saat kyuhyun mengeluarkan kartu as nya. Sial.. batinnya.
“Seohyunnie, tolong ambilkan sayurannya untuk kyuhyun-ssi” perintah nyonya seo pada putrinya.
“Eomma, kyuhyun-ssi tidak bisa makan sayuran eomma”
“Benarkah kyuhyun-ssi ?”
“Benar eommanim, saya tidak makan sayuran. Mianhae” ucap kyuhyun.
“Ahh tidah usah merasa bersalah seperti itu” jawab nyonya seo. “Kalau begitu ambilkan ikannya saja Seohyunnie, kasihan kyuhyun-ssi sedari tadi hanya makan nasi saja” imbuh nyonya seo.
Seohyunpun mengambilkan ikan kedalam mangkuk kyuhyun. Terlihat tangannya agak bergetar karena menahan takut. Takut akan kemarahan kyuhyun yang sewaktu-waktu bisa saja meledak bagaikan bom waktu.
“Jadi, apakah kalian saling mengenal satu sama lain?” Tanya tuan seo pada kyuhyun dan keempat namja lainnya itu.
“Jwesonghamnida aboenim, benar sekali kami saling mengenal satu sama lain. Bukankah begitu Changmin-ssi, Hyukjae-ssi, siwon-ssi, minho-ssi?”
“Ahhhh hahaha majjayo aboenim..” ucap hyukjae, minho, changmin berbarengan sedangkan siwon hanya menjawab dengan senyuman saja.
“Benarkah? Kalau begitu Putriku sangat beruntung memiliki teman lelaki seperti kalian..” ucap tuan seo.
“Aboenim bisa mempercayakan Putri aboenim kepada kami” ujar siwon dengan santai dan mendapatkan pelototan tajam dari kyuhyun. Melihat hal itu hyukjae dan minho malah mengompori kyuhyun dengan jawaban mereka.
“Betul sekali aboenim, percayakan Putri aboenim kepada kami” timpal minho.
“Menjadi menantu dikeluarga seo pun kami bersedia aboenim” imbuh hyukjae dan membuat kyuhyun menjatuhkan sendoknya tanpa sadar. sedangkan seohyun tersenyum kikuk menanggapi candaan hyukjae yang terkesan menggoda dirinya.
“Mianhae..” ujar kyuhyun sambil mengambil kembali sendoknya.
“Hahahaha.. kalian bisa saja. Mana mungkin laki-laki seperti kalian masih sendiri? Bukankah Changmin-ssi sudah menikah?”
“Terkhusus untuk changmin memang dia sudah sold out. Tapi untuk kami berempat masih available aboenim. Apalagi ehemm.. saya ini aboenim.” ujar hyukjae

mempromosikan dirinya sambil melirik kyuhyun yang sudah kebakaran jenggot. Wajahnya memerah menahan emosi yang sudah siap meledak.
“Eoh, kyuhyun-ssi gwechana?” Tanya ny. Seo yang melihat wajah kyuhyun muram dan berubah warna.
“Gwechana eommanim.” Jawab kyuhyun sekilas dan melanjutkan makan. “Hyukjae-ssi bukankah kau sedang mendekati MinAh? ”
“Nde?”
“Heol~ hyung kau membohongiku! Bukankah kemarin kau bilang MinAh bukan typemu? ” ujar minho yang secara tidak langsung ia membuat hyukjae terpojok dan membuat kyuhyun menyunggingkan senyuman kemenangan.
“Jwesonghamnida aboenim itu.. Itu tidak seperti yang aboenim pikirkan.. ” elak hyukjae yang mulai gelagapan. Sepertinya ia sudah salah karena menantang Cho kyuhyun. Laki-laki itu pasti akan menyerangnya balik.
“Lalu minho-ssi dan siwon-ssi bagaimana? ” tanya tuan Seo.
“Ahh kami… ”
“Mereka juga sudah dijodohkan dengan wanita pilihan keluarganya aboenim. Khususnya siwon-ssi. Dan minho-ssi sepertinya sudah mempunyai wanitanya juga” tukas kyuhyun memotong ucapan minho yang jelas membuat siwon dan minho tak berani membalas karena memang apa yang diucapkan kyuhyun adalah benar.
“Ahh berarti disini yang masih belum memiliki pasangan hanya kyuhyun-ssi bukan begitu? ” tanya tuan seo yang berusaha mencairkan suasana.
Mulut kyuhyun terbuka hendak menanggapi pertanyaan tuan seo namun didahului seseorang. “Dia seorang duda appa.. ” ceplos seohyun tanpa sadar dan membuat seluruh penghuni meja makan mengarahkan matanya tertuju padanya.
“Maaf, saya tidak bermaksud.. ” ucap seohyun merasa bersalah.

 
“Tidak apa, memang begitulah kenyataannya. Saya seorang duda tanpa anak” aku kyuhyun.
“Benarkah? Aboenim tidak menyangka lelaki muda sepertimu pernah membina sebuah rumah tangga”
“Nde.. Begitulah aboenim.”
“Lalu sekarang dimana mantan istrimu? Apakah kalian bercerai? ” tanya tuan seo penasaran.
“Jwesonghamnida aboenim, istri saya meninggal” ucap kyuhyun pelan.

“Mianhae.. Aku tidak menyangka.. Ahh.. Jangan bersedih hati kyuhyun-ssi ..” ucap tuan seo menenangkan kyuhyun.
“Benar apa kata seo aboenim, tidak apa menjadi seorang duda. Bukankah mereka lebih berpengalaman? “Canda nyonya seo mencairkan suasana yang mendadak melankolis.
“Seohyun juga sama sepertimu Kyuhyun-ssi. Bukankah begitu sayang? ” ucap tuan seo sambil mengusap kepala putrinya pelan. Seohyun hanya tersenyum menanggapi perlakuan sayang ayahnya.
“Maksud aboenim seohyun.. Seohyun pernah menikah juga? ” tanya changmin yang kaget akan status seohyun. Bukan hanya changmin, eunhyuk juga minho dan siwon tak kalah kagetnya dengan pengakuan tuan seo. Sedangkan kyuhyun laki-laki itu hanya diam tak menanggapi. Karena dirinya sudah tahu status seohyun terlebih dahulu dari pada mereka. Senyumannya tersungging apik di bibirnya tatkala mengingat kalau dirinya adalah orang pertama yang membuka segel keperawanan seohyun. Dan itu membuktikan bahwa seohyun tak pernah tersentuh sebelumnya.
“Eoh, majja.. Apa seohyun tidak pernah bercerita? ” tanya tuan seo kepada mereka semua dan mereka menjawabnya dengan gelengan saja.
“Appa.. Kami tidak sedekat itu sampai-sampai menceritakan hal pribadi ku kepada mereka” ujar seohyun memberikan pembelaan terhadap durinya.
Makan malam itupun diakhiri dengan senyuman seorang cho kyuhyun dan kediaman para namja tersebut. Mereka seperti kalah telak saat ayah seohyun mengatakan bahwa seohyun adalah seorang janda. Memang tidak ada yang salah dengan status janda namun dalam mindset mereka janda bukanlah perawan. Itu berlakunjuga pada seohyun. Pantas saja wanita itu sungguh terlihat sangat menggoda. Bukankah janda lebih menggoda dari pada sorang perawan? Sedangkan cho kyuhyun terdiam namun dalam hati bersorak senang karena akhirnya ia yang memenangkan adu mulut pedas ini. Dalam hati dia berkata “kalian tidak bisa mengalahkan seorang cho kyuhyun hahah.. Kalian sudh kalah sejak awal. Dan asalkan kalian tahu saja kalau seohyun janda tapi perawan.

Ahh sekarang dia sudah tidah perawan lagi. Hahahah” tawa kyuhyun dalam hati.

*****

Suasana tegang terasa sangat saat langkah kaki seohyun berhenti disebuah ruangan besar bertuliskan CEO room. Belum sempat ia dipersilahkan duduk ia sudah mendapatkan tatapan mengintimidasi dari bosnya.
“Jadi itu alasanmu tidak masuk kerja kemarin Seohyun-ssi?”
“Nde???”
Kyuhyun mendesah lalu beranjak dari kursinya menghampiri seohyun.

“Tidak masuk kerja beralasan sakit, tidak menghubungiku seharian ini karena sedang bersenang-senang dengan namja lain.. tapi malah bersenang-senang dengan namja lain.. apakah itu bisa ditolelir Nona Seo Joohyun?” Ucap kyuhyun dengan nada penuh penekanan.
“Bukan.. bukan begitu Tuan” elak seohyun.
“Ahh, begitu ya? Lalu apa? Kau pikir aku sebodoh itu sampai tidak tahu?” Jakun kyuhyun terlihat naik turun seolah mengambarkan kemarahannya.

“Kalau seandainya aku tidak menyusulmu kerumah, pasti kau akan bersenang-senang dengan lelaki lain. Ahh ya aku lupa kau pasti senang kan didatangi namja-namja tampan dan pastinya termasuk kaum chaebol?” Imbuh kyuhyun. Laki-laki itu tak bisa menahan rasa cemburunya, ia keluarkan segala amarahnya yang sudah ia simpan sejak kemarin.
Pasalnya sepulangnya dari rumah seohyun ia agak diam dan tidak banyak bersuara. Mungkin agar ia tidak lepas kendali. Cho kyuhyun dan segala kecemburuannya bukanlah perpaduan yang Bagus. laki-laki dengan segala egoisme dan kekerasan kepalaannya itu sungguh sulit untuk ditaklukkan. Bahkan seohyun mengakuinya, meskipun ia berstatus sebagai kekasih namja itu dirinya tidak serta merta bisa menaklukkan kekerasan hati dan kepala seorang cho kyuhyun. Apalagi hubungan mereka masih seumur jagung. Sungguh butuh waktu yang lama untuk mengendalikan segala kearogansian seorang cho kyuhyun.
“Mengaku sajalah, kau senang kan digoda leklaki tampan seperti mereka?” Tuduh kyuhyun tanpa memikirkan perasaan seohyun. Seohyun mengepalkan tangannya hingga buku-buku tangannya memutih berusaha agar tidak sampai tangan mulusnya menyentuh kedua pipi namja didepannya.
“Kau pikir aku semurahan itu?” Timpal seohyun. “Maaf, jika aku seperti itu. Sepertinya dimata anda saya selalu tidak baik” ujar seohyun. Dia sengaja menggunakan bahasa formal agar lawan bicaranya sadar kalau mereka sedang membicarakan masalah pribadinya dikantor.
“Berhentilah berkilah Nona Seo, AKU BUTUH PENJELANSANMU BUKAN ALIBIMU!!” Teriak kyuhyun dengan wajah yang sudah memerah karena terbakar emosi. ” kenapa?? Kenapa kau hanya diam? Bukankah kau adalah kekasihku Seohyun-ssi? Seharusnya kau bisa menjaga dirimu. Tidak seharusnya kau bermain-main dengan lelaki lain!! Apa kau menganggap hubungan kita ini main-main? Atau kau hanya menggap diriku sebagai salah satu mainanmu? Begitukan??” Toyor kyuhyun langsung. Laki-laki termakan cemburunya sampai-sampai tidak memikirkan efek dari ucapannya.
Sedangkan seohyun wanita itu sudah sangat sakit. Sakit sekali.. bahkan tak ada yang bisa menggambarkan sakit hatinya itu. Bagaimana perasaanmu jika di toyor dengan segala tuduhan yang tidak sepenuhnya benar itu? Sakit pastinya. Apalagi yang mengucapkan adalah orang Terkasih yang telah menawarkan sebuah hubungan serius. sudah pasti sakitnya tak bisa dijelaskan lagi. Menangis? Kali ini ia pantang menangis. Untuk menghadapi kekerasan hati seorang cho kyuhyun ia tak boleh menampakkan air matanya. Ia harus bisa menjadi wanita yang kuat serta tangguh untuk menurunkan ego seorang cho kyuhyun.
“Sajangnim.. apa yang anda tuduhkan kepada saya tidak sepenuhnya benar. Memang benar kemarin itu saya sedang sakit. Tapi kejadian setelahnya, tentang kedatangan tuan Lee dan teman-temannya itu bukanlah atas kehendak pribadi saya. Hanya itu yang bisa saya jelaskan. Apabila anda ingin mendengar penjelasan lebih lanjutnya sebaiknya nanti saja sepulang dari kantor. Saya berusaha profesional dengan tidak mencampur adukkan urusan pribadi saya dengan pekerjaan. Jadi saya harap anda bisa mengerti tuan Cho. Permisi.” Pamit seohyun tanpa meminta persetujuan boss yang mernagkap sebagai kekasihnya.
Sedangkan kyuhyun, namja itu terlihat masih tak terima dengan ucapan seohyun yang sangat tidak memuaskan ia masih kesal dengan kejadian kemarin.bisa bisanya teman-temannya menghianatinya. Batin kyuhyun tak habis pikir.

***

Jam menunjukkan pukul lima sore. Seohyun berlari menuju halte bus, hujan turun dengan derasnya tak ia perdulikan. Petir bergemuruh tak menggentarkan langkahnya untuk cepat berjalan ke halte bus. Ia eratkan blazer yang ia kenakan.

Hawa dingin menusuk sampai ulu hati. Hari ini ia sengaja menaiki bus untuk mencari suasana baru setelah masalah tadi pagi antara dirinya dan juga bossnya yang merangkap sebagai kekasihnya.
Hujan deras mengaburkan pandangan orang-orang disana, seperti kabut gelap yg menyelimuti ditambah waktu menunjukkan petang membuat suasana sore itu semakin kelam. Tak banyak ornag yang berada di halte hanya seohyun dan tiga ornag lainnya yang sepertinya juga menunggu bus datang.
Sampai sebuah mobil berhenti didepan halte dan menunjukkan sosok yang seharian ini menghantui pikirannya. Seohyun memalingkan wajahnya dan bersiap menerobos hujan menghindar dari laki-laki tersebut.
“Seohyun.. tunggu seohyun..” teriak kyuhyun berusaha menghentikan aksi kabur-kaburan seohyun.
seohyun menghentikan langkahnya. Percuma saja ia berlari toh lelaki keras kepala itu juga akan mengejarnya kemanapun ia pergi. “Apa? Apa yang kau inginkan lagi? Tak puaskah kau setelah mengataiku dengan kata-kata seperti itu?”
“Tunggu dulu seohyun, kita perlu bicara” cegah kyuhyun.
“Bicara apalagi? Bukankah semuanya sudah sangat jelas? Anda menuduh saya dan itu membuat saya sangat yakin kalau hubungan kita tidak dilandasi dengan kepercayaan satu sama lain. Cukup.. sampai disini saja.”

Putus seohyun sepihak. Hatinya sudah lelah. Semenjak menjalin hubungan dengan kyuhyun hatinya seperti tidak tenang banyak sekali pertanyaan dan pemikiran-pemikirannya yang belum terjawab karena kediaman lelaki itu.
Laki-laki itu yang berstatus sebagai kekasihnya masih sulit membuka diri kepadanya. Itulah yang membuat seohyun meragu untuk melanjutkan hubungan mereka.
“Tidak bisa, tidak kau tidak memutuskannya secara sepihak.” Tolak kyuhyun tak terima.
“Lalu kau mau apa kyu? Aku lelah”
“Aku ingin semua orang tahu hubungan kita seo joohyun” ujar kyuhyun sepihak.
“Kau bilang mengumumkan? Bukannya kau yang seperti berniat untuk menyembunyikan hubungan kita?” Tuduh seohyun.
“Kau salah paham..”
“BUKAN AKU TAPI KAMU!!” Teriak seohyun sambil mendorong tubuh kyuhyun ke belakang. “Kau jahat kyuu… jahat sekali hiksss..” ucap seohyun sambil memukul dada kyuhyun.
Kyuhyun menggenggam tangan seohyun lalu menurunkannya dari dadanya lalu memeluk pinggang seohyun. “Mianhae.. aku.. aku terbawa rasa cemburuku” ujar kyuhyun sambil menenggelamkan wajah kyuhyun didadanya.
“kyu.. aku.. aku malu” ujar seohyun saat menyadari mereka berada ditempat umum. Kyuhyun yang baru sadar sedari tadi mereka bertengkar di tempat umum akhirnya tersenyum malu. Ia pun menggandeng tanggan seohyun dan membawa sang kekasih menerobos hujan menuju mobil pribadinya.
Didalam mobil, kyuhyun mengambil jasnya yang tersampir di jok mobil dan memakaikannya pada tubuh seohyun. “Dingin?” Tanya kyuhyun.
“Sudah tidak terlalu” jawab seohyun. “Ehmm kyu, Tidak bisakah kita menyembunyikan hubungan kita terlebih dahulu kyu?” Tanya seohyun.
“Sampai kapan? Sampai kau direbut oleh mereka?” Ucap kyuhyun setenaah emosi.
“Kenapa kau seperti itu? Bukankah mereka adalah sahabatmu kyu?”
“Apa kau tidak tahu istilah musuh dalam selimut?” ceplos kyuhyun. Benar cho kyuhyun daa kecemburuannya bukanlah perpaduan yang baik.

“Tapi mereka sahabatmu kyu? Sahabat yang sangat Setia kepadamu”
“Persetan dengan itu semua!! Teman bisa saja menjadi lawan. Dan yang aku tahu mereka berencana merebutmu dari ku!” Ucap kyuhyun dengan emosi tinggi.
“Kyu, mereka tidak tahu menahu soal hubungan kita” ujar seohyun pelan. Seohyun sadar mereka sedang berada dimobil. Dan tidak baik memancing kemarahan seorang cho kyuhyun saat ini, itu sama saja mengundang maut.
“Maka dari itu ayo kita umumkan hubungan kita.” Putus kyuhyun sepihak. Laki-laki itu suka sekali memutuskan keputusan tanpa persetujuan dia terlebih dahulu.
“Sepertinya hubungan kita tidak akan pernah berhasil kalau sifat pencemburumu itu masih. Aku menyerah” teriak seohyun keras.
CKITTT
DUAKK
****TBC (tsayang babeh Chwang 😘😘😘)****

Advertisements

Author:

Chwang Wifey 😘😘

28 thoughts on “Widow and Widower 8

  1. Heol.. berantem aja terus 😂, kirain mah udh ada titik terang mau balikan, nikah trus cetak dedek mungil wkwk tnyata berantem lg. Itu endingnya kenapa dah? Mrk kecelakaan? Gw jd the first reader kkk seneng gw bacany, di ff ini ya yg paling di tunggu2 kasus ramenya Kyu vs. Kyuline haha. Jan lama2 publishnya sih, ntar kburu lupa sm ceritanya wkwk dtunggu lanjutannya. Cepet suruh yg sering berantem itu nikah! Biar gak berisik krn cemburuan gtu Kyunya haha

  2. ya allahh seokyu putus lgggg
    sedihhh
    smoga aj seokyu cpt bersatuuu yaaa
    sukaaa bgttt
    cpt lanjut neeeee
    hwaitingggg

  3. Seru bgt part ini.aku suka aku suka
    Seorang cho kyuhyun itu emg bermulut pedas, jgn cba” membangunkan macan yg gi tidur..mati semua kalisn chwang.hyuk.minwon.

    Knp juhyun g mau dipublish hub.biar kyuline ga ganggu lgi, kyu benar” jatuh cinta ama juhyun.

  4. hahaha lucu lucu pa lagi pas hyukjae tersedat duri ikan dan changmin gak bisa ngomong apa2 lagi saat kyuppa bilang changming udh punya istri.
    aduhhh SeoKyu berantem mulu
    next thor penasaran sama kelanjutan nya

  5. Akhirnyaa dibuka juga ini wp wkwkwk.
    Ah ilah ini manusia bedua dah kaga pernah akur. Suruh cepet cepet resmi aja dah cepetan hehehe

  6. Unyuk oppa kesedak duri ikan wkwkwk sakit bngt tuh rasanya,,,,, kyu cemburuan bngt si?
    Di tunggu next.a

  7. Yaampun kyu cemburuannya kebangetan
    Wajar seo jadi ragu
    Cemburu sih boleh tapi kalau sampe segitunya seo pun jadi ngerasa tertekan
    Apalagi sampe mencurigai sahabat nya sendiri
    Wah kenapa tu mereka berdua setelah seo ngucapin kata2x keramat
    Hehehehe
    Ditunggu kelanjutannya

  8. Haduuhhj,hubungan mereka ini agak ruwet ya,berantem baikan berntem lagi baikan lagi Trs berantem lg,gt aja trs.kyu jg emosian bgt sih ya

  9. Berantam terus kapan adegan so sweetnya. Kyu kendalikan ucapan mu saat sama seo dong. Fighting eonni dan cepat updatenya. Aku nungguin ff ini sampai bejamur

  10. Nggak suka sama sifat kyuhyun yang pencemburuan bangett, untuk part selanjutnya tolong dong thor kurangin sifat posesifnya kyyhyun
    Cepat dipost part selanjutnya ya author

  11. Annyeong aku reader baru disini 😊
    Omaygat capek ya liat seokyu berantem muluu, kyu nya cemburuan bgt msuh egois masih mentingin ego nya dia, seo yg sabar ya ngadepin kyu semua pasti indah pada waktunya

  12. Emosian truss si cho ya
    Duhhhh … Gimana mau berhasil? Cemburunya over kali sih.
    Kasihan seohyunnya. Kalau kyuhyun gak coba berubah, gk bakalan berhasil pastinya hubangn mereka.
    Next part amat sangat di tunggu ya kak 😘😘😘😘

  13. Aduh kok jd gni sih ujung2 nya hub.seokyu. kasih adegan yg romantis2 nya gtu dong…..next part ditunggu selalu…..

  14. kyuhyun suka sekate kate kalo ngomong, bener tuh omongan seohyun, hubungannya ngga bakalan berhasil kalo ngga saling percaya. d tggu next part unn

  15. Jiahhhh…itu lg para namja ngapain kerumh seonni…cri mati kan kl si evil mpe tw…duda keren tnpa ank mw jg dah gw kl mcem kyuppa wwkkwwkkkwwkk..brantem ja trs mpe lelh..putus nyambung pts nymbung mcem lagu..kyuppa kl cemburu tanduk evilnya 10 jd aws tiati ja…kl diumumn geger ntr 1kntr…kl diem2 ntr direbut sm para namja ntuh..fikirn upil picik jg y wwkkwwkkwwkk..itu npa nabrak kah…pas hujn gda adegan2 lbh tah pan dngn ntuh…wwkkwwkkk (otak yadong lg on)…buruan nikah npa biar cpt da baby cho….part slnjutya dihrapkn lbh sweet lg..#kodekeras bwt saeng la2…hsahhhaahh…maf y tu tlisan wife nya chwang ganggu bgt…asli gnggu bgt…dimhn hpus sgera..😛😛😜

  16. Eonni update nya lama banget siiih dari chapter sebelumnya ???
    Seokyu masih aja ributin itu iiih ..kyu kadar cemburuannya gak bisa di kurangin dikit aja gtu ya ?? Supaya bisa cepat2 sah gtu sama seo nya ..biar bisa bikin dedek2 yg bikin gemes gtuuu
    next ya eonni ..ditunggu part selanjutnya ..

  17. Aish kyu cemburuan bget sih ,udah lah ngalah aja daripada ribut mulu jangan sampe gajadi nikah kan udah buka segel seo juga ,next..

  18. Senengny baca ff ini,
    Kyuhyun kalau cemburu lucu, tapi selalu mulut pedasnya nggak bisa terkontrol,
    Kapan kyu bisa memahami seonni, ? Mereka berantem terus, -aku kira waktu kyu ke rumah seo tadi dia ngumumin kalau dia mau ngelamar seo, ternyata enggak, awas loh kyu kalah cepet sama yg lain
    Ditunggu selalu kelanjutannya

  19. Kyuhyun cemburu nya parah, jadi seolah ga percaya sama seohyun 😒
    Lagipula seohyun juga tau batas²nya-_-
    Kalo berantem gini terus apakah hubungannya akan langgeng_-
    Itu apalagi jan sampe kecelakaan><
    Ditunggu kelanjutannya thor 😘

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s